f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
kamu

Kamu Gak Akan Pernah Selesai Untuk Di Pelajari!

Seringkali kita, mungkin kamu atau aku terlalu terfokus pada keinginan untuk mencintai orang lain. Sehingga lupa bahwa diri kita sendiripun sama seperti orang lain yang juga perlu dicintai. Perlu kasih sayang dan perlu merasakan kehangatan. Kamu pasti tidak asing dengan istilah, “Kamu harus mencintai dirimu sendiri dahulu sebelum mencintai orang lain.”

Yang harus kita ingat sebenarnya adalah bagaimana kita bisa memahami sisi baik dan buruknya diri kita sendiri. Karena hanya diri kita sendirilah yang mampu mengontrol dan memberikan suasana postif untuk diri kita sendiri.

Berdamai dengan diri sendiri dan berhenti membandingkan diri dengan orang lain merupakan salah satu usaha yang dapat kita lakukan untuk membuat hidup lebih bahagia. Dengan mulai mencintai dan menghargai diri kamu sendiri, akan membuat hidup lebih damai dan nyaman. Karena, jika melihat apa yang orang lain miliki tentu tidak akan ada habisnya, sebab setiap orang memiliki kekurangan yang tidak selalu terlihat oleh orang lain.

“Kita tidak akan pernah cukup untuk terlihat baik di hadapan orang lain; percayalah pada dirimu sendiri selama kamu tau bahwa yang kamu jalani adalah suatu hal yang positif”

Pentingnya Menghargai Diri Sendiri

Dengan menghargai diri sendiri, level kepercayaan diri kamu akan meningkat. Kekuatan untuk berani menghadapi segala situasi pun semakin kuat. Akibatnya, kamu tidak akan mudah merasa terdominasi oleh pihak lain. Ketika kamu menghargai diri sendiri, kamu akan mampu menerima kritik dengan baik.

Pada dasarnya sering kali kita memberikan kritik negatif pada diri sendiri (sering dengan alasan yang tidak jelas) secara terus menerus sehingga kita akan merasa tertekan, merasa bersalah dan kehilangan perca diri.

Baca Juga  Bahaya Overthinking Di Kala Pandemi

Hal ini biasa adalah negative self-talk, bentuk dialog dengan diri sendiri yang dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar. Umumnya situasi ini akan mengungkap pikiran dan kepercayaan.

Karena saya selalu bilang sama diri saya sendiri, “kalau ada hal-hal yang menyakitiku bilang kalau itu bukan mereka, terkadang itu adalah bisikan setan yang mungkin ingin merebut kebahagiaanku, cara termudah untuk mengambil kembali kebahagiaanku adalah lebih dekat dengan orang-orang terdekatku yang selalu memberikan pesan positif kepadaku.

Selalu mendengar opini dari orang lain dan selalu ingin jadi apa yang orang lain mau; membuat kita mengesampingkan kepentingan diri kita sehingga membuat kita tidak percaya dengan diri sendiri. Oleh karna itu, kita menjadi tidak tahu apa kelebihan diri kita.

Mengenali diri sendiri bukanlah suatu proses yang mudah, namun ini adalah hal yang penting. Dan dapat dimulai dari mengetahui apa minat dan bakat yang kita miliki, yang dapat kita sebut sebagai self-worth. Dengan kata lain, self-worth adalah tentang siapa kita, bukan tentang apa yang kita lakukan.

Self Worth v.s Self-Esteem

Dalam buku The Daniel Dillema karya Cris Hodges tentang cara mencintai dengan baik tapi tetap berdiri teguh dengan iman, terdapat ungkapan; kamu berharap terlalu banyak kepada orang-orang. Sering kali kamu menilai mereka berdasarkan tindakan mereka bahkan saat kamu menilai diri mu sendiri yang bukan berdasarkan niat dan kamu tidak dapat membuat perbedaan kecuali kamu yang berbeda”

Setelah kita dapat menemukan self-worth yang kita miliki, maka secara otomatis kita akan lebih percaya diri. Kepercayaan diri atau self-esteem biasanya diartikan sama dengan self-worth. Self-worth dan self-esteem merupakan dua hal yang berbeda namun saling berkaitan.

