Seni bagi Wirausaha Muda
Menjadi bahasan menarik, pabila yang muda belajar keluar dari zona nyaman diusianya dengan memulai sesuatu dan hal baru dari titik nol. Benar begitu? Tidak sedikit ditemui kejutan-kejutan wirausaha muda yang bergeliat dalam usaha yang dimulai dari titik nol. Inilah menempa mereka menjadi sosok yang sukses. Namun perjuangan from zero to hero tidak serta merta tercipta dari hadirnya wirausaha muda. Maka mari kita kulik seni bagi wirausaha muda!
Seperti yang kita tau kehadiran mereka tidaklah instan. Mereka yang mengambil keputusan di saat kenyamanan dirasakan namun tetap kuat untuk mengambil peran dengan segala resiko. Tentunya berbanding lurus dengan konsekuensi yang akan dijalani.
Selamat Datang Wirausaha Muda!
Hai wirausaha muda,,selamat datang dalam ruang pembelajaran sepanjang hayat. Wirausaha muda terlahir sebagai pemenang dimana setiap kegagalan yang mampu menghempaskan dilaluinya dengan tetap istiqomah dalam semangat yang menggelora. Melihat realitas dalam setiap tahun dimana diperoleh data berdasar informasi Presiden Republik Indonesia, terdapat sejumlah 2.9 juta anak muda masuk pasar tenaga kerja dimana kesiapan belum sepenuhnya tersedia. Belum lagi ditengah kondisi pandemi saat ini ada sekitar 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja yang terdampak. Lantas apa masih berpangku tangan?
Tidak hanya itu sejumlah 87% dari total penduduk Indonesia (BPS per 2020 ada sekitar 250-an juta jiwa) memiliki tingkat pendidikan setara SMU kebawah. Artinya masih ada tugas bersama bagi wirausaha muda untuk menggandeng sejumlah pihak yang membutuhkan dalam ragam kreasi, edukasi dan aksi nyata dari anak negeri. Memulai akan jauh lebih baik dibandingkan terus menunggu untuk melakukan perubahan. Dan sebagai penyampai pesan yang handal wirausaha muda mampu berperan. Peran itu mengemas issue strategis menjadi asset yang menguatkan dan bukan sebalikya.
Mulai dari Nol
Seni bagi wirausaha muda dimulai dari memulai meski itu berawal dari titik nol. Kisah inspiratif banyak kita jumpai dari pemilik Waralaba KFC misalnya, Harlan Sanders , seorang veteran yang bercita-cita menjadi wirausaha sejak muda. Kisah dan geliat rintisannya sangat menggelorakan. Begitupun hadirnya Rosulullah SAW dimana beliau sosok yang memiliki prinsip bisnis yang kuat yang mengajarkan dengan akhlak kejujuran dalam berbisnis.
Kejujuran menjadi asset utama dan fondasi dalam meraih kepercayaan. Bagi wirausaha muda memulai usaha dengan membangun kejujuran dalam berbisnis sangat tepat menjadi satu pijakan. Sebab keputusan untuk berani memulai usaha akan menggelitikan wirausaha muda dalam melakukan kreativitas yang disukai. Sehingga dengan suka rela atau tanpa paksaan akan menjalankan bisnisnya seperti ‘ bermain’. Bermain disini mengandung arti bahwa menikmati usaha dan karyanya dengan kesukaan.
Sosok Inspiratif
Contohnya sosok Bil Gates, terkenal sebagai orang terkaya dengan keberhasilannya menemukan Microsoft menghantarkannya menjadi sosok produktif . Maupun sosok Mark Zuckerberg dengan kreasinya berupa Facebook. Menurut satu sumber kreasi Mark tersebut digunakan oleh hampir sepertiga orang di dunia yang semuanya hadir karena mereka mampu mencipta sebuah peluang dari apa yang mereka sukai.
Contoh inspiratif lainnya adalah Muhammad Ali. Ia yang dikenal dengan pedoman bisnisnya The Man who has no imaginations has no wings artinya orang yang tidak memiliki imajinasi maka tidak memiliki sayap dalam mengepakkan cita-citanya. Itu jadi contoh, bagaimana sesuatu yang mendorong dalam aktivitas kebaikan akan menghantarkan pada kebaikan pula.
Berhenti Berpuas Diri
Berikutnya seni bagi wirausaha muda dimana hal yang mampu meninabobokan wirausaha muda adalah saat cepat berpuas diri terhadap capaian awal yang diraih. Kondisi ini mungkin hanya sejenak dirasakan. Namun kalau sampai membuat wirausaha muda tertidur dan merasakan kenyamanan pada tahap awal yang baru dirintis bukan tidak mungkin menjadi hal yang justru secara tidak sadar akan menghancurkan masa depan rintisan usahanya.
Meyakini dalam usaha bisnis persaingan yang sehat menjadi pijakan yang harus digelorakan secara fair, positif dan membangun. Maka stop untuk berpuas diri jadilah wirausaha muda yang ungkapkan kepuasan atas capaian dengan senantiasa bersyukur belajar dan terus belajar lagi.
Akhir dari narasi tentang seni bagi wirausaha muda ini adalah bagaimana mencipta wirausaha muda yang handal dibidangnya yang memiliki kompetensi kuat serta bermental sukses yang mampu merubah kehidupannya menjadi lebih baik lagi. Dengan bekerja keras, pantang menyerah dan konsisten. Lalu, melakukan apa yang bisa dikerjakan sehingga memetik buah kesuksesan dari perjuangannya ini untuk bisa dibagikan dan bermanfaat.
Saatnya Usaha
Seorang motivator dunia bernama Alan Kay mengatakan The best way to predict the future is to create it artinya cara yang paling baik mengetahui kesuksesan seseorang adalah dengan menciptakan kesuksesan itu sendiri. Semangat berproses wirausaha muda! Mari ciptakan kesuksesan usaha dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Semoga.

Penulis adalah Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Mahasiswa Program Doktoral Universitas Airlangga Surabaya
