f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
utang

Mau Nikah Kok Ngutang?

Pernikahan merupakan momen bahagia bagi setiap pasangan. Melalui pernikahan itulah dua keluarga menjadi satu. Walimatul urs atau jamuan pesta pernikahan setelah akad nikah merupakan salah satu hal penting dalam serangkaian acara pernikahan. Walimatul urs merupakan bentuk rasa syukur atas status baru bagi kedua mempelai sebagai pasangan suami istri serta memiliki keluarga baru. Namun bagaimana jika menikah harus berhutang?

Pelaksanaan walimatul urs ini harus sesuai dengan anjuran Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Contohnya ketika putrinya, Fatimah RA, menikah dengan Ali bin Abi Thalib RA. Beliau bersabda, “Sesungguhnya pada perkawinan harus terdapat walimah.” (Shahih Jami’us Shaghir no: 2419 dan al-Fathur Rabbani XVI: 25 no: 175).

Dan untuk pelaksanaannya tidak boleh berlebihan seperti yang tercantum dalam Al Quran surah Al Isra ayat 25. Allah berfirman, yang artinya, “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.”

***

Islam sudah mengatur sedemikian rupa sebuah pesta pernikahan agar berlangsung baik dan sesuai dengan tuntunan syariat serta penuh berkah. Namun, di kalangan masyarakat kini seperti yang sudah sering kita dengar dan temukan bahkan ada yang rela merogoh kocek hingga ratusan bahkan milyaran rupiah untuk sekadar melaksanakan pesta pernikahan yang pelaksanaannya hanya satu hari bahkan beberapa jam saja. Dan hampir sebagian dari mereka yang menghabiskan uang untuk pesta sehari itu dengan berhutang. Bisa dengan mengajukan pinjaman ke bank lantaran sekarang sudah ada juga program khusus dana pinjaman untuk pesta pernikahan. Atau bisa juga dengan cara lain yang penting pesta mewah bisa terlaksana.

Baca Juga  Pasangan Ideal : Pilihlah yang Sehat !

Namun, tak sedikit juga mereka yang mengadakan pesta pernikahan dengan hasil jerih payah sendiri, menabung bertahun-tahun lamanya untuk sebuah pesta pernikahan impian. Sebenarnya untuk pesta pernikahan yang menghabiskan ratusan juta pun itu sah saja demi terwujudnya pernikahan impian asal memang sesuai kantong dan tidak perlu berhutang karena hutang itu membuat susah di masa depan.

Biasanya hasrat untuk sebuah pesta pernikahan mewah itu bukan hanya dari kedua calon mempelai, tapi dari keluarga. Walaupun kata sederhana itu masih relatif dalam hal ini. Tetapi bila harus menghabiskan uang hingga ratusan juta dalam sehari dengan dalih menikahkan anak untuk pertama kalinya atau sekali seumur hidup dengan cara berhutang rasanya tidak masuk akal.

***

Dalam agama Islam atau agama mana pun tentu mengajarkan kesederhanaan untuk berbagai hal. Bilamana hanya cukup mengadakan pesta pernikahan dengan uang katakanlah 5 juta rupiah saja, ya sudah tidak perlu muluk-muluk dan sampai berhutang. Memang kebanyakan prosesi pernikahan dipusingkan dengan berbagai aksesori yang tidak perlu.

Sewa jasa MUA ternama itu tidak murah lho. Belum lagi sewa orang buat upacara adat, sewa mobil pengantin, foto prewedding, dekorasi, gedung, cetak undangan, dan souvenir itu semua butuh biaya banyak. Kalau calon pasangan kita tajir melintir atau dari kedua pihak ada kesepakatan yang jelas siapa yang akan menanggung biaya dan sanggup membayar berapa pun mungkin tidak masalah.

Tapi terkadang ini juga yang menjadi masalah setelah pesta pernikahan selesai. Pasangan baru tersebut harus terbebani dengan hutang yang entah kapan bisa terbayar. Belum lagi segala kebutuhan saat memulai rumah tangga dari persiapan uang persalinan, sewa rumah, atau rencana lain di masa depan dalam jangka pendek. Tentu semua itu perlu rencana yang matang.

