Jangan Sok Menjadi People Pleaser Kalau Ujungnya Kamu Sakit Hati
“Sinta bisa bantuin aku gak malam ini? Aku minta tolong anter ke acara ultah temen smp aku ya please?,” tanya Reni teman baik Sinta. Padahal dalam hati Sinta bener- benar capek karena pekerjaan di kantornya banyak banget. Tapi karena Sinta tipe yang gak enakan dan takut menyinggung perasaan Reni ya udah Sinta iyakan aja. Walau sebenarnya dalam hati kesel banget.
Guys pernah gak kamu di posisi Sinta, sering banget bilang iya terhadap orang yang minta tolong padahal dalam hati benar- benar gak bisa. Klo iya bisa jadi kamu People pleaser atau istilahnya gak enakan terhadap orang lain; karena takut orang yang minta tolong sama kita tersinggung kalau kita bilang tidak bisa membantunya..
Menurut social psychologist asal New Jersey Susan Newman; people pleaser adalah seseorang yang selalu menempatkan kepentingan orang lain sebelum kepentingan dirinya sendiri.
Jadi dengan kata lain people pleaser adalah keadaan apabila ada orang lain perlu bantuan dia paling suka membantu ; dengan harapan lingkungannya bisa menerimanya dan membuat dia terlihat baik di mata orang lain.
***
Kenapa bisa terjadi people pleaser? Karena lingkungan keluarga mengharapkan anaknya untuk menjadi baik buat orang lain. Selalu mandiri jika sudah keluar dari rumah. Sehingga menjadikan anak perlu pembuktian diri kepada orang tua; bahwa sang anak punya banyak teman dan selalu menajadi anak baik di mata orang tua, tanpa orang- tua peduli jika anak butuh kasih sayang dari orang tua.
Sering kali orang people pleaser berpura-pura setuju dengan pendapat orang lain padahal dia memiliki pendapat. Jika ada rapat atau pertemuan orang yang peple pleaser biasanya hanya jadi pengikut saja dan selalu menyetujui apapun hasil dari diskusi yang dilakukan; padahal kadangkala ada yang tidak sesuai dengan hati nurani. Karena biasanya orang yang dengan people pleaser paling takut jika idenya tidak mendapat persetujuan.
Selalu bilang “iya” dan susah buat bilang “tidak” jika ada orang lain yang minta bantuan meskipun dalam keadaan tidak bisa ataupun dalam keadaan capek. Seperti pada saat liburan keluarga banyak teman-teman yang minta tolong untuk membelikan oleh-oleh. Meskipun dalam keadaan yang benar- benar capek karena belum dapat istirahat; tapi karena kita gak enakan kita tetap bilang iya. Karena kita hanya perlu dikatakan baik oleh teman kita dan benar-benar teman yang bisa diandalkan dalam keadaan apapun.
Maaf adalah senjata yang sering disebutkan oleh orang people pleaser. Padahal kadang kesalahan tidak sepenuhnya dalam dirinya, malah dia sering banget menyalahkan diri sendiri karena kesalahan orang lain. Misal ada teman yang bersalah tapi karena teman baik kita malah kita yang terus-terusan minta maaf agar teman kita tidak terus-terusan disalahkan orang lain. Pokoknya orang yang people pleaser berusaha jadi malaikat yang benar- benar berhati mulia bagi orang lain.
****
Merasa terbebani dengan berbagai hal yang harus dilakukan, karena sebagian besar jadwal seorang people pleaser adalah tugas- tugas orang lain yg diberikan kepadanya. Istilah kerennya orang yang people pleaser dia yang jadi seksi sibuk atas kehidupan orang lain hanya agar lingkungan sekitar menerimanya.
Keseringan jadi orang yang gak enakan bisa menyebabkan frustasi buat kita sendiri. Karena kita tidak bisa menolak ajakan teman untuk membantunya sedang di sisi lain kita lagi capek, dan orang yang kita bantu kadang tidak mengerti kondisi kita. Misal jika di tempat kerja yang jadwal kerjanya gantian seperti di rumah sakit yang kadang jaga pagi, siang atau malam. Pada saat jadwal jaga kita libur dan ada teman yang minta tolong untuk tukar jadwal; padahal sejujurnya kita sendiri ingin bersantai di rumah setelah capek karena pasien yang banyak banget dan banyak keluhan. Tapi lagi- lagi sifat yang tidak enakan, kita cuma bisa bilang iya saja.
Agar kita bisa terhindar dari people pleaser mulai sekarang lebih mencintai diri sendiri. Biasanya orang yang people pleaser hanya ingin disayangi di lingkungan sekitar dengan hanya minta diakui jadi orang yang baik. Bisa jadi karena di lingkungan keluarga kurang mendapat kasih- sayang, jadi dia mencari pelampiasan di lingkungan sekitar. Karena itu mulailah belajar buat mencintai diri sendiri bahwa kita hanya manusia biasa yang pasti ada kekurangannya, dan tidak selalu bisa menuruti semua keinginan orang lain.
Menolak bukan berarti jahat. Belajarlah buat berkata tidak dan jangan berpikir jika kita tidak bisa membantu orang lain, mereka akan menganggap kita sebagai orang paling jahat. Karena orang lain yang kita tidak bisa bantu pasti akan mengerti jika kita beri penjelasan kenapa tidak bisa membantunya.
***
Tidak usah minta maaf jika tidak perlu. Ada kalanya orang yang people pleaser akan sangat merasa bersalah pada saat tidak bisa membantu orang lain dan buru- buru langsung minta maaf agar orang yang minta bantuan kepada kita tidak merasa kecewa dan tidak mengucilkan kita. Padahal kata maaf jangan selalu kita ucapkan; jika tidak bisa membantu orang lain karena bukan kita yang salah jika tidak bisa membantu orang lain
Tidak usah terlalu dipikirkan. Jika kita tidak bisa membantu orang lain tidak usah jadi beban yang akan kita pikirkan berlarut- larut sehingga kita yang merasa bersalah dan merasa malu bertemu orang yang tidak bisa kita bantu.
Jadi bisa disimpulkan bahwa orang yang people pleaser bisa membahayakan dirinya sendirinya. Karena pada saat dia membantu orang lain; dia berharap saat dia perlu bantuan orang lain, orang tersebut akan melakukan hal sama terhadap apa yang dia lakukan kepada orang tersebut. Tapi pada saat orang lain bilang tidak bisa membantu; dia akan benar- benar kecewa dengan orang tersebut bahkan bisa sangat membencinya.
Jadi Rahmania, nikmati hidup dengan sebaik-baiknya dan cintai diri sepenuhnya tanpa perlu takut orang lain tidak bisa menerima kita jika tidak bisa membantunya. Karena jika kita mencintai diri kita dengan baik maka orang di sekitar kita akan menyayangi kita dengan tulus.
Ibu rumah tangga
