Perempuan dan T(j)inta Putih
Oleh : Putri Ambarwati “Aku tak butuh apa-apa.Cukup sisakan aku selembar kertas kosong.Berwarna hitam mencekam dan tinta putih.Lalu, biarkan jari-jemari ini merajut cinta.Hingga menenggelamkanku pada rentetan kata. “ Ucap perempuan gila itu. Ini adalah pertama kalinya ia berani angkat bicara.Kata demi kata yang ia ukir.Takkan mampu lagi terbaca.Takkan bisa dipahami.Takkan pernah tersentuh.Oleh mereka, para pendosa. … Read more
