Teruntuk Anakku Sayang
Anakku Kaulah hadiah istimewa Kau mengukir tiap bait dengan cinta Kau siramkan warna warni kenangan Yang akan selalu tersimpan
Anakku Ingatlah selalu wejangan ibumu Bahwa hidup akan terus berkelana Meski engkau menangis atau tertawa Hidup tak akan berhenti walau sedetik Meski engkau lelah dan sesak Meski engkau tak menginginkannya Meski engkau ingin berlari darinya Tapi ingatlah selalu Bahwa ibumu selalu menjadi rumah bagimu Yang tak bosan mendengar keluh kesahmu Yang akan menikmati ceritamu Doa ibu untukmu Bahagia selalu menyertaimu Bahagia jiwa dan raga Bahagia yang tak akan pernah sirna

Lutfiyah Alindah adalah dosen dan peneliti di bidang bahasa, sastra, dan kajian Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya. Ia menempuh pendidikan sarjana pada bidang Bahasa dan Sastra Arab, kemudian melanjutkan studi magister di bidang Linguistik Terapan dan Ilmu Sastra di perguruan tinggi nasional. Aktivitas akademiknya berfokus pada kajian manuskrip Arab-Melayu, sastra Arab, linguistik, moderasi beragama, dan wacana budaya, yang terefleksi dalam berbagai publikasi jurnal nasional dan internasional serta prosiding konferensi ilmiah. Ia juga aktif dalam forum ilmiah internasional sebagai peneliti dan presenter, antara lain peneliti di National University of Singapore di Asian Research Institute (ARI), presenter Chulalongkorn University Thailand, Universiti Kebangsaan Malaysia, serta berbagai konferensi internasional di Indonesia.
