f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
diet

Apa Rahasia Diet Sehat yang Menakjubkan?

Diet seolah menjadi kebutuhan primer sebagian manusia di zaman ini. Bermacam cara dan metodenya pun bermunculan di mana-mana, online maupun offline. Para pemburu dietpun berlomba-lomba untuk mengikuti berbagai macam program diet, baik dari segi makanan maupun olahraga.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diet adalah aturan makanan khusus untuk kesehatan dan sebagainya (biasanya atas petunjuk dokter). Diet sudah ada sejak zaman dahulu, walaupun istilah dan penyebutannya berbeda, akan tetapi tujuannya sama seperti yang telah diajarkan serta diperingatkan oleh Rasulullah.

Yaitu agar tubuh menjadi seimbang, dan katabolisme dapat bekerja sebagaimana mestinya. Selain itu, agar kelangsungan hidup bagi tubuh dapat berjalan secara baik tanpa menimbulkan berbagai penyakit.

Sebenarnya, jika kita mengikuti anjuran dan tuntunan Rasulullah tersebut, maka, secara otomatis kita telah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Beragam cara diet yang dilakoni oleh setiap orang berbeda-beda. Jenis diet tertentu belum tentu cocok untuk semua orang, karena tidak semua orang merasa nyaman. Ada orang yang tidak makan nasi, hanya mengkonsumsi buah-buahan dan sayur mayur; diet makanan tanpa rasa dan tidak mengkonsumsi garam. Ada yang hanya mengkonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat. Ada juga dengan berolahraga, mengkonsumsi suplemen untuk menurunkan berat badan dan lain sebagainya.

Orang-orang berbondong-bondong untuk melakukan diet, sampai ada yang menghabiskan biaya banyak agar dietnya berhasil. Padahal tidak semua diet berdampak positif. Ada beberapa diet yang berdampak negatif; seperti menyebabkan kekurangan nutrisi tertentu. Berpeluang memunculkan efek samping seperti lemas, sakit kepala, sembelit, dan dehidrasi.

Pada jenis diet tertentu berpotensi mengalami peningkatan kadar kolesterol LDL jahat; beberapa orang juga menderita ketoasidosis non-diabetik yang muncul karena penumpukan asam dalam darah; berpotensi mengurangi massa otot dan meningkatkan peluang kenaikan berat badan dengan cepat.

Baca Juga  Tips Memilih Skincare Bagi Pemula
***

Jika kita berpikir, tidak ada satu diet pun yang cocok untuk semua orang, padahal diet yang cocok untuk semua orang itu sudah ada sejak zaman Rasulullah. Juga sangat mudah dilakukan dan ditemui. Bahkan itu gratis; tanpa memerlukan suplemen. Kita masih tetap bisa makan nasi, masih bisa mengonsumsi makanan yang dilarang ketika kita diet, dan kita masih bisa memakannya setiap hari.

Diet yang bisa dijadikan pola makan sehari-hari dan membuat nyaman untuk dijalani dalam jangka panjang yaitu makan secukupnya.

Disadari maupun tidak, kita telah berperan sebagai pembunuh bagi tubuh kita dengan menghalangi dan menghambat organ tubuh dalam bekerja. Penyebabnya karena kita makan berlebihan, melebihi porsi kesanggupan kemampuan tubuh kita.

Jika dikaitkan dengan hadis nabi, dari Shalih bin Yahya bin Al-Miqdam bin Ma ‘di Kariba dari ayahnya dari kakeknya Miqdam berkata; saya mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda. “Tidaklah anak adam mengisi penuh suatu wadah yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka itu beberapa suap makan yang dapat menegakkan punggungnya; maka seharusnya baginya sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga untuk dirinya atau udara.” (HR. Al-Baihaqi).

Kita tidak dianjurkan untuk makan secara berlebih-lebihan. Makan beberapa suap saja untuk menegakkan tubuh kita, juga agar keseimbangan di dalam tubuh tetap terjaga dan proses katabolisme dapat bekerja secara optimal, maka seharusnya kita mengisi perut cukup dengan 1/3 makanan, 1/3 minuman, serta 1/3 untuk bernapas atau udara.

