f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
sosial

Tentang Harapan dan Hal-Hal lain yang Ingin Kita Ketahui

“Menghitung hari detik demi detik…” tak terasa detik pergantian tahun telah terlewati. 2020 menjadi tahun yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.  Sebagian orang mneyebut tahun ini dengan tahun musibah; sebagiannya memiliki prespektif yang berbeda, berpendapat kalau tahun ini adalah tahun penyegaran (sebagai dampak isolasi di mana bumi kian bersih dari polusi). Terlepas dari itu semua bahwa tahun 2020 yang penuh suka duka, canda dan tawa telah terlewati begitu saja.

Proses pergantian tahun pun terlihat sedikit berbeda. Di mana sebelumnya, terdapat beberapa kerumunan masyarakat yang antusias merayakan tahun baru dengan menghitung detik pergantian sembari meniup terompet dan menyalakan kembang api. Kali ini, segenap masyarakat hanya dapat berkumpul bersama keluarga di rumah sembari menjaga jarak dari kerumunan.

Akan tetapi ada beberapa hal yang masih tetap sama yang dapat kita temukan dalam momen tahun baru; hal itu adalah harapan untuk menjadi lebih baik untuk tahun yang akan dating.

Menjelang pergantian tahun kali ini question (pertanyaan) di sosial media tentang harapan untuk tahun 2021 sering kita temui. Berbicara tentang harapan, ada sebuah mitos Yunani yang berbicara tentang asal muasal harapan, di mana mitos tersebut dikenal sebagai kotak pandora. Alih-alih sang ratu pandora yang penasaran dengan kotak pemberian dari dewa zeus; akhirnya membukanya dan menyebarkan berbagai macam kejahatan, penyakit, penderitaan, dan dibalik semua keburukan itu tersisa satu hal dalam kotak tersebut yaitu sebuah harapan.

…

Dari fenomena itu maka timbul beberapa pertanyaan seperti “apakah harapan itu? bagaimana harapan itu terlahir? Dan untuk apa harapan itu ada?”.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, harapan diartikan sebagai sesuatu yang ingin di dapat, atau sebuah keinginan untuk dapat dijadikan kenyataan. Harapan juga dapat diartikan sebagai sebuah kemungkinan. Selain sebagai sesuatu yang ingin di dapat, harapan juga merupakan sebuah kepercayaan bahwa sesuatu yang akan kita selesaikan menjadi lebih baik dari yang kita mulai.

Baca Juga  Supir Angkutan Kota

Dengan demikian kita telah mengetahui bahwa harapan merupakan sesuatu di masa yang akan datang yang ingin kita dapatkan. Dari definisi-definisi di atas kita juga dapat membedakan beberapa jenis dari sebuah harapan.

Pertama, hope. Secara harfiah jika kita artikan ke dalam Bahasa Indonesi,a kata hope berarti harapan. Akan tetapi secara spesifik kata hope ini mengisyaratkan ketidaktahuan kita, apakah harapan yang kita harapkan dapat terwujud atau tidak.

Kedua, wish. Kata ini memiliki artian bahwa sesuatu itu tidak mungkin terjadi kepada kita; akan tetapi kita mengharapkan itu akan terjadi. Dan yang ketiga, expect, atau praduga dapat terjadi apabila kita memiliki fakta yang mendukung akan keterdapatan harapan yang kita miliki. 

Kemudian “kenapa harapan itu terlahir?” Harapan lahir dari sebuah dorongan, yaitu dorongan akan fitrah sebagai seorang manusia. Manusia menjadi manusia seutuhnya manakala ia memiliki sebuah harapan. Harapan inilah yang menjadikan manusia eksis dalam kehidupanya, bahkan orang yang sudah meninggal sekalipun masih menitipkan harap mereka kepada ahli warisnya. Maka manusia yang hidup tanpa harapan bagaikan mati dalam hidup.

Selain itu harapan juga terlahir dari dorongan kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia untuk tetap bertahan, kebutuhan untuk merasa aman, kebutuhan manusia untuk mencintai dan dicintai, serta kebutuhan lain yang mereka miliki dapat melahirkan sebuah harapan.

…

Setelah mengetahui bagaimana harapan itu terlahir, lantas “untuk apa harapan itu ada?”. Harapan ada sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam menghadapi problematika kesulitan, keterbatasan, dan ketidakmampuan yang terjadi dalam hidupnya.

Harapan juga ada sebagai pembimbing pelita dalam menegaskan orientasi hidup ini. Aristoteles pernah berkata bahwa “harapan merupakan sebuah mimpi bagi seorang yang terjaga” meski tak tau pasti apa yang akan terjadi, akan tetapi harapan memberikan sebuah kemampuan agar manusia dapat tetap bertahan.

Baca Juga  Membaca Pangkal Kebodohan

Begitulah harapan yang dapat kita mengerti. Harapan membuat kita kuat, harapan membuat kita lebih semangat. Akan tetapi harapan juga memiliki sisi yang lain. Ibarat pisau bermata dua harapan selain sebagai sebuah sumber kehidupan manusia, harapan juga dapat berbalik menjadi sebab kehancuran dari diri manusia.

Biasanya harapan menjadi penyebab kehancuran disebabkan oleh harapan yang tidak terealisasikan yang di kemudian hari menjadi beban kekecewaan, keputusasaan, kebencian, dan berbagai macam konflik lainya.

Dengan demikian kita perlu menjaga agar harapan yang kita miliki tetap mejadi harapan yang tepat bagi diri kita. Pertama, dengan menjadikan harapan kita dapat dicapai secara rasional. Kedua, terus pantau dan kontrol harapan yang kita miliki. Ketiga, jadikan harapan kita sebagai sebuah harapan yang penting bagi diri kita dan orang lain. Dan yang terakhir adalah buat harapan di mana harapan itu dapat di terima oleh siapa pun kapan pun dan dimana pun.

Tulisan ini pun menjadi sebuah harapan bagi diri penulis sendiri agar dapat memulai tahun baru ini dengan dorongan positif, serta menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya nanti.

Bagikan
Post tags:
Post a Comment