f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
hadir

Takdir Pasti Akan Hadir

Jodoh. Siapa sih jodoh kita? Hanya Allahlah yang mengetahuinya, kita tidak tahu siapa jodoh kita; tapi, ada yang bilang jodoh kita itu adalah cerminan dari diri kita sendiri. Bahkan, ketika kita sedang menjalin pertemanan dengan seseorang lawan jenis yang hampir memiliki perilaku yang sama, kita pasti akan merasa bahwa, “apakah ini jodohku?”, bisa saja ‘iya’ namun bisa saja ‘tidak’.

Meskipun jodoh telah ditakdirkan, tetapi kita sebagai manusia juga memiliki kebebasan. Tidak ada manusia yang bisa berubah, kecuali diri sendirinya yang mampu atau mau untuk merubah. Sama halnya dalam mencari jodoh, tergantung dari usaha yang kita lakukan.

Agar Tahu Kalau Dia Jodohmu

Kita juga perlu meyakinkan diri apakah orang yang sedang bersamamu adalah jodohmu. Di bawah ini adalah cara-cara meyakinkan diri apakah orang yang sedang bersamamu adalah jodohmu:

  1. Ia mengetahui dan menerima apa adanya kekurangan yang ada pada dirimu

Ketika sedang bersama dengannya, jadilah diri sendiri baik kamu maupun dia.  Hari demi hari ia akan tahu kekuranganmu, jadi jangan punya pemikiran untuk menyembunyikan kekuranganmu. Janganlah merasa takut ditinggalkan dia.

Jika suatu saat ia masih bersamamu bisa jadi dia telah menerima kekuranganmu dan seharusnya kamu juga bisa menerima kekurangannya.

  1. Kamu merasa nyaman bersama dia

Jadi, datang tidak hanya saat keadaan senang saja, tetapi juga suka dan duka. Rasa nyaman itu tidak hanya kamu saja yang merasakannya, ia pasti akan merasa nyaman jika kalian sudah saling mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing dan dapat menerima apa adanya.

  1. Dia tidak pernah mempermasalahkan tampilan kamu yang apa adanya, atau sederhana

Jadilah diri sendiri. Jangan malu untuk tampil apa adanya. Jangan takut ia pergi, karena bila ia menerima kamu apa adanya ia tak akan pernah mau meninggalkanmu.

Baca Juga  Seni Memantaskan Diri Menuju Pernikahan

Maka, jadilah diri kamu sesungguhnya, saling menunjukkan sifat atau karakter masing-masing yang sebenarnya, dan saling memperbaiki diri satu sama lain.

…
  1. Mendapat restu dari orang tua

Saling memperkenalkan ke keluarga. Jika mereka bersikap hangat saat kamu hadir, bisa jadi mereka mulai memberi restu terhadap kalian.

Jangan salah sangka dulu ya, maksud dari memberi restu bukan restu untuk berpacaran ya, karena pacaran itu dekat dengan perbuatan zina. Restu orang tua sangatlah penting karena tanpa restu dari orang tua, Allah pun tak akan merestuinya.

  1. Kamu menjadi lebih baik karena kehadiran dia

Setelah kedatangan dia, hari demi hari kamu semakin menjadi lebih baik semenjak dia hadir di hidupku dan mengenalmu karena sebelum ia datang kamu merasa tidak punya tujuan hidup dan hidupmu tidak terarah.

  1. Saling rela untuk berhenti mencari lagi dan lebih memilih memperbaiki diri masing-masing menjadi yang terbaik

Mempunyai tujuan yang sama untuk menjalin hubungan yang diridhaiNya (bukan pacaran). Karena yang hadir belum tentu takdir bahwa ia jodohmu. Tapi yang Allah takdirkan pasti suatu saat akan hadir, atau bahkan sekarang sudah hadir di hidupmu.

Kalau Jodoh, Pasti Mudah

Allah pasti akan mempermudah segala yang kamu lakukan, jika dia memang jodohmu. Cukup sabar dan dengan berjalannya waktu bisa digunakan untuk memperbaiki diri. Tetaplah berdoa, di manapun jodohmu berada, sejauh apapun jodohmu, jika Allah menakdirkan kalian untuk bersama pasti suatu saat akan dipertemukan dan akan dipersatukan.

Kita sebagai manusia boleh saja berharap bahwa dia adalah jodoh kita, kita bisa saja memilih. Tapi percayalah, hanya Allah yang bisa menentukan, dengan siapa kamu akan berjodoh atau berpasangan.

