Tak Bernilai
Aku hanya seonggok dagingtak bernilai nan hinabahkan cacing pun engganmemakan jisim membusukyang terbelusuk di dalam tanah.Body shamming: asupan. Hidup seolah hilang arahdi lorong kegelapan pemakancahaya itu, leluri lestaridalam sanubari, kian melemah. Purba sangka:Tepuk tangan takzimapalagi sorak: Tabik!Itu angan belakaBangun! Kembali!Lagi, melintasi lorong itu. Hanya Rembulan Kusadari hanya rembulanyang setia menyapaaku, kadung terlelapdi dua per … Read more
