Aku dan Bibi Lastri (2)
Waktu berjalan dengan cepat. Aku benar-benar tinggal dengan bibi Lastri. Bibi sudah menyiapkan semuanya. Kamar, lemari kecil, tabungan kecil agar aku rajin menabung, sepeda untuk sekolah, dan lain-lain. Di kota Tua semuanya berbeda. Rumah bibi Lastri jauh lebih megah dari rumahku yang masih beralas tanah. Hari-hari pertama aku masih menangis, merindukan rumah. Tapi aku tidak … Read more