Baca Juga  Hak-hak Pasangan dalam Pernikahan Menurut Ajaran Islam, Rahmania Wajib Tahu!

***

Rasulullah SAW mengajarkan agar sebuah walimah tidak terselenggara secara berlebihan. Serta alangkah baiknya, bila kita bersederhana. Alangkah baiknya jika kita bersedekah dengan harta lebih yang kita miliki kepada yang membutuhkan, daripada menggelar walimah secara berlebihan dengan niat berbangga-bangga, gengsi dan sebagai ajang pamer semata.

Oleh karena itu, penting sekali kita memahami konteks sebuah kesederhanaan yang sesuai dengan ajaran agama agar kita bisa memperoleh keberkahan atas apa yang kita lakukan. Berikut ini saya ingin membagikan tips bagaimana agar pesta pernikahan sederhana dapat berlangsung tanpa harus berhutang, di antaranya:

Satu, niatkan serta komunikasikan rencana dan keinginan acara pernikahan anda dengan calon pasangan. Buat kesepakatan karena jangan sampai hal ini menjadi bahan perang dingin antara dua keluarga bahkan sampai saling lepas tanggung jawab.

Dua, ungkapkan juga keinginan kalian sebagai calon pasangan pada kedua orang tua tentang pesta pernikahan yang akan dilaksanakan. Karena hal ini juga kadang bisa memicu konflik antara orang tua dan anak untuk menghindari ungkapan “Gengsi dong masa nikah di KUA doang.” Dan sampaikan dengan santun alasan kuat anda dan pasangan untuk menggelar acara sesederhana mungkin.

Tiga, sesuaikan budget pernikahan dengan tabungan yang anda miliki saat itu dan buat perencanaan keuangan yang matang agar tidak perlu berhutang. Dan jangan pernah tergiur dengan pinjaman bank dengan bunga 0%.

***

Empat, tidak perlu malu kalau memang hanya bisa menikah di KUA dan mengadakan pesta pernikahan yang hanya mengundang keluarga besar, sebagian rekan, dan tetangga terdekat saja. Yang penting keuangan anda terbebas dari hutang riba. Biar lebih berkah. Ingat lho, kalau ada orang yang kasih undangan walimatul urs itu hukumnya wajib untuk setiap orang yang diundang. Sekiranya tidak ada perkara-perkara maksiat pada acara tersebut. Dengan syarat bila orang yang diundang tidak memiliki halangan untuk menghadiri undangan tersebut. Jadi, jangan membuat orang merasa berat harus datang ke acara kita apalagi sampai dibeda-bedakan dari status sosialnya.

Baca Juga  Family Burnout, Problem yang Membumi Kala Pandemi

Lima, percaya deh mau bagaimana pun, pasti ada orang nyinyir dengan komentarnya yang negatif. Jadi hadapilah dengan santai kalau kita mengadakan pesta yang sederhana tanpa harus berhutang. Hidup jadi lebih berkah dan terasa damai.

Enam, cari vendor yang sesuai budget kita serta hindari hal yang tidak terlalu penting. Bila sebagian vendor tidak masuk budget coba cari alternatif lain. Misal dengan membuat kreasi sendiri yang bisa melibatkan saudara atau tetangga dekat dengan bayaran sesuai budget kita.

Bagikan
Comments
  • Eko Cahyo Hadi

    Alhamdulillah wasyukurillah, ketika menikah tdk sampai berutang sana sini.. walau seadanya tp berkah. Bahkan benar² memulai kehidupan rumah tangga dari 0..
    Dimana minggu pertama pasca menikah hanya punya uang 7000, itu dibagi 2 dgn istri…

    Terimakasih artikelnya, sungguh menginspirasi

    April 3, 2021
  • Wulan Sari

    Alhamdulillah.. Barakallah kang. Memang terasa lebih berarti bila segala sesuatu nya di mulai dari nol. Terima kasih juga sudah berkenan membaca
    Semoga bermanfaat. 🙏

    April 4, 2021
Post a Comment