Dia yang Beranjak Pergi
Aku selalu menulis. Setiap hari. Aku ingin, tulisan ini terbaca. Menggugah. Menggetar. Tapi, mereka tak beranjak dari buku harianku. Aku selalu urung mengirimkannya. Membiarkannya tersimpan dalam lembar demi lembar. Mungkin, aku hanya ingin bercerita. Bercerita pada diriku sendiri, pada pagi, pada burung-burung, pada ulat daun, pada kambing-kambing di kandang belakang sana, pada kumbang yang terjebak … Read more
