f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
kehidupan

Dream Chasers

Alhamdulillah, sesore ini hujan mengguyur kotaku. Deras, hujan yang sangat deras. Ini tandanya Allah Ta’ala yang Maha Rahmat masih mau mengalirkan juga menampakkan hikmah dan nikmat-Nya untuk keberlangsungan hidup kita. Dalam doaku, semoga setelah hujan ini ada pelangi yang benar-benar nyata. Bukan cumin semu, atau bahkan sekedar kilasan singkat saja.

Aku sangat senang memerhatikan hujan seperti ini. Sambil duduk menikmati secangkir kopi atau teh hangat, sekotak wafer, serta ditemani laptopku, di teras rumah. Tak tahu mengapa, ingin saja ku googling quotes-quotes berapi dari para motivator dunia.

Sampailah aku pada sebuah kalimat hebat, “If your dream don’t scares you, they aren’t big enough”. Ya, kalimat ini hebat, dan benar! Kalimat ini membuatku terhenyak, terkagum dan bergetar dibuatnya.

***

Maka mulailah pertanyaan-pertanyaan itu bermunculan di otakku, bertubi, bagai hujan. Sampai penuh otakku. “Sudahkah kau menentukan mimpimu? Membuat target-target dalam hidupmu? Kemudian adakah usaha yang kau perbuat?” Semuanya itu terus membayang-bayangi otakku, dan mulailah kusadari, sampai saat ini pun, detik ini pun, aku belum mempunyai dan menentukan mimpiku!

Bayangkan! Sedewasa inipun aku masih bimbang, bahkan tak tahu mau jadi apa kelak?! Ini musibah, ini malapetaka, karena ketahuilah, manusia tanpa mimpi itu bagai burung tanpa sayap. Aku mulai sadar, berarti belajarku selama ini, usahaku selama ini, tidak terarah pada satu tujuan, tidak terfokus pada satu impian. “Mulai sekarang aku harus punya mimpi, punya cita-cita!” benakku. Ini sebenarnya sudah sangat telat. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali!

Maka kawan, mulai dari sekarang, kau harus menentukan cita-citamu, menggiatkan doamu, kemudian lebih rajin lagi belajar. Dan tak boleh putus asa, putus semangat. Kau tak boleh berhenti mencoba dan harus pantang menyerah!

Baca Juga  Tegakkan Kepalamu! Hadapi Tantangan

Cobalah kau buka Al-Qur’an, tepatnya surat Yusuf ayat ke 87, maka kau akan menemukan firman Allah Ta’ala yang artinya “Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah”.

Maka, yang pertama kali harus kau lakukan adalah berdoa, meminta pada Sang Kuasa! Kau harus meminta pertolongan, harus minta segala hal terkait impianmu. Apapun impianmu dikemudian hari tak jadi masalah, pasang mimpi setinggi mungkin! Yang terpenting, mimpimu itu baik dan tak melanggar syariat. Dan ingat, pastikan dirimu meyakini bahwa Allah Ta’ala akan mengabulkan doamu. Kemudian yang kedua kau harus berani mencoba dan mulai berusaha sekeras mungkin demi meraih impianmu. Semua tenagamu kerahkan dan bahkan juga biaya. Tak kenal lelah dan jangan takut gagal.

***

Aku pernah membaca berbait-bait syair, coba kau baca dan renungkan yang satu ini:

“ترجواالنجاةولم تسلك مسالكها, إن السفنة لاتجري على اليبس”

Jadi, kau ingin sukses tanpa mau berusaha untuk meraihnya? Ini lucu kawan, tau tahu kan kapal itu tidak berlayar di atas daratan?!

Kedua hal ini yaitu doa kemudian usaha keras, tak dapat dipisahkan. Semua orang juga sadar, doa tanpa usaha sebenarnya bisa saja, karena Allah Ta’ala Maha Mampu atas segala sesuatu. Tapi Allah juga melihat seberapa besar usaha hamba-Nya. Karena hasil nantinya, tak akan mengkhianati usaha. Lalu usaha tanpa doa, dengan kata lain, kau berusaha tapi tak mau meminta pada Sang Pemilik segala sesuatu. Itu namanya sombong kawan! Sebesar dan sekeras apapun usahamu, tapi Allah Ta’ala tak menghendaki, maka mimpimu takkan terwujud dan usahamu takkan bernilai.

Tapi, jika nantinya ketika kau sudah banyak berdoa, sudah keras berusaha, kemudian kau gagal, tolong jangan putus asa. Teruslah kau berdoa dan berusaha!. Tolong jangan sampai kau bersu’udzon bahwa Allah Ta’ala tak mendengar doamu, tak menghargai usahamu. No time for negativity, kawan! Karena sebenarnya orang bukannya gagal, melainkan ia hanya berhenti mencoba. Seandainya ia berani mencoba dan terus berusaha, maka yang namanya kegagalan itu tidak akan pernah ada.

Baca Juga  Laki-laki yang Mencuci Piring

Kau mau dengar pendapat seorang pembalap yang memecahkan rekor dunia di Daytona, tentang keberanian? Atau kau mau mendengar pendapat seorang pilot yang mencatat kemenangan terbanyak atas Jerman ketika Perang Dunia I, tentang keberanian? Atau, kau mau mendengar pendapat seseorang yang selamat setelah terapung-apung selama 22 hari di Samudera Pasifik ketika Perang Dunia II, tentang keberanian? Kebetulan, ketiga-tiganya adalah orang yang sama. Dialah Eddie Rickenbacker. Baginya, ketakutan itu wajar. Dia bilang,”sesungguhnya keberanian itu adalah melakukan apa yang kau takutkan”. Itulah, di mana kau tetap mengambil keputusan dan tindakan ditengah rasa takut dan menikmati ketakutan!.

***

Selagi masih ada waktu, selagi otak masih mudah menyerap ilmu, tubuh masih kuat untuk memikul beban serta tangan yang masih bisa bekerja, maka optimalkan semuanya untuk menuntut ilmu, beramal, berkarya dan berusaha.

Allah Ta’ala pun memberi janji dalam surah Al-Insyiqoq ayat ke 6, Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.”

Akhirnya, aku mengutip kata sang petinju Muhammad Ali ”I hated every minute of training, but I said,’don’t quit, suffer now, and live the rest of your life a champion.”  Maka ambillah pelajaran dari hujan sore ini, yang selalu tahu caranya kembali, walau tahu rasanya jatuh berkali-kali. Tapi diakhir “jatuh berkali-kali” itu, kau akan melihat pelangi. Indah, bukan?.

Teruslah kalian berdoa dan berusaha, pasang mimpi kalian setinggi dan sebesar mungkin. Sampai kalau bisa, pasang mimpi yang membuat kalian bergetar! Tapi ketahuilah, mimpi keberhasilan di akhirat kelaklah yang paling baik. Karena betapa dunia ini sehebat apapun dia, setinggi apapun dia, ternyata tidak sejengkal pun, tidak sehasta pun yang akan dibawa mati.

Bagikan
Post a Comment