Bukan Playing Victim: Membedakan Jebakan Victimhood dan Kekuatan Perspektif Korban
Setiap kali sebuah kasus kekerasan seksual mencuat ke permukaan, ruang publik kita seolah mengikuti sebuah naskah tak tertulis yang usang dan brutal. Pola reaksinya nyaris selalu sama. Korban yang berani bersuara setelah melalui pergulatan batin yang tak terbayangkan justru disambut dengan rentetan tudingan: ia dianggap berlebihan (lebay), sengaja memanipulasi keadaan (playing victim), atau sekadar haus … Read more