***

Zaman dahulu, perintah ini merupakan salah satu keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt; namun di zaman sekarang kita seringkali mengabaikan anjuran dari hadis tersebut.

Baca Juga  Catatan Santri yang Sedang Belajar

Jika kita mengikuti anjuran Rasulullah Saw, banyak sekali keutamaan yang terkandung di dalamnya. Maksud dari 1/3 makanan itu intinya makan secukupnya, tidak berlebihan atau kekenyangan.

Salah satu contoh penemuan Kalluri Suba Rao, ahli biologi molekuler (2004); “makan sedikit memungkinkan tubuh untuk lebih “berkonsentrasi” memperbaiki dirinya sendiri, sehingga kegiatan perbaikan DNA dapat berlangsung dengan baik dan membuang zat-zat toksin keluar tubuh serta regenerasi sel-sel rusak dengan sel sehat dapat berlangsung lebih optimal.”

Apabila kita makan melebihi batas kemampuan tubuh, maka tubuh akan lebih sibuk dengan kegiatan “katabolisme”; tidak sempat memperbaiki sistemnya sendiri. Itulah yang menyebabkan berbagai penyakit seperti kolesterol, diabetes, darah tinggi, dan lain-lain.

Pada tahun 2006, Christian Leeuwenburgh dari Institute of Aging Universitas Florida menemukan bahwa mengurangi porsi makan sebanyak 8% saja dapat mencegah kerusakan organ akibat penuaan. (“Porsi makan yang dimaksud adalah porsi makan sampai kenyang” yang biasa dikonsumsi orang-orang sehari-hari).

Seorang dokter berkebangsaan Arab Harits bin Kaldah berkata, “Sesungguhnya yang akan mematikan semua makhluk yang ada di daratan adalah rasa kenyang yang berlebihan, dan terkumpulnya makanan dalam perut sehingga makanan itu tidak sempat dicerna. Andai saja penghuni kubur ditanya, ‘Apa yang menjadi penyebab kematianmu?’ Tentu mereka menjawab, ‘Berlebihan dalam makanan.'”

Hasan r.a. berkata, “Barang siapa yang diberi kekuatan oleh Allah Swt untuk menjalankan ketaatan kepada-Nya, maka ia tidak makan secara berlebihan dan barang siapa yang mampu menjaga perutnya maka dia juga mampu menjaga ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

***

Jika kita berpikir beban kerja dari proses katabolisme di zaman ini sangat menyedihkan dan memprihatinkan. Bagaimana tidak, makanan yang serba mudah diakses di mana-mana, ikut berperan dalam menghambat proses katabolisme di dalam tubuh.

Baca Juga  Pengaruh Penggunaan Bahan Kimia dalam Kosmetik bagi Kesehatan

Apabila dalam sehari kita makan secara berlebihan, bayangkan beban kerja dari proses katabolisme hari ini, besok dan seterusnya. Jika makanan yang kita makan melebihi kemampuan dari proses katabolisme itu sendiri, maka yang akan terjadi adalah pekerjaan dari proses katabolisme menjadi menumpuk, mengendap dan tertimbun oleh beban kerja yang baru.

Mungkin inti dari diet zaman modern dan anjuran Rasulullah tujuannya adalah sama. Yaitu makan secukupnya, tidak berlebihan sehingga dapat mencegah dari berbagai penyakit, baik obesitas maupun penyakit lainnya. Hal ini menjadi penting, untuk memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri, sehingga proses katabolisme dapat berlangsung dengan baik; dan keseimbangan di dalam tubuh tetap terjaga serta dapat berjalan secara optimal sebagaimana mestinya.

Nabi Saw bersabda, “Orang yang terdekat denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak laparnya dan orang yang berpikir dari kamu semua.”

Bagikan
Post a Comment