Baca Juga  Keawetan Memori ‘Mantan’ Dibanding Pelajaran

Self-esteem merupakan pendapat yang kita miliki tentang diri kita sendiri. Dan self-esteem ini dipengaruhi oleh self-worth. Semakin tinggi self-worth yang kita miliki secara tidak langsung semakin tinggi juga self-esteem yang dimiliki. Ketika memiliki self-esteem yang cukup, kita akan merasa lebih baik dengan diri sendiri dan merasa layak untuk dihargai orang lain. Sedangkan jika kekurangan self-esteem maka kita akan selalu merasa khawatir bahwa kita tidak cukup baik.

Self-esteem mencakupi pikiran dan perasaan kita di setiap saat. Pikiran dan perasaan ini memiliki dampak langsung pada hasil, perilaku, dan kinerja kita.

Ketika kita memiliki self-esteem yang cukup baik, kita cenderung merasa positif tentang diri kita dan tentang kehidupan secara umum. Sedangkan saat self-esteem kita rendah biasanya akan cenderung melihat diri dalam sisi yang lebih negatif dan kritis.

Hal tersebut juga akan membuat kita merasa tidak mampu menghadapi tantangan yang ada dalam hidup. Kita juga akan lebih menutup diri dari lingkungan sosial dan juga berhenti mencoba hal baru serta menghindari hal-hal yang kita anggap sebagai tantangan. Membuat kita menutup diri dari kesempatan-kesempatan yang ada dalam hidup untuk mengubah kepribadian kita menjadi lebih baik dan menambah pengalaman hidup.

Oleh karna itu satu-satunya cara untuk mengatasinya yaitu dengan cara belajar untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan self-esteem yang rendah.

Tips Untuk Kamu Yang Merasa Kesulitan Meningkatkan Self-Esteem:
  • Bersikap baik pada diri sendiri

Berusahalah untuk bersikap baik kepada diri sendiri. Dan jika kita tergelincir, cobalah untuk menantang pikiran negatif apapun.

  • Ingat bahwa semua orang pernah melakukan kesalahan

Kita membuat kesalahan untuk belajar dan berkembang. Jadi cobalah untuk tidak menyalahkan diri sendiri karena dari kesalahan yang kita buat; kita akan mendapatkan pelajaran agar tidak melakukan kesalahan untuk kedua kalinya.

  • Lakukan apa yang membuatmu bahagia
Baca Juga  Mengeluh itu Hebat!

Cobalah untuk menyisihkan waktumu untuk melakukan hobi atau aktifitas favorit seperti nonton, membaca buku, dan lainnya di sela-sela aktivitas yang sibuk.

  • Kelilingi diri dengan teman-teman yang mendukung

Berada di lingkungan yang baik dan orang-orang sekitar yang mendukung akan membuat kita tidak minder dan merasa lebih percaya diri.

  • Rayakan kemenanganmu meski itu terlihat kecil

Merayakan hal-hal kecil adalah cara yang bagus untuk membangun kepercayaan diri dan mulai merasa lebih baik tentang diri kita.

Setelah mempunyai self-esteem yang baik, ada satu langkah terakhir yaitu adalah memiliki self-respect.

Kita selalu diajarkan untuk respect dengan orang lain tapi jarang sekali diajarkan untuk respect dengan diri sendiri. Memang benar kita harus belajar menghargai orang lain, namun sebelum itu kita tetap harus bisa menghargai diri sendiri karena caramu memperlakukan diri sendiri akan menentukan standar bagaimana orang lain memperlakukanmu.

Bersyukurlah dengan apa yang kamu miliki dan belum kamu miliki. Karena, jika kamu hanya bersyukur dengan apa yang kamu miliki dan kamu TIDAK bersyukur dengan apa yang belum kamu miliki, suatu hari kamu pasti akan berfikir, “Kenapa aku belum punya itu” yang akhirnya kamu akan kufur nikmat.

“Apapun masalah yang kita punya, kita hanya perlu kuat dengan iman untuk melihat hikmah dari semuanya” -Cris Hodges

Bagikan
Post a Comment