Mencintai merupakan kebahagiaan yang pasti sudah pernah dirasakan setiap orang. Mungkin, kamu tidak akan pernah bosan untuk menangis dan berdoa karena harapanmu bisa terkabulkan atau tercapai. Mintalah dan menyerahkan semuanya kepada Allah. Karena Lebih baik dari rencana yang sudah kamu buat.

Baca Juga  Resepsi Pernikahan: Selebrasi Glamor atau Sarana Mohon Restu

Jodoh itu bisa datang kapan saja dan bisa saja datangnya dengan cara tak terduga, bersabarlah sambil memperbaiki dan memantaskan diri. Jodoh juga merupakan penyempurna agama maka dari itu tetap fokus untuk memantaskan diri, mungkin juga jodohmu di sana juga sedang memperbaiki dan memantaskan diri untuk orang yang tepat.

Jangan menyerah saat doa-doamu belum terjawab, Allah mungkin sedang menguji kesabaranmu, tetapi percayalah bahwa Allah bisa memberikan lebih dari apa yang kamu minta.

Menanti Jodoh dengan Terus Bersyukur

Syukuri saja apa yang sekarang menjadi milikmu. Jangan khawatir bila jodohmu akan tertukar, karena yang baik pasti akan mendapatkan yang baik pula.

Kamu juga perlu menggunakan waktu untuk menunggu jodohmu yang belum tentu datang sekarang, tapi jodoh kamu pasti akan datang di waktu yang tepat.

Allah lebih tahu kapan waktu terbaik bagi kamu untuk berjodoh. Mungkin, sekarang belum berjodoh, tapi bisa saja di masa depan dia adalah jodoh kamu.

Bisa jadi orang yang kamu harapkan ternyata bukan jodoh kamu, maka ikhlaskan karena Allah lebih tahu mana yang baik untuk kamu. Bisa saja kamu dibersamakan dengan orang yang diam-diam menyebut namamu di dalam setiap doanya.

Memilih jodoh tidak hanya melihat wajah yang tampan atau cantik dan paling cerdas saja, tapi pilihlah yang mempunyai iman, niat yang baik, dan tentunya seagama dengan kamu.

Setiap manusia pasti menginginkan orang yang nantinya akan menjadi jodohnya adalah orang yang sempurna. Namun, kalian harus ingat bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang diciptakan sempurna dan setiap manusia yang diciptakan pastinya akan berpasang-pasangan, dengan berpasang-pasangan Allah telah menciptakan mereka untuk saling menyempurnakan, saling melengkapi kekurangan mereka satu sama lain.

Baca Juga  Pentingnya Konsep Kafa’ah dalam Memilih Pasangan
Saat ini, Jatuh Cintalah kepada Penciptanya

Untuk saat ini, jatuh cintalah kepada penciptanya terlebih dahulu. Maka suatu saat, di waktu yang tepat, Allah pasti akan memberimu seseorang yang baik dan tepat untuk kamu.

Nikmati dahulu kesendirian kamu saat ini, karena esok jika kamu sudah dipertemukan jodoh kamu belum tentu kamu bisa menikmati kesendirianmu; karena yang kamu pikirkan tidaklah diri kamu sendiri, tapi juga orang yang menjadi jodoh kamu.

Begitu juga sebaliknya dengan jodoh kamu, sendiri bukan berarti tidak punya pasangan hidup. Tapi memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan hal-hal yang baik dan memperbaiki diri, serta memantaskan diri untuk menjadi lebih baik.

Dengan memperbaiki diri kamu dan memantaskan diri, suatu saat kamu tidak akan pernah menyesal karena yang menanam kebaikan pasti akan menuai kebaikan juga. Mulailah dengan niat yang baik. Jangan dengarkan orang-orang yang menghina kamu, biarkan saja. Buktikan bahwa kamu tidak seperti yang orang lain katakan.

Perbaiki dan pantaskan diri hingga suatu saat jodoh yang tepat untuk kamu datang atau dipertemukan untuk menghalalkanmu. Kemarin adalah masalalu, sekarang adalah hari yang harus kamu lalui, kamu harus yakin pasti bisa melaluinya, karena kemarin saja kamu bisa melalui harimu, dan esok adalah masa depan yang harus kamu persiapkan mulai sekarang, jangan menunda-nunda lagi, karena tidak akan ada hari lain untuk kamu memulainya jika bukan hari ini.

Dan ketika kamu dipertemukan jodoh kamu, kamu harus bisa meyakinkan diri kamu bahwa ‘apakah dia jodoh kamu’.

Bagikan
Post a Comment