f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
jangan

Jangan Menerka, Tawakal Saja

Jodoh…

Topik yang paling trending menjadi bahasan ditongkrongan anak muda, tidak pernah habis dan selalu ada saja cerita tentangnya. Dan tak kalah juga, para orang tua dan sanak saudara yang sering mempertanyakan kepada mereka yang masih jomblo belum kelihatan hilal kekasih halalnya.

Jodoh, Siapa yang Pasti?

Berbicara waktu kedatangan jodoh, ini unik banget. Ada yang cepat datang, dan ada yang datang setelah penantian panjang. Sudah pacaran bertahun-tahun, namun akhirnya menikah dengan orang lain. Ada yang baru berkenalan selang beberapa pekan langsung walimahan. Hal ini tidak perlu menjadi masalah karena setiap orang mempunyai masa yang berbeda-beda.

Kalau kamu sudah memiliki kekasih atau orang ‘incaran’ yang akan dijadikan pendamping hidup. Seberapa yakinkah kamu kalau dia yang dikagumi akan menjadi jodohmu di masa depan? Adakah yang menjamin kalau dia yang akan mendampingi hidupmu dalam ikatan pernikahan? Atau sudah sepercaya itukah memilih dia menjadi partner hidup?

Rasanya tak ada yang bisa menjawab dengan pasti tentang itu semua karena sejatinya jodoh bersifat ghaib (tidak terlihat/belum kelihatan); hanya Allah azza wa jala yang Maha Mengetahui hal itu semua.

Ikhtiar Mendapatkan Jodoh Terbaik

Lantas berdasarkan apa kita akan memilih seseorang menjadi pendamping hidup yang terikat dalam ikatan suci pernikahan; pasangan terbaik yang siap menjadi teman setia hingga ke surga. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam ikhtiar memiliki jodoh terbaik, di antaranya :

Pertama, perbaiki dan tingkatkan kualitas diri.

Siapapun yang menginginkan jodoh terbaik sudah seharusnya menjadikan dirinya versi yang terbaik pula. Sebelum mengenal orang lain, maka kenalilah lebih dahulu diri sendiri. Sebelum memilih dia yang terbaik maka jadilah pribadi yang terbaik. Allah berfirman :

Baca Juga  Jodoh Itu di Tangan Tuhan, Kesadaran dan Pilihan yang Menentukan

“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula)…………” (QS.  An-Nur ayat 26)

Fokuslah mencintai, menyayangi dan memperhatikan jiwa. Ketahuilah bagaimana sifat dan sikap yang ada pada diri sendiri dan berjuanglah untuk memperbaiki segala suatu yang kurang baik. Kemudian, bertemanlah dengan orang-orang shalih, timbalah ilmu sebanyak-banyaknya dan terapkan dalam kehidupan untuk menjadi sosok dengan sebaik-baik jiwa.

Kedua, agama.

Pilihlah dia yang mempunyai keyakinan tentang Tuhan yang sama, mengimani dengan hati yang sempurna. Sebagaimana Rasulullah bersabda:

“Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Muslim)

Dari pesan yang disampaikan Rasulullah, kita sebagai umat sudah sepatutnya meyakini apa yang dikatakan Rasul adalah suatu kebenaran yang datang dari Rabb, sudah diberi petunjuk kalau memilih jodoh (laki-laki ataupun perempuan) utamakan agamanya.

Jika agama dan kecintaannya pada Allah sudah benar, inshaa Allah dia juga akan mencintaimu dengan benar. Karena dienul Islam sudah mengatur semua fase kehidupan dengan sempurna; maka masuklah ke dalam Islam secara menyeluruh. Pilihlah dia yang paling baik agamanya.

Ketiga, jangan letakkan cinta pada hati sebelum halal.

Akad atau ijab qabul merupakan perpindahan tanggungjawab dari orang tua atau wali sang perempuan kepada lelaki yang menjadi suami. Utamakanlah cinta untuk Allah jangan pernah mencintai seorang manusia yang akan menjadi pendamping sebelum ijab qabul terucap.

Banyak muda-mudi yang terbuai asmara hingga lupa bahwa cinta suci hanya Allah yang memiliki dan memberi. Banyak pasangan yang belum halal sudah berani melakukan hubungan terlarang; bahkan ada juga yang mengakhiri hidup dengan bunuh diri karena ditinggal kekasih.

Baca Juga  Apakah Aku Harus Memiliki Anak?

Ini dapat terjadi karena kurangnya kemampuan dalam mengatur perasaan, terlalu mengedepankan nafsu hingga tak terkendali dan lupa bahwa Allah yang Maha Cinta selalu ada. Padahal jika dipikir ulang ini juga merupakan ujian bagi hamba-hambaNya.

