f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
desa preneur

Generasi Muda dan Terobosan Baru Desa Preneur

Bicara tentang generasi khususnya generasi muda tidak selesai pada satu titik. Sejauh ini, apa hal yang membuat ide mereka tidak menarik dan tidak berkesan? Isu strategis apa yang mereka usung berkaitan dengan perubahan dinamika sosial di masyarakat generasi? Saat ini generasi muda sedang gencar membawa isu perubahan iklim sosial masyarakat. Apakah pemulihan ekonomi di masyarakat  mampu membangitkan generasi muda dalam membangun terobosan baru di pedesaan?

Berawal dari realitas yang ada di pedesaan sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Generasi muda menjadi sorotan hangat dalam menentukan proses kesiapan perubahan di masyarakat. Bagaimana besarnya harapan masyarakat dari generasi pendahulu terhadap generasi muda menjadi dambaan dalam membangun kebersamaan. Bonus demografi menunjukan bahwa generasi muda sangat potensial dan produktif dalam mewujudkan cita-citanya melalui karya nyata.

Menumbuhkan Kewirausahaan Melalui Unit-Unit Usaha

Bicara tentang realitas masyarakat di pedesaan tidak terlepas bagaimana membangun ketahanan pangan yang menjadi fondasi awal sebelum membangun terobosan baru lainnya yakni desa preneur. Desa preneur merupakan perwujudan desa yang mampu menumbuhkembangkan kewirausahaan melalui unit-unit usaha yang digerakkan dan dilakukan oleh warga masyarakat secara terpadu dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan salah satunya oleh generasi muda melalui aktrivitas wirausaha muda yang digerakkan di pedesaan.

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia berdasarkan data BPS tahun 2020 meningkat. Penduduk mencapai 270,27 juta jiwa, hal ini berdampak pada penyediaan bahan pangan di Indonesia. Teori Malthus menyatakan bahwa peningkatan produksi pangan mengikuti deret hitung dan pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur. Sehingga laju pertumbuhan yang tidak terkendali pada masa depan akan menjadi ancaman kekurangan pangan. Persaingan antara pertumbuhan penduduk dan produksi pangan telah menjadi isu yang perlu secepat mungkin penanganannya karena menentukan keberlangsungan hidup.

Baca Juga  Dibilang Jomblo? Santai aja Bestie!

Salah satu agenda yang menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan persediaan bahan pangan yakni pelaksanaan program ketahanan pangan masyarakat. Generasi muda memiliki andil besar dan peran strategis dalam tata kelola ketahanan pangan. Berikut ini hasil survei di beberapa tahun terakhir serta upaya menyikapinya terkait ketahanan pangan masyarakat dan terobosan baru hadirnya desa preneur.

Pertama, Realitas pembangunan pertanian belum berdampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Sebagian besar petani adalah petani yang berpendapatan masih tergolong sedikit. Data BPS tahun 2011 menyebutkan total penduduk miskin sebanyak 29,89 juta jiwa (12,36 persen), sebanyak 19,93 juta jiwa berada di perdesaan dan 13,5 juta ini adalah petani. Dengan masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian, pendidikan yang perlu dikuatkan, besarnya jumlah tanggungan keluarga, tanah yang tidak produktif dan kecilnya kepemilikan lahan.

Kondisi kemiskinan ini menyebabkan petani di Indonesia  menghadapi masalah  ketidaktahanan pangan (FAO, 2008). Seiring berjalannya waktu proses penguatan terhadap profesi petani dalam menghadapi ketahanan pangan ini mendapat respon positif  dari pemerintah. Sebagaimana pernyataan Presiden Joko Widodo pada 6 Agustus 2021 memberikan semacam dorongan kepada orang-orang yang bekerja di sektor pertanian. Presiden menyampaikan bahwa petani harus menjadi profesi yang menjanjikan, profesi yang menyejahterakan, dan mendorong generasi muda semakin berminat terhadap profesi ini.

Generasi muda menjadi aset penting sebagai agen perubahan sekaligus agen pembangunan untuk ketahanan pangan. Sebagaimana data BPS menyebutkan bahwa sepertiga jumlahnya dari 270,27 juta jiwa adalah generasi muda yang masuk dalam angkatan kerja produktif.

Gerakan program ketahanan pangan masyarakat akan semakin bergerak dengan kontribusi generasi muda. Artinya, menggerakkan wirausaha muda melalui potensi desa dengan mengedepankan ciri khas desanya masing-masing menjadi program bersama, akan sangat membantu bagi petani lokal yang membutuhkan pendampingan.

Baca Juga  Luruskan Niat, Mengembalikan Fokus pada Tujuan

Kedua, generasi muda dapat mengupayakan ketahanan pangan masyarakat dengan membuka akses bagi petani. Akses itu berupa dukungan terhadap informasi dan inovasi, modal dan pengembangan pasar atau jejaring serta sarana prasarana penunjang lainnya. Upaya lain adalah perbaikan kualitas penyelenggaraan program ketahanan pangan masyarakat dan peran pendampingan dalam peningkatan keterampilan petani. Perlu juga menggali kearifan lokal melalui pemanfaatan sumber daya alam yang mendukung tata kelola sektor pertanian. Selain itu aktivitas wirausaha muda juga membantu terwujudnya desa preneur

Pembangunan pertanian yang terfokus pada sawah irigasi telah mengurangi pengembangan lahan kering dan produktivitas petani dalam menghasilkan tanaman pangan sehingga upaya perhatian terhadap keduanya perlu seimbang. Di sejumlah daerah misalnya ketidakmampuan petani menghasilkan tanaman pangan menyebabkan harga pangan menjadi mahal. Hal ini terjadi karena ketergantungan terhadap pasokan produk pangan dari daerah lain.

Ketiga, adanya program pemberdayaan profesi petani dinilai belum berhasil. Hasil survei di lokasi, ada sejumlah faktor yang menghambat pemberdayaan profesi petani. Penghambat itu di antaranya partisipasi program yang rendah, program tidak tepat sasaran karena informasi tidak akurat, intervensi pihak luar menyebabkan petani tidak terlibat dalam pengambilan keputusan, penerapan teknologi belum sesuai kebutuhan petani, informasi dan inovasi yang belum tersampaikan dan terealisasi dengan baik.

Untuk membuat langkah terobosan baru baik ketahanan pangan masyarakat maupun desa preneur butuh peran strategis dari generasi muda. Mereka bisa menjadi penggerak dengan menyusun langkah strategis melalui program I-Created I yakni inovasi ,kreativitas dan kemandirian. Selain itu kegiatan desa preneur dari pendampingan wirausaha muda, juga diarahkan untuk menumbuhkan kelompok usaha yang belum ada sebelumnya di desa yang potensial , penguatan kelembagaan membutuhkan sinergisitas dari sejumlah pihak, penguatan literasi manajemen tata kelola keuangan, pengembangan jejaring, pemasaran dan aspek transformasi digital yang baik.

Baca Juga  Dakwah Satu Ayat

Terlepas dari rberbagai terobosan yang digerakan oleh generasi muda, Desa preneur mampu menunjukan kekhasannya, karakter yang terus melekat seperti kebersamaan / kekeluargaaan, gotongroyong, sehingga tidak kehilangan pciri khas yang dimiliki. Harapannya upaya berkelanjutan dan terorganisir secara aktif sehingga ketercapaian pemulihan ekonomi dapat terealisasi dengan baik dan ini dimulai dari pedesaan.

Bagikan
Post a Comment