f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
pandangan

Ketika Takdir Terus Menguji

Wahai diri yang lelah akan sebuah suratan

Dirimu berhak menengadahkan tangan kepada nya

Meski kau terus berlari dan terseok pula gagal

Jangan berhenti demi senyum orang terkasih membuncahkan hati

Iringi segala langkah juangmu dengan segenap dzikir dan kasih di hati

Mungkin kini kau tak faham, mengapa kah saya diuji begini?

Tapi tahukah engkau, kelak dirimu yang akan bertanya

 mengapakah saya tak bersyukur sejak dini

Dalam bait puisiku ini mengiringi secercah mimpi mimpi

Enggan mendewakan egoism diri, apalagi iri

Meski jiwa jiwa kufurku meronta ronta

Mana keadilan nya? Di mana kasih sayang nya?

Cukup cukup wahai diri, kau lebih baik diam

Jangan lagi banyak bertanya tanya

Rasakanlah dan liatlah penderitaan di bawah sana

Dirimu terlalu sibuk mendongak hingga kau lupa posisimu di atas

Terlalu sibuk meracau kekurangan, menghujat kegagalan, dan membenci kesengsaraan

Ayo kembali wahai jiwa putih, hapus warna warna keserakahan itu, hapus cinta duniawi

Ambil sajadah lantas bentangkan, doakan diri yang mengais rahmat nya

Mencari kebahagiaan tiada habisnya, apalagi menerima takdir nya

Kau akan mengerti semua setelah kau mau menerima semua

Karena penerimaan adalah sebuah kunci, tanpanya kau dilanda kegelapan

Lantas warnai dengan lampu kesabaran dan kesyukuran

Niscaya pertanyaan pertanyaan itu tiada lagi

Terima saja, lakukan saja, jalani saja, dan pasrahkan saja, dia sungguh tidak buta. 

Bagikan
Baca Juga  (Lupa) Bahwa Menjadi Manusia
Post a Comment