Mereka yang muda dan hidup dalam ketakwaan mampu mengendalikan nafsu bukankah sudah Allah jamin akan mendapat pertolongan. Sebagaimana dalam sabda Rasulullah salah satu dari tujuh golongan yang mendapat naungan Allah di hari kiamat adalah pemuda yang tumbuh besar dalam ketaatan kepada Allah.

Sudah sepantasnya sebagai pemuda berlelah-lelah dan terus berjuang menjaga hati dan perasaan hanya untuk Allah dan segala sesuatu yang Allah ridhoi. Dan Allah yang akan meletakkan cinta di dalam hati dengan cinta terbaik dariNya. La haula wa la quata illah billah.

Keempat, teman karib.

Perhatikan dengan siapa dia berteman, nasihat ulung “orang yang berteman dengan pandai besi sedikitnya dia akan dikenai percikan api atau baunya asap dan orang yang berteman dengan penjual minyak wangi dia akan terciprati harum nya”.

Maka ketika memilih seseorang untuk menjadi pendamping hidup, kita perlu perhatikan dengan siapa dia berteman dan bagaimana sikapnya dalam menjalin hubungan pertemanan. Jangan asal pilih – apalagi menjadikannya PR dalam berumah tangga nanti. Jangan!

Pilihlah dia yang pandai dalam memilih teman, produktif dalam masa muda dan tidak berleha-leha, berprestasi dan banyak mengukir karya.

Kelima, datang pada sang pemilik cinta.

Siapa yang paling pantas untuk dicintai? kemana tempat terbaik untuk kembali? bagaimana rasanya meminta kepada sang pemilik hati? – Rasanya jadi nano-nano. Allah adalah satu-satunya zat yang paling pantas untuk dicintai, tempat terbaik untuk pulang; meminta semua yang keinginan termasuk urusan jodoh.

Baca Juga  Merawat Iman dengan Hidup Bersih dan Sehat

Bukankah jodoh termasuk rezeki yang sudah Allah janjikan untuk hambaNya dan harus diikhtiarkan dengan cara yang diridhoiNya. Maka jangan diam. Berusahalah menjemput jodoh dengan jalan terbaik, tetap berada dalam track  yang Allah suka, membangun keyakinan dengan istikharah.

Semakin bersemangat meningkatkan kualitas ibadah, lebih banyak bermunajat kepada Rabb sang penggenggam alam semesta. Mintalah Allah, pilihkan dia yang terbaik, berdoalah dengan hati yang tulus dan penuh harap.

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepadaKu. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepadaKu, agar mereka memperoleh kebenaran” (QS. Al-Baqarah ayaht 186)

Sebaik-baik penjagaan adalah menjaga untuk ibadah, bukan sekedar menanti yang terbaik namun ikhtiar juga menjadi yang terbaik. Libatkan Allah dalam setiap keputusan dan bertawakal hanya padaNya. Rabb yang Maha Mengetahui.

Bagikan
Comments
  • Lisa Handayani

    👍🏻👍🏻👍🏻

    April 8, 2021
  • Dila Fahestin

    MasyaAllah, Ughtea. Semoga menjadi orang yang sukses dunia-akhirat, Aamiin.

    April 8, 2021
  • R,eis,a

    👍👍👍

    April 8, 2021
  • Marbun

    Menarik sekali ❤

    April 8, 2021
  • Bambang Irwanto

    👍🏻👍🏻👍🏻
    Bagus banget tulisannya dek,,

    April 8, 2021
  • MaasyaAllah, semoga barokah dan semakin semangat dalam menulis

    April 8, 2021
  • Anggi

    Mitha..semangat ya…utk tetap menulis dan smoga dgn tulisannya bisa bermanfaat dan menginspirasi banyak org

    April 9, 2021
  • Ema

    Masyaa Allah. Semangat gadis yang lahir di kota medan desa sukarame, semoga setiap tulisan bisa menjadi motivasi untuk setiap yang membaca

    April 10, 2021
  • Wihendra S

    Masya Allah,
    Sangat bermanfaat sekali tulisannya. Jadi, ingin meningkatkan (upgrade) segala yang ada pada diri guna mendapat pasangan yang dapat menemani di Surga kelak.
    Aamiin…

    April 10, 2021
  • Aulia

    Masyaallah panutan ku my inspiration🤗

    April 10, 2021
  • Afmita A Pratiwi

    Aamiin Allahumma Aamiin
    Alhamdulillah…
    Barakallahu fiikum..

    Terima kasih banyak untuk semua support dan doa-doanya. Segala sesuatu yg baik semoga kembali juga untuk yg mendoakan.
    Sekali lagi terima kasih ya 🙂

    April 10, 2021
  • Nindia lestari

    MasyaAllah, Semangat kak ❣️❣️🤍

    April 10, 2021
Post a Comment