f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
cita-cita

Milenial, Kreativitas, dan Masa Depan Bangsa

Masa depan bangsa Indonesia ditentukan oleh para pemuda. Sejarah mencatat, jauh sebelum kemerdekaan peran pemuda dalam merubah bangsa ini sangatlah signifikan. Hal ini terlihat jelas ketika pada tahun 1945, 1966, 1974, dan 1988 mereka memiliki peran yang sangat penting. Sementara fenomena yang terjadi di tahun 2000-an ini, kita menemukan frase yang baru, bernama milenial.

Kata milenial kini seperti menjadi sebuah representasi bagi pemuda generasi kekinian. Banyak dari pemuda yang mengidentifikasikan dirinya sebagai seorang milenial. Entah trend atau sekedar identitas, yang jelas kata milenial sangat ramai diperbincangkan akhir-akhir ini.

Pengertian Generasi Milenial

Berkaitan dengan hal ini, milenial sesungguhnya bagian dari rangkaian generasi. Berdasarkan riset, saat ini ada sekitar empat generasi besar dalam bingkai demografi.  Empat generasi tersebut yaitu; baby boomer (lahir pada tahun 1946-1964), Gen X (lahir tahun 1965-1980), milenial (1981-2000), dan Gen Z (lahir tahun 2001-sekarang). Yang berusia sekitar 17-36 tahun.

Diperkirakan sekitar pada tahun 25 tahun lagi, persisnya tahun 2045, generasi milenial akan memasuki masa puncaknya. Saat itu akan dilihat secara kasat mata peran pentignya dalam pembangunan negara. Tampak terkandung makna positif dalam generasi ini. Sebagai generasi ia terbilang unik,. Berbeda dari generasi-generasi sebelumnya. Kaum milenial bisa dikatakan sebagai generasi yang paling mudah menyesuaikan diri dengan era modern.

Persoalan Masa Depan Bangsa

Masa depan bangsa Indonesia 2045 berada di tangan milenial. Untuk itu, para milenial harus menyiapkan diri menghadapi pelbagai tantangan demi terwujudnya Indonesia yang kuat dan sejahtera. Sekarang bangsa ini sudah berumur 75 tahun, sehingga menjadi renungan bagi kita untuk membawanya menjadi negara yang maju.

Dari segi politik, laporan Bappenas untuk berupaya mewujudkan demokrasi substansial. Ditandai menguatnya demokrasi seiring meningkatnya partisipasi politik; efektivitas lembaga perwakilan; semakin berperannya parpol; revitalisasi Pancasila; perundangan bidang politik yang harmonis dan sistem prisedensial yang mapan.

Baca Juga  Kisah Sederhana tentang Secangkir Kopi Angkringan dan Segelas Jamu Gendong

Generasi milenial tentunya harus berperan maksimal dalam sistem kenegaraan, perubahan-perubahan yang terus diupayakan sedikit demi sedikit akan mampu membawah Indonesia menuju puncaknya menjadi bangsa yang maju.

Walaupun persoalan ekonomi seperti kemiskinan, pengangguran, kekurangan lapangan pekerjaan. Hal itu merupakan persoalan bangsa yang belum terselesaikan sampai saat ini. Memang sepatutnya kita berbangga diri dengan apa yang telah terlihat saat ini. Pembangunan dimana-mana, sarana-prasarana yang terus di tingkatkan dari masa ke masa. Tetapi, kita masih mempunyai persoalan yang belum sama sekali terlesaikan, yaitu bagaimana membuat masyarakat hidup sejahtera.

Hal ini tentunya bukan berarti di tahun 2045 itu mampu mudah diwujudkan. Ada banyak tantangan yang menghadang. Bahkan kini kita dihadapkan pada permasalahan yang perlu penangan yang tidak biasa. Dari data-data yang ada, BPS mencatat ketimpangan antara kaya dan miskin atau dikenal dengan rasio gini, terbilang masih sangat tinggi.

Sekarang ini permasalahan terus bermunculan menghantam negara ini. Hal ini terlihat sangat jelas bagaimana kita dihadapakan dengan pandemi covid-19 yang membuat ekonomi negara turun secara drastis. Ditambah lagi dengan persoalan peraturan pemerintah, yang membuat peraturan semua instansi berhenti untuk dibuka. Tentunya, penghasilan dari setiap individu aan terhenti dan terpaksa mengganti propesi.

Secara tidak suka dan tidak suka generasi milenial harus mau berhadapan dengan persoalan itu, milenial butuh sebuah bekal kreativitas dan harus mau menerapkannya. Sehinggga mereka mampu memberikan solusi bagi persoalan yang ada.

Menilik Industri Kreatif Milenial

Isu ekonomi kreatif sedang tren saat ini. Kementerian Perindustrian, mendefinisikan sebagai pemanfaatan kreativitas, keterampilan dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan lewat penciptaan daya kreasi. Perkembangan indtustri kreatif di nilai cukup baik, dalam mensejahterakan dan meningkatkan ekonomi bangsa.

Baca Juga  Noktah Merah Pembelajaran Daring pada Anak

Maka, milenial diharapkan mengambil peran untuk mendongkrak industri kreatif sebagai bentuk antusiasme yang berpotensi turun membangun masa depan bangsa. Pemerintah harus memberikan dukungan dalam bentuk insentif agar industri ini semakin diperhitungkan.

Untuk memajukan generasi milenial, kemampuan kreativitas sangat dibutuhkan. Peningkatan kapasiitas setiap individu menjadi sangat penting. Selain pemerintah memberikan ruang kepada milenial untuk berkembang.

Dalam menyongsong 2045, yang menargetkan Indonesia maju, sudah tentu tidak semudah apa yang dilihat. Bangsa ini menghadapi persoalan yang sejak lama menuntut jawaban, seperti ketimpangan kaya dan miskin serta pengangguran. Pertanyaannya, di manakah peran generasi milenial? Dengan kreativitas mereka bisa memberikan kontribusi, yang diharapkan ikut memberikan kemajuan untuk masa depan bangsa.

Generasi milenial sangat diharapkan oleh bangsa ini, selain sebagai generasi yang hidup di era modern dengan berbagai kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Hal ini menjadi sebuah peluang yang sangat besar apabila mereka mampu memanfaatkan semua kecanggihan teknologi yang semakin berkembang. Sehingga terwujudnya keinginan bangsa ini menjadi bangsa yang maju. Aaminn

Bagikan
Post a Comment