f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
hilang

Dari Jerry MCI 7 Kita Belajar bahwa Kemenangan Sejati Patut untuk Diperjuangkan

Tak ada kemenangan sejati tanpa adanya perjuangan tiada henti. Inovasi, kreatifitas, dan kekuatan mental menjadi pemenang adalah tiga hal yang dimiliki oleh seorang lelaki yang kini menjadi the next Master Chef Indonesia Season 7, Jerry Andrean.

Seorang professional chef dituntut salah satunya bisa mengelola segala macam bahan masakan; hingga menjadi hidangan yang lezat, bercita rasa tinggi, atau bahkan memiliki filosofi tersendiri.

Dalam hal ini, Seno G. Ajidarma pernah ngendikan, ‘Jika di sastra, seorang pengarang bisa menjadi tukang kibul yang sangat ahli lewat cerita-ceritanya. Di jurnalisme, pembuat berita bisa menciptakan hoax bagi pembacanya’. Maka di dalam dunia kuliner, seorang chef profesional bisa meracik bahan yang sederhana menjadi hidangan yang sempurna. Seperti pada acara kompetisi masak terbesar sejagat raya, Master Chef Indonesia.

***

Melihat track record seluruh peserta MCI 7 yang saya anggap cukup kompeten dalam dunia permasakan–kendati banyak juga yang biasa saja; awalnya saya menjagokan Hamdzah yang setidaknya akan menempati posisi top 5 atau bahkan top 2. Sedangkan peserta lain, saya menjagokan Audrey yang keluar sebagai pemenang MCI 7.

Saya menjagokan kedua peserta itu bahkan tanpa sebab, di setiap tantangan yang diberikan mereka berdua dapat menjawab tantangan dengan tenang dan mulus, bahkan tanpa adanya kendala yang berarti. Dengan begitu, mereka berdua seringkali lolos dari perssure test.

Tapi nyatanya berita buruk menimpa Hamdzah, belum sampai 5 besar ia harus tersingkir dari galeri MasterChef oleh karena strategi dan pilihannya sendiri memilih Becca untuk menjadi kapten dalam team challenge. Di mana Becca sudah pernah menjadi kapten sebelumnya dan gagal, lalu terpilih lagi dan gagal lagi; sehingga mengantarkan timnya menuju pressure test. Dan dari situlah Hamdzah tersingkir dari galery, dan mau tak mau harus memupuskan harapannya menjadi pemenang.

Baca Juga  Wulan: Aku Tak Dapat Diam

Berbeda dengan Audrey yang dalam setiap masakannya selalu konsisten mempersembahkan hidangan yang membikin juri menyukai hasil karyanya. Begitu pula dengan proses memasak mulai dari pemilihan bahan, peracikan, kreatifitas, manajemen waktu, garnish, hingga plating seluruhnya mendekati sempurna. Oleh sebab itulah seringkali Audrey lolos dalam jeratan pressure test. Dari sana, saya mencoba memantapkan hati dan menjagokannya dalam semesta MCI 7.

****

Nama Jerry kala itu sempat memancing perhatian saya, sebab seringkali ia menangis saat berhadapan dan mendengar pernyataan juri, atau saat kawan dekatnya harus angkat kaki dari galeri. Pendeknya, hatinya mudah sekali tersentuh oleh hal-hal yang sensitif. “Ni orang nangis mulu, dikit-dikit nangis, dikit-dikit nangis. Nangis kok dikit-dikit,” batin saya.

Puncaknya pada Sabtu (31 Oktober 2020) tepatnya pada eposode 11; ia masuk pressure test yang kemudian mengantarkannya pulang oleh karena masakannya menempati posisi terendah. Ia pun kembali menangis dan meminta maaf kepada orang tuanya bahwa langkahnya menjadi the next Master Chef harus kandas.

Namun tak dinyana, sang produser dan juri MCI memberikan kesempatan sekali lagi kepada Jerry dan beberapa peserta lain; termasuk Aziz, Ramos, dan Vicky yang telah tersingkir lebih dulu untuk berjuang kembali merebut apron putihnya masing-masing dan kembali lagi ke dalam arena pertempuran.

Dari kesempatan emas itu, Jerry mendapatkan spiritnya kembali, mental sebagai pemenangnya selalu hadir dalam diri Jerry. Dan itu terbukti saat ia menyuguhkan hidangan yang hampir selalu dapat membikin juri terkesima dan mengapresiasi perubahan yang jauh lebih baik, lebih pesat daripadasebelumnya. Ini membuktikan bahwa dirinya telah menemukan jalan ninjanya; jalan yang seumpama tergambarkan dalam puisi karangan Robert Frost, ‘The Road Not Taken’–jalan yang orang melaluinya.

Baca Juga  Menjadi Pribadi yang Murah Senyum (1)

Pada top 5, keyakinan saya atas Audrey yang akan menjadi pemenang kian surut seiring dengan perkembangan Jerry dari segala sisi yang tergambar begitu nyata. Saya pun benar-benar berubah haluan saat tahu bahwa Faiz tersingkir dari top 4 setelah Clava.

***

Bagaimana dengan Nindy, satu-satunya perempuan yang tersisa? Kendati ia adalah peserta pertama yang masuk ke dalam top 3, Naga-naganya ia tak bisa berbuat banyak, pendeknya, ia sudah siap lahir-batin untuk berhenti hanya sampai top 3. Penerawangan atas kekalahannya pun benar-benar terjadi, di hari berikutnya langkahnya terhenti hanya sampai top 3, dan lagi-lagi ia memperkirakan bahwa Jerry-lah yang akan menjadi juaranya bersama rivalnya, Audrey.

Beberapa peserta yang tersingkir lebih dulu pun memperkirakan bahwa Jerry-lah yang akan keluar sebagai pemenang, alasannya lagi-lagi satu: Jerry menunjukan kemajuan dan perkembangan yang jauh melampaui peserta lainnya setelah ia sempat tersingkir dan kembali lagi dengan spirit yang sama sekali baru di galeri.

Segala penerawangan batin itu rupa-rupanya benar, satu per satu peserta pulang. Namun Jerry tetap dapat bertahan hingga top 2.

Saat grand final bersama Audrey, di ronde pertama, Jerry memperoleh 254 poin sedangkan Audrey 250 poin. Di ronde kedua, Jerry melesat lebih kencang dan berhasil memperoleh 277 poin, sementara Audrey 264 poin. Dengan perolehan poin yang cukup tinggi dengan selisih 17 poin, Jerry semakin jauh meninggalkan Audrey.

Di ronde ketiga dan keempat, poin Audrey mengungguli poin Jerry, namun selisihnya sangat tipis sekali sehingga poin Audrey tetap tak bisa menyalip selisih poin pada ronde sebelumnya. Dengan begitu maka Jerry-lah yang keluar sebagai the next MasterChef Indonesia Season 7 dengan hasil akhir 1074 poin, sedangkan Audrey 1064 poin.

Baca Juga  Kekuatan Indonesia dalam Dinamika Politik dan Ekonomi Global

Suka cita pun memenuhi galeri, seluruh peserta MCI 7 yang keluar lebih dulu turut merayakan kemenangan itu. Air mata Jerry tak bisa dibendung, begitu juga dengan kedua orang tuanya serta kawan dekatnya, Clava.

Bagikan
Post a Comment