f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
pembelajaran

Menikah Menggapai Sakinah atau Sikkinah

Pernikahan merupakan penantian semua orang baik laki-laki maupun perempuan. Ibadah dengan kedudukan yang sangat penting dan sakral dalam Islam. Hingga tersebut sebagai mitsaqon ghalidzo dalam al-Qur’an, berarti perjanjian yang amat kukuh atau kuat. Sehingga tidak baik bila menyepelekannya, hingga menganggap enteng perceraian untuk menikah lagi.

 وَ أَخَذْنَ مِنْكُمْ مِيْثَاقًا غَلِيْظًا

“dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat (ikatan pernikahan)”

Sebuah pernikahan bukan hanya menyatukan dua hati dan menyangkut suatu kesatuan yang luhur dalam berumah tangga saja. Melainkan ada tujuan menikah dalam Islam yang seharusnya orang muslim pahami.

***

Sebuah kebahagiaan akan tercapai oleh dua insan, baik di dunia maupun di akhirat. Ikatan suci pernikahan menjamin keharmonisan, kebahagiaan dan ketentraman, selama memegang teguh Islam bersama. Apalagi dengan mengikuti suri tauladan Nabi Muhammad SAW bersama istrinya. Dari ikatan pernikahan inilah pasangan suami-istri yang menikah ingin membangun sebuah rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Sehingga pernikahan akan penuh keberkahan selama semuanya niat karena Allah swt.

Istilah sakinah ada di dalam al-Qur’an untuk menggambarkan kenyamanan keluarga. Sakinah berasal dari kata sakanun yang artinya tempat tinggal. Bisa kita simpulkan bahwa istilah tersebut dalam al-Qur’an untuk menyebut tempat berlabuhnya setiap anggota keluarga (suami-istri) dalam suasana yang nyaman dan tenang, sehingga menjadi lahan subur untuk tumbuhnya cinta dan kasih sayang (mawaddah wa rahmah) di dalam keluarga.

Sakinah dapat muncul ketika pasangan suami-istri saling tolong menolong dalam kesehariannya, istri paham apa yang menjadi kebutuhan suami dan suami paham apa yang menjadi kebutuhan istri.

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”

***

Suami-istri yang penuh dengan keberkahan akan senantiasa saling tolong menolong dalam kebaikan tentunya dalam hal ibadah. Suami yang sholeh akan mengajak istrinya beribadah, di saat suami sedang futur (malas-malasan) dalam ibadah, maka istri yang sholeh akan mengingatkannya begitu pula berlaku sebaliknya. Di situlah nikmatnya pernikahan dalam naungan islam yang akan menumbuhkan sakinah.

Baca Juga  Menjadi Pengantin Baru Setiap Hari dengan Membangun Komunikasi Asertif

Allah SWT berfirman :

هُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ لِيَزۡدَادُوٓاْ إِيمَٰنٗا مَّعَ إِيمَٰنِهِمۡۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمٗا ٤

“Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”

Selain sakinah yang akan di dapat, maka akan teriring pula mawaddah wa rahmah di dalamnya. Allah SWT berfirman :

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنۡ خَلَقَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٰجٗا لِّتَسۡكُنُوٓاْ إِلَيۡهَا وَجَعَلَ بَيۡنَكُم مَّوَدَّةٗ وَرَحۡمَةًۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ ٢١

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”

***

Ketika sakinah sudah tumbuh maka berhati-hatilah di dalamnya, bisa jadi yang muncul bukan sakinah tetapi sikkiinah, apa itu sikkiinah?

Sikkiinah adalah kondisi di mana di dalam rumah tangga sudah mulai muncul sebuah masalah maka akan memisah hubungan antara suami-istri. Sikkiinah berasal dari kata sikkiinun yang artinya pisau. Ketika kita pegang pisau, mau tidak mau pasti terkena pisau tersebut jika tidak berhati-hati. Sikkiinah ini akan mempengaruhi hubungan suami-istri. Sikkiinah bisa muncul ketika dalam perbicaraan bahkan mungkin dalam sebuah candaan lewat lisan, pepatah arab mengatakan “al-lisaanu kas saifi” lisan itu seperti pedang. Yang terucap dari lisan bisa jadi mengecewakan bisa jadi menggembirakan, bisa jadi gurauan berubah menjadi keseriusan.

Pernikahan adalah sebuah perjalanan ibadah yang panjang, dapat menuntun kita menuju surga-Nya, jadi jangan main-main dengan pernikahan. Setiap gerak-gerik dalam rumah tangga dapat bernilai ibadah, itulah indahnya rumah tangga. Rasulullah SAW bersabda :

Baca Juga  Testimoni Agama Bukan Jaminan Jodoh Terbaik

 ثَلَا ثُ جِدُّهُنَّ جِدٌّ وَهَزْلُهُنَّ جِدٌّ : النِّكَاحُ وَالطَّلَاقُ وَالرَّجْعَةُ

“Ada 3 hal yang seriusnya serius dan bercandanya dianggap serius, yaitu nikah, cerai dan rujuk”

Ketiga hal tersebut bila terjadi bisa jadi membawa keberkahan dan bisa jadi membawa sebuah kehancuran. Jadi sebelum memutuskan untuk menikah perlu adanya ilmu, bukan karena banyaknya teman yang sudah menikah atau karena takut menjadi jomblo menua. Al-ilmu qoblal ‘amal berilmulah kalian sebelum melakukan segala sesuatu.

Oleh karena itu, untuk kalian yang memang sudah siap untuk menikah coba ditata ulang lagi niatnya, ditata lagi sudah sampai mana ilmunya, agar tercapai rumah tangga sakinah bukan rumah tangga sikkiinah. Tinggalkan sikkiinah bawalah sakiinah dalam keluarga.

Bagikan
Comments
  • Ami

    Maa Syaa Allah…👍🏻👍🏻
    Bismillah…Semoga Allah swt senantiasa menuntun, memberikan keistiqomahan dalam ketakwaan dan meridhoi disetiap gerak langkah kita semua untuk menggapai keluarga sakinah mawadah dan selalu bahagia dunia akhirat, Aamiin..m🤲🙏😊
    Syukron Pak Yazid🙏😊

    Juni 28, 2021
Post a Comment