f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.

Outfit Kuliah Daring yang menjadi Tradisi

Saya tidur dengan pulas dan sedang menikmati bunga tidur yang sangat membahagiakan. Tiba-tiba “pyur-pyur”, air yang ada di tangan ibu saya dicipratkan ke wajah polos saya yang sedang tidur ini.

“Bangun! Sudah jam 07.30 WIB,” ucapan ibu saya, seketika membuat saya kaget. Tak perlu pikir panjang, saya langsung bangun dan berlari ke kamar mandi. Saya cuci muka dan gosok gigi. Setelah selesai, saya menuju ke kamar lagi dan memakai jilbab untuk menutupi tangan saya yang memakai baju dengan lengan pendek.

Kemudian, saya membuka laptop dan membuka gadget sayauntuk membaca chat di grup kelas. Teman-teman sudah pada mengingatkan untuk segera absen dan join di zoom untuk pembelajaran. Saya pun auto panik, baru bangun sudah disuruh buat join. Akhirnya saya join zoom dong, dan dengan outfit yang ala kadarnya.

Mengikuti pembelajaran dengan menggunakan piyama berlengan pendek dan saya tutupi dengan memakai jilbab yang lumayan panjang. Tutup sana, tutup sini, berusaha supaya tangan saya saya tidak terlihat di kamera. Terkadang juga memilih offcam saja.

Outfit Kuliah

Outfit merupakan hal yang sangat penting untuk semua orang, apalagi untuk seorang mahasiswa. Kepribadian kita dapat terlihat dari outfit yang kita gunakan. Apabila kita menggunakan outfit yang nyeleneh, berarti menunjukkan bahwa diri kita adalah seseorang yang tidak rapi, berantakan, dan seperti orang yang tidak berwibawa.

Berbeda dengan orang yang memakai baju dengan celana atau rok yang rapi, orang melihat seseorang yang memakai outfit seperti itu akan langsung menyimpulkan bahwa seseorang ini adalah orang yang rapi dan berwibawa. Jadi, berpakaian rapi dapat menunjukkan kepribadian setiap orang.

Dulu saat kuliah masih tatap muka, yang dipikirkan kebanyakan mahasiswa sebelum tidur pastinya “Besok pakai baju yang mana, ya? Enaknya pakai celana atau rok, ya? Terus sepatu sama tas yang mana, ya?”. Setiap minggu harus membeli barang baru supaya bisa untuk gonta-ganti pergi ke kampus.

Baca Juga  Menjemput Rezeki di Instagram

Namun, kuliah saat ini bisa membuat mahasiswa sedikit tenang sebelum tidur. Mereka hanya memikirkan tugas yang menumpuk. Tugas yang diberikan oleh setiap dosen dan yang pasti selalu dikejar dengan deadline. Ya mana mungkin mereka sempat memikirkan pakaian yang akan digunakan besok.

Kenapa mahasiswa bisa tenang tidak memikirkan outfit? Bagaimana tidak, mereka hanya mengikuti pembelajaran secara daring melalui layar gadget atau laptopnya. Sehingga mereka tidak bertemu dan tidak melihat apa yang sedang digunakannya satu sama lain.

Mahasiswa cukup memakai kemeja dengan rambut yang rapi. Apalagi untuk mahasiswa yang memakai jilbab. Ya mereka cukup memakai jilbab dan sudah siap mengikuti pembelajaran. Masalah dia mau pakai kaos, baju pendek, bahkan celana kolor pun tidak akan diketahui oleh teman-teman dan dosennya.

Outfit di Masa Pandemi

Dengan outfit yang seperti ini mahasiswa tidak akan boros untuk membeli baju, celana, dan lainnya. Ya jelas, mau beli dan pakai baju sekeren apa pun saat mengikuti kuliah tidak akan diperhatikan oleh orang lain. Wong nggak terlihat sama mereka. Jadinya, uang yang harusnya dipakai buat beli baju mending dipakai buat beli kuota, dong.

Tidak perlu mengeluarkan pakaian yang tertata rapi di lemari hanya untuk duduk menatap layar gadget dan tidak ada yang melihatnya. Kalau pun ada yang melihat paling juga tikus yang lewat di bawah meja belajar.

Kuliah daring dengan memakai outfit celana kolor, kaos oblong, dan sebagainya merupakan hal yang wajar. Hal yang terpenting adalah untuk bagian atas yang tertangkap kemera sudah oke. Apalagi kalau pembelajarannya tidak menggunakan video conference, surga dunia bagi mahasiswa. Pastinya, mereka akan mengikuti pembelajaran dengan posisi senyaman mungkin bagi mereka,entah dengan rebahan, jongkok di WC, dan tidak mandi. Sehingga, mereka masih menggunakan pakaian tidurnya.

Baca Juga  Book Shaming : Dilawan, Bukan Dipendam
Perdebatan Soal Outfit

Apakah kalian tidak menghormati dosen kalian yang sudah berpakaian rapi dan juga formal? Lohh, kan tidak ada yang tahu beliau di rumah memakai pakaian rapi atau tidak. Yaa, untuk bagian atas memang rapi, tetapi tidak tahu untuk bagian yang tidak terlihat kamera. Apakah formal, apakah rapi, atau bahkan juga memakai kolor atau celana pendek seperti kita?

Tidak menutup kemungkinan kalau dosen juga memakai outfit yang sama dengan mahasiswanya. Bahkan, juga ada dosen yang memakai kaos saat pembelajaran berlangsung. Biasanya dosen yang seperti ini adalah dosen yang santai.

Toh, dosen juga tidak akan mengabsen mahasiswanya, mereka memakai pakaian rapi atau tidak. Hanya membuang waktu saja. Kadang saja waktu buat pembelajaran masih kurang, masak hanya masalah pakaian dipermasalahkan. Jelas tidak.

Hal penting dalam kuliah adalah ilmu dan pelajaran yang disampaikan oleh dosen. Ilmu dapat tersampaikan kepada mahasiswa, dan mahasiswa pun bisa menerimanya. Selain itu, juga dapat memahami, mengerti, dan merealisasikannya.

Outfit yang Pas Untuk Kuliah Online

Untuk kalian mahasiswa yang sudah terbiasa dengan outfit seperti ini, bahkan menjadikannya sebagai tradisi. Kalau kalian akan memakai outfit seperti ini, sebaiknya memakai jilbab yang besar yang dapat menutupi bagian tangan dan badan kalian. Jangan banyak gerak sana-sini, ya. Nanti terlihat kalau pakai baju pendek, dong.

Jangan lupa juga kalau mau pindah tempat offcam dulu. Jangan sampai seperti teman saya yang langsung berdiri dan melepas jilbabnya saat ada tamu, padahal yang ia pakai baju dengan lengan pendek. Alhasil pembelajaran seketika fokus pada teman saya, hahaha. Karena jika sekali kita lupa terbitlah rasa malu yang terngiang.

Baca Juga  Tren Mode Cepat yang Merusak Lingkungan

Jadi, apakah mengikuti kuliah dengan outfit semacam ini boleh? Menurut saya boleh-boleh saja. Ini merupakan hal yang wajar dan tidak ada aturannya, aturan hanya menyebutkan untuk berpakaian rapi. Akan tetapi, yang terlihat kamera hanya bagian atas. Hal ini tidak menjadi masalah, asalkan kita harus pintar-pintar untuk menutupinya.

Bagikan
Post a Comment