f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
gaya hidup minimalis

Gaya Hidup Minimalis yang Bikin Kantong Lebih Ekonomis

Minimalis bagi banyak praktisi minimalisme adalah gaya hidup yang dipahami sebagai upaya menyingkirkan barang-barang berlebihan; dan menjalani hidup berdasarkan pengalaman daripada harta duniawi. Bagaimana pandangan islam tentang gaya hidup minimalis ?

Hidup minimalis? Decluttering barang? Semua serba simple dan sedikit? Beberapa tahun belakangan; telah banyak gerakan hidup baru yang mendorong seseorang untuk mengurangi ikatan dan ketergantungan dengan harta duniawi, yakni minimalisme. Salah satu penggiat dari Jepang tentang minimalisme yang menjadi panutan adalah Marie Kondo dan Fumio Sasaki.

Minimalis sendiri merupakan gaya hidup sederhana, tidak berlebihan, dan lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas. Selain mengurangi biaya untuk pembelian barang-barang; gaya hidup minimalis juga mengurangi rasa kepemilikan dari suatu barang sehingga memberikan ketenangan dan kebahagiaan juga tidak dapat membuat pengeluaran kita lebih ekonomis.

Minimalis dengan Sedikit Barang

Gaya hidup minimalis sendiri lebih banyak memberikan kita pembelajaran akan arti bersyukur. Dengan memiliki barang yang lebih sedikit, akan membuat kita lebih menyayangi barang tersebut. Karena bisa saja dengan gaya hidup sering berbelanja menjadikan kita hanya menumpuk barang yang tanpa kita sadar tidak pernah kita pakai. Akhirnya hanya akan menjadikan tumpukan barang tanpa arti, mubazir, dan membuat suasana rumah menjadi lebih sesak.

Saat memilih menjalani hidup minimalis, Rahmania harus keluar dari zona nyaman dan merelakan sebagian barang untuk pergi atau menyingkirkannya. Maksudnya gaya hidup ini akan mengajarkan untuk lebih ikhlas mengajarkan kita untuk hidup tidak berlebihan, sederhana dan  lebih dapat berbagi dengan sesama.

Hal pertama yang penting untuk memulai gaya hidup minimalis adalah decluttering barang! Pastikan barang yang Rahmania miliki benar-benar dibutuhkan, singkirkan barang-barang yang tidak terpakai, atau memberikan kepada orang yang lebih membutuhkan. Kamu bisa memulai gaya hidup minimalis dari memilih barang-barang yang tampak banyak bertumpukan seperti sepatu, tas, baju dan lainnya. Decluttering dapat dimulai dari area kamar dan kemudian bisa berlanjut di area ruangan lainnya.

Baca Juga  Memahami Keadilan Gender sebagai Kriteria Memilih Pasangan

Pastikan setelah memilih gaya  hidup minimalis kamu harus lebih selektif dalam pengeluaran untuk berbelanja; barang yang akan dibeli benar-benar dibutuhkan dan berkualitas baik. Jangan lagi mudah tergoda saat adanya diskon, karna hal tersebut dapat membuat kamu kembali kepada gaya hidupmu yang lama.

Barang yang lebih sedikit akan membuat kita lebih mudah dalam merawat dan menyimpannya. Barang yang lebih sedikit membuat kita lebih sayang terdahap barang yang kita miliki juga akan memberikan manfaat; dan tidak banyak bertumpukan yang akhirnya hanya akan membuat isi rumah tidak begitu lega, apalagi yang memiliki rumah dengan ukuran kecil.

Hidup Minimalis dalam Islam

Dalam Islam juga mengajarkan “Dengan gaya hidup minimalis, keislaman kita lebih diteguhkan karena bisa menghindari gaya hidup setan yakni mubadzir dan ikuti perintah Allah untuk tidak berlebihan. Selain itu juga ada potensi untuk bersedekah barang-barang yang menumpuk di rumah.”

Kita memiliki contoh minimalis sejati yaitu Nabi kita Muhammad Saw. Nabi Muhammad menerapkan pola hidup minimalis padanya dan keluarganya, serta mengajarkan kepada umatnya. Pada dirinya sendiri, sebagaimana diriwayatkan bahwa Sayyidina Umar ketika masuk ke rumah Nabi pernah menangis tersedu-sedu karena melihat begitu lengang dan sederhananya rumah Nabi. Tempat. tidurnya tidak terbuat dari permadani, tapi dari tikar biasa yang seolah tidak layak bagi seorang pemimpin Madinah saat itu sekaligus Nabi dari umat Islam.

Allah SWT telah melarang sikap berlebihan dalam QS Al-A’raf 7:31, “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”.

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” QS. Al Isra’ [17]: 26-27.

Baca Juga  Jenis Kue Kering yang Akan Hits Selama Bulan Ramadhan

Inti dari gaya hidup minimalis dalam firman Allah SWT dan  Nabi Muhammad adalah bersikap qonaah, zuhud dan senantiasa bersyukur atas nikmat yang Allah anugerahkan. Muslim bergaya minimalis adalah ia yang meminimalkan kecintaan terhadap dunia dan memaksimalkan kecintaan terhadap Allah dan Rasulnya.

***

Banyak sekali dampak positif yang kita dapatkan dari gaya hidup minimalis ini, salah satunya adalah dalam urusan keuangan. Apabila kita dulu suka berbelanja dan berhura-hura menghabiskan uang gaji kita,  maka ketika sudah menerapkan gaya hidup minimalis urusan keuangan lebih banyak tersimpan dan bisa kita alokasikan ke berbagai hal bermanfaat untuk masa depan.

Menerapkan gaya hidup minimalis haruslah diawali dari mindset atau pola pikir dalam memandang sesuatu hal. Ketika Rahmania akan membeli barang coba pertimbangan manfaatnya sehingga dengan membeli satu barang sudah mampu memenuhi beberapa kebutuhan, cara pandang minimalisme akan membantu menghemat pengeluaranmu setiap bulannya.

Dengan pola pikir minim barang, minim masalah. Kita akan mulai terbiasa dengan pola pikir yang berbeda sesungguhnya bahwa semakin meningkatnya pendapatan semakin meningkatkan tabungan bukan belanja bulanan. Meskipun gaji meningkat dua kali lipat bukan berarti nasi yang kita makan juga menjadi dua piring. Dengan pegangan tabungan yang cukup, hidup tidak banyak kecemasan dan kebahagiaan lebih mudah diciptakan

Bagikan
Post a Comment