f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
puasa

8 Persiapan Sebelum Puasa Ramadan

Sesuai maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor : 01/MLM/I.0/E/2022 tanggal 12 Februari 2022 bahwa 1 Ramadhan tahun 1443 Hijriah akan jatuh pada hari Sabtu pon tanggal 2 April 2022. Tentu saja ini menjadi hal yang istimewa karena bukan umur yang semakin tua tapi kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menghampiri kita lagi.

Selagi kita masih mendapat umur dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebaiknya kita saling mengingatkan kepada saudara muslim kita bahwa bulan Ramadhan akan segera tiba. Agar bisa mempersiapkan diri sebelum bulan ramadhan datang. Hal yang paling terlupa adalah para muslimah yang biasanya kalau sedang datang bulan, mereka tidak menjalankan puasa Ramadhan.

Selanjutnya adalah sebelum atau sesudah bulan Ramadhan biasanya banyak iklan diskon yang bermunculan. Hal itu mengakibatkan munculnya sifat boros atau hedonis dalam masyarakat. Sehingga ibadah yang harusnya kita kerjakan tidak bisa khusyuk dan fokus. Fenomena sosial tersebut selalu terulang setiap tahun.

***

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa bulan Ramadhan adalah pemimpin dari sebelas bulan yang lain. Dalam Al – Qur’an di Surat Al-Baqorah ayat 183 yang berbunyi ‘Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas dirimu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa’. Oleh karenanya sebelum kita memasuki bulan Ramadhan, ada baiknya kita melakukan persiapan secara matang agar siap menjemput kemuliannya. Apa saja hal yang perlu kita siapkan? Berikut detailnya:

Mengulang kembali ilmu terkait bulan Ramadhan. Seperti yang berkaitan dengan puasa, sholat teraweh, zakat, sholat Idul fitri, serta pengalaman bulan Ramadhan tahun lalu. Mungkin selama ini kita dalam menjalankan ibadah puasa hanya sekadar menjalankan saja, tanpa tahu hal-hal apa saja yang bisa membatalkan puasa. Hal-hal yang membuat ibadah puasa kita berkurang pahalanya, misalnya ngomongin tetangga. Membicarakan hal yang tidak baik tentang hal yang tidak ketahui. Karena ketidaktahuan yang kita miliki dengan cara membuka channel youtube yang berisi kajian atau informasi yang berkaitan dengan puasa yang bisa diakses sehingga ilmu kita bisa bertambah.

Baca Juga  Cinta itu Eksistensial, Tidak Gampang Diraih Secara Sembarangan

Mengucapkan tahniah (ucapan selamat) kepada saudara seiman. Ucapan “selamat atas kehadiran bulan Ramadhan” merupakan ucapan yang sudah umum di masyarakat kita. Banyak sekali ucapan yang mengandung doa serta kebaikan bagi kita maupun orang lain. Tahniah merupakan ajaran yang langsung diajarkan oleh Rasulullaah SAW dalam riwayat haditsnya. Perbanyaklah ucapan selamat yang positif seperti, “Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan, tiada kemenangan tanpa zikrullah. Tiada amal tanpa keikhlasan. Tiada ampun tanpa maaf dari sesama kita”. Atau kita bisa membuat kata-kata lainnya sesuai keinginan kita. Dan juga untuk syiar Ramadhan, kita bisa mengucapkan tahniah melalui seperti Whatsapp apabila ada kendala jarak dan waktu. Karena menyambut bulan bulan Ramadhan dengan suka cita hukumnya sunnah .

***

Memperbanyak doa dan puasa pada bulan Sya’ban. Berdoalah untuk kedua orang tua (baik yang hidup ataupun tiada), keluarga, dan seluruh umat muslim guna memperolah barokah dan ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebelum puasa Ramadhan tiba, perbanyaklah puasa sunnah di bulan Rajab. Hal ini sebagi latihan kita agar muncul kebiasaan baik dalam puasa.

Menumbuhkan semangat dalam diri kita dalam satu bentuk latihan dengan baik. Hal yang utama adalah latihan sahur. Latihanlah mulai sekarang dan niatkan juga untuk sholat tahajud. Sahur itu juga langkah awal kita untuk mengisi energi tubuh kita seperti makan dan minum sebelum berpuasa. Ketika sahur, janganlah makan berlebihan agar kita tidak ngantuk dan langsung melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid. Karena dalam sahur terdapat suatu keberkahan.

Mempersiapkan diri dalam menjalankan puasa Ramadhan dengan lisan dan akhlak yang baik dengan bersungguh – sungguh serta menjalankannya dengan ikhlas semata – mata karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hindarilah keseringan bukber (buka bersama) agar kita dapat menjalankan sholat terawih di masjid dan juga menghindari dari sifat rasa malas. Agar ibadah kita semakin meningkat dan matang guna memperoleh malam lailatul qodar. Yang mana malam itu bisa kita dapatkan 10 malam akhir di bulan Ramadhan. Karena ibadah di malam lailatul qodar, Allah SWT melipat gandakan pahalanya.

Baca Juga  Prestisius 10 Hari Pertama Zulhijah

***

Wajib meninggalkan kebiasaan yang sia – sia selama bulan Ramadhan. Seperti bermain game, nonton Youtube/tv yang tidak berfaedah, lihat sosial media yang berlebihan, ghibah, berbelanja yang berlebihan, tidak bermain petasan dan perbuatan yang tidak mendatangkan kebaikan sama sekali. Karena perbuatan tersebut bertentangan dengan hikmah Puasa.

Sambutlah bulan Ramadhan dengan harapan dan tekad yang kuat dengan meningkatkan ibadah. Hal ini diperlukan untuk melatih diri dan mensucikan jiwa. Hal yang pertama bisa kita mulai dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah sejak bulan Rajab dan Sya’ban. Seperti memperbanyak sholat Dhuha, sholat Tahajud, puasa sunnah, shodaqoh/infak dan memperbanyak baca Al-Qur’an seperti one day one juz atau bisa juga membagi dengan 5 waktu setelah selesai sholat wajib. Misalnya setelah sholat subuh dua halaman lalu setelah sholat duhur tiga halaman dan seterusnya. Sedikit – sedikit menjadi kebiasaan;

Apabila masih ada hutang puasa Ramadhan tahun lalu yang belum dibayar baik laki-laki maupun perempuan, maka segeralah untuk menjalankan puasanya. Karena puasa Ramadhan wajib dan langsung bertanggung jawab kepada  Allah Subhanahu wa Ta’ala. Agar hutang puasanya tidak semakin menumpuk.

***

Semoga bulan puasa ramadhan tahun ini kita dapat diberikan kesehatan, taufik, hidayah, dan kelapangan hati, agar Allah Subhanahu wa Ta’ala dapat menerima ibadah kita. Dan harapan di bulan ramadhan tahun ini semoga kita dapat menghindarkan kita dari siksa api neraka dan mengobati hati kita apabila masih kotor. Dan semoga wabah penyakit Covid – 19 di Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa segera berakhir agar masyarakat bisa beraktivitas normal. Amin.

Bagikan
Post a Comment