f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
jodoh

Yakin dia Jodohmu? Atau Jodohmu Dia?

Di zaman milenial ini, banyak hal-hal yang kita temukan baik itu untuk saya, anda, kalian, mereka dan masyarakat lainnya. Kita pasti banyak menemukan sebuah pertanyaan dalam kehidupan ini yang tidak kita ketahui seperti; rezeki, jodoh, dan kematian.

Bahkan hal yang selalu di pertanyakan dan yang di nantikan beberapa orang yaitu adalah seseorang yang istimewa yang akan mendampingi kita di dunia ini. Yaps, dugaan kita semua sama, seseorang itu adalah sesosok siapa kah yang menjadi jodoh kita kelak.

Banyak yang menantikan kedatangan siapakah sebenarnya jodoh kita. Pastinya tak hanya saya yang menunggu kedatangannya. Seseorang yang menjadi teman kita di dunia dan di akhirat kelak. Aamiin.

Pembahasan mengenai jodoh di kalangan banyak orang, masih belum benar-benar diketahui tentang apa itu jodoh yang sebenarnya. Memang benar ada kata-kata yang mengatakan, “komitmen untuk bisa bersama-sama hingga menikah nanti”.

Namun, di kata-kata tersebut banyak yang menyalahgunakan, komitmen bersama-sama selalu tapi lama penantian untuk menikah sehingga perjalanan maksiatnya dan zinahnya berjalan terus. Astaghfirullahal’adzim.

Adapula yang berkata, “kami dekat, namun tidak pacaran, kami komitmen memiliki sebuah niat untuk menikah nanti dan kami sudah mendapatkan restu kedua orang tua kami”. Hmm… bagaimana pendapat kalian tentang pernyataan tersebut?

***

Menurut saya, itu bagus ada komitmen sebuah niat untuk ke jenjang yang lebih serius. Namun, menurut saya alangkah baiknya untuk langsung menikah agar terhindar dari sebuah fitnah dan terhindar dari maksiat yang dapat merugikan diri kita sendiri.

Pendapat saya tersebut adalah motivasi dalam diri saya sendiri dan menjadi sebuah pembelajaran untuk diri saya sendiri. Setiap manusia pastinya memiliki perasaan yang tidak terduga. Cinta yang datang tidak terduga, perasaan suka pastinya ada, rasa ingin memiliki pasti ada. Itu semua pengalaman dalam diri saya sendiri. Saat saya mencari mengenai hal tersebut, baik itu melalui buku yang saya baca, setiap ceramah yang saya dengar semuanya mengatakan hal yang sama, yaitu, “nafsu belaka saja”.

Baca Juga  Harmoni Pendidikan Toleransi dalam Keluarga dalam Al-Qur’an

Di zaman yang sudah canggih ini,  semakin mudah kita untuk berkomunikasi yang terkadang membuat disalahgunakan. Semakin mudah kita untuk berkenalan dengan lawan jenis, percakapan yang seharusnya tidak perlu kita katakan kepada lawan jenis, yang akan membuat benih-benih cinta itu hadir.

Namun, ada ceramah dari salah satu ustaz yang mengatakan bahwasannya zaman sekarang itu “godaan lebih besar dan balasannya pun kelak luar biasa pula. Castingnya Ta’aruf tapi isinya pacaran”.

***

Dalam perkataan tersebut bisa kita ambil maknanya, bukan halnya “Pacaran” saja namun yang tidak pacaran tapi seperti orang pacaran.

Dan ada juga sebuah quotes dari penulis terkenal yaitu Tere Liye yang membahas mengenai Jodoh, “Akan ada orang yang tepat, diwaktu yang tepat, dan cara yang tepat. Percayalah. Tinggal pastikan, kita terus memperbaiki diri sendiri, agar tepat siap saat moment itu tiba.”

Dari tulisan tersebut kita pastinya bisa mengambil sebuah point, yaitu, jodoh pasti akan datang di saat yang tidak terduga. Maka dari itu, perbaiki diri kita agar bisa mendapatkan yang baik pula. Sudah di jelaskan di dalam Qur’an Surah an-Nuur ayat 26 yang artinya, “Wanita-Wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laku-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik pula.”

Berbicara mengenai jodoh, saya pernah membaca sebuah quotes di media sosial “Jodoh itu selayaknya seperti ‘Alif Lam Mim’. Ayat pertama di Surah al-Baqarah yang memiliki arti yaitu hanyalah Allah yang mengetahuinya.”

Memang benar pernyataan tersebut. Kita tidak bisa menentukan jodoh kita siapa. Kita hanya bisa terus berdo’a dan berusaha untuk menemukan jati diri kita yang terbaik. Tak perlu untuk menunggu, pasti jodoh akan datang di saat yang tidak terduga.

Baca Juga  Komunikasi Pasangan untuk Mengerti bukan Menjawab
***

Saya ingin menukil cerita dari salah satu selebgram, beliau muslimah yang saya senangi di setiap perkataannya dan kehidupannya. Beliau tidak ingin berpacaran tapi benar-benar menyerahkan masalah jodoh itu kepada Allah.

Ternyata benar, beliau mendapatkan pujaan hati, seseorang yang menemaninya kelak sampai di akhirat. Beliau mendapatkan jodoh yang di mana lelaki tersebut adalah selebgram juga, yang dikenal dengan memiliki kepribadian yang baik.

Mereka benar-benar belum kenal satu sama lain, namun mereka ditakdirkan bertemu bahkan untuk bersama. Dalam cerita mereka berdua bisa kita pelajari bahwasanya jodoh akan ada tanpa kita sadari, tinggal kitanya saja untuk sabar dan menunggu.

Dan juga jangan lupa niat, berdo’a, dan usaha, daripada menunggu sebuah ketidakpastian dengan seseorang yang sudah sangat dekat sama kita. Hal tersebut pasti banyak terjadi. Apakah kalian sudah yakin dia itu jodohmu? tidak ada yang mengetahui itu, karena kita sebagai manusia hanyalah bisa merencanakan dan Allah yang menakdirkan semuanya. Wallahu’alam.

Maka dari itu, bersabarlah untuk menunggu seseorang yang akan menemani kalian semua. Jangan sampai terjebak dengan cinta yang tidak ada kepastiannya. Hal tersebut hanya akan membuat menyesal. Sibukkan diri kalian dengan hal yang baik, yang bermanfaat untuk kalian dan orang-orang terdekat kalian. Sibukkan dengan hobi kalian yang tidak akan membuat kalian terjerumus dengan cinta palsu tersebut.

Editor: Rifky Aritama

Bagikan
Post a Comment