f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
pahlawan sejati

Ibu, Pahlawan Sejati !

Hari kemerdekaan selalu diidentikan dengan Pahlawan. Pahlawan atau Phala-wan, dari bahasa Sansekerta. Orang yang berjuang menunjukan sesuatu yang membanggakan dari dirinya untuk agama, bangsa dan negara. Sebagaimana kita ketahui bahwa banyak sekali pahlawan kemerdekaan yang turut berkontribusi terhadap kemerdekaan Republik Indonesia. Baik laki-laki maupun perempuan, tentu pahlawan kemerdekaan tersebut memiliki peranan masing-masing di dalamnya.

Pahlawan bukan hanya tentang bagaimana seseorang harus berlari maju ke medan perang. Banyak juga peran penting pahlawan yang tidak berhadapan dengan peperangan secara langsung. Mereka dapat berperang melalui ide, gagasan maupun pikiran. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa banyak juga ‘pahlawan-pahlawan’ yang telah berjuang dibalik kemerdekaan.

Salah satu dari banyak perempuan yang berkontribusi dalam revolusi kemerdekaan adalah Ibu Fatmawati yang bernama asli Fatimah. Beliau tak hanya sekedar membuatkan Bendera Sang Saka Merah Putih pada tahun 1945 yang saat ini benderanya disematkan di Istana Merdeka. Tapi telah juga berjuang sepenuh hatinya untuk tetap menjadi seorang istri, mendampingi kepala negara yang di mana negara yang dipimpin imamnya ini masih tertatih untuk berjuang memperjuangkan kemerdekaannya. Ini jelas bukan hal mudah yang dihadapinya.

Dalam konteks saat ini, pahlawan bisa dilekatkan atau diasosiasi dengan para guru, pejuang kemanusiaan, pejuang perlindungan terhadap perempuan dan anak juga pejuang pembela kebenaran, bahkan pejuang dalam keluarga. Termasuk juga para ibu rumah tangga yang rela senantiasa membesarkan anak-anak bangsa calon pemimpin hebat kelak.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa masa depan sebuah bangsa, jelas tergantung pada para ibu yang senantiasa mencurahkan jiwa raganya tanpa rasa lelah dan tanpa pamrih dari siapapun untuk tetap berada di rumah 24/7 hari dalam seminggu dan mencurahkan tenaganya sepenuh hati, pikiran dan cinta kasih tulusnya kepada sang buah hati. Dengan segala keterbatasan yang ia miliki. Seorang ibu akan tetap terus berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anak calon pemimpin bangsa dan untuk pasangannya yang telah juga berjuang diluar demi menafkahi keluarga tercintanya.

Baca Juga  Puasai Harapan

Saya lupa pernah membaca kisah pada zaman Rasullulah ini di mana, pada inti cerita tersebut adalah; “Seorang ibu rela membagi sebuah kurma menjadi dua belah bagian yang dimilikinya dan memberikan kepada kedua anaknya yang kelaparan dan berharap kedua anaknya akan bahagia juga merasa sedikit kenyang karena mendapatkan potongan kurma meski ia tidak mendapatkan secuil-pun potongan kurma tersebut, padahal seorang ibu inipun juga merasa sangat lapar.” Sungguh mulia sekali pengorbanan kecil ibu dalam kisah ini.

Seorang ibu memiliki arti mendalam bahwa beliau adalah seorang perempuan yang hebat. Pahlawan tanpa tanda jasa, pahlawan sesungguhnya yang akan tetap sejati menjadi seorang pahlawan dimata anak-anaknya. Karena seorang ibu akan selalu menjadi panutan bagi anak-anaknya. Saat ini mungkin saja anak-anaknya sedang “memantau” untuk dijadikannya sebagai panutan dan tolak ukur standar oleh mereka tentang bagaimana menjadi manusia dan orang tua yang baik pada saat nanti mereka sudah beranjak dewasa.

Setiap manusia adalah pahlawan. Bagi dirinya sendiri, bagi keluarga dan lingkungan. Pahlawan dalam konteks kehidupan sehari-hari bisa berjuang dalam bentuk apapun. Seperti seorang bapak yang dapat berjuang menghidupi keluarganya. Seorang kakak yang berjuang mencukupi kebutuhan adik-adiknya di kala kedua orang tuanya tidak mampu lagi memberikan nafkah karena telah tua renta atau telah tiada, juga seorang ibu rumah tangga sebagai pemegang masa depan anak bangsa. Semua jenis pekerjaan yang ada di dunia ini adalah bentuk perjuangan seorang pahlawan sejati.

Semoga kelak, perempuan-perempuan yang telah membaca artikel ini akan merasakan sebagai pahlawan sejati di mata anak-anak dan juga keluarganya. Apakah anda sudah siap menerima estafet predikat pahlawan sejati di mata sang buah hati dan orang terkasih?

Bagikan
Post a Comment