f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
hiburan

Tontonan Jadi Tuntunan: Menggali Hikmah di Balik Hiburan

Hiburan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Dalam era modern ini, kita memiliki akses tak terbatas ke berbagai macam tontonan seperti film, acara televisi, dan konten digital lainnya melalui layar smartphone kita. Namun, sering kali kita terjebak dalam hiburan yang sekadar menghibur tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap nilai-nilai dan ajaran agama. Namun, adakah manfaat yang lebih dalam yang dapat kita ambil dari tontonan ini? Dapatkah hiburan menjadi tuntunan bagi kita dalam menjalani kehidupan yang lebih baik?

Sebagai seorang Muslim, kita memiliki pedoman hidup yang jelas dalam Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad Saw. Kedua sumber ini bukan hanya memberikan petunjuk tentang ibadah dan etika, tetapi juga tentang bagaimana kita harus menjalani kehidupan ini secara menyeluruh, termasuk dalam hal hiburan.

Dalam Al-Quran, Allah Swt. berfirman,

وَقُلْ لِّعِبَادِيْ يَقُوْلُوا الَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ 

” Katakan kepada hamba-hamba-Ku supaya mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (dan benar). ” (Al-Isra’: 53)

Dari ayat ini, kita dapat memahami bahwa sebagai Muslim, kita harus memilih hiburan yang dapat membawa kebaikan, memberi pengaruh positif dan mendorong kita untuk berbicara dengan baik.

Selain itu, terdapat juga hadis Nabi Muhammad Saw. yang memberikan arahan terkait hiburan. Rasulullah bersabda,

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

“Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging. Jika baik, maka baiklah seluruh tubuh. Jika rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadis ini, kita memahami bahwa hati merupakan bagian yang sangat penting dalam diri kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga apa yang kita konsumsi melalui mata dan telinga, termasuk hiburan, karena dapat mempengaruhi keadaan hati kita. Jika apa yang kita dengar dan saksikan buruk maka hati kitalah yang pertama akan menjadi buruk.

Baca Juga  Membangun Cara Pandang Humanis terhadap Penyandang Disabilitas

Dengan pedoman tersebut, kita dapat mengaplikasikan prinsip-prinsip Islam dalam memilih tontonan dan menggali hikmah di baliknya. Pertama, kita harus memilih hiburan yang mempromosikan nilai-nilai Islam, seperti kesabaran, kejujuran, persaudaraan, dan keadilan. Kita dapat mencari tontonan yang menyampaikan pesan moral dan etika yang baik, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kedua, kita juga dapat memperhatikan bagaimana karakter dalam tontonan tersebut menghadapi cobaan dan tantangan dalam hidup. Apakah mereka menghadapinya dengan iman dan keteguhan, ataukah mereka terjebak dalam perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama? Dalam banyak cerita, kita dapat menemukan karakter yang menghadapi ujian hidup dengan keimanan dan akhlak yang baik. Hal ini dapat menjadi teladan bagi kita untuk menjalani kehidupan dengan keberanian dan ketabahan dalam menghadapi cobaan yang kita temui.

Ketiga, kita juga dapat memperhatikan nilai-nilai yang disampaikan melalui konflik dan konsekuensi dari perbuatan dalam tontonan tersebut. Dalam banyak cerita, konflik yang terjadi sering kali merupakan akibat dari perbuatan yang tidak baik atau melanggar prinsip-prinsip agama. Dengan melihat konsekuensi dari perbuatan tersebut, kita dapat memperkuat keyakinan bahwa Allah Swt. menegakkan keadilan dan memberikan balasan sesuai dengan perbuatan kita.

Selain menggali hikmah di balik hiburan, kita juga harus berhati-hati terhadap tontonan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Ada banyak tontonan yang menampilkan konten yang vulgar, kekerasan, atau menyimpang dari ajaran agama. Sebagai Muslim, kita harus menghindari tontonan semacam ini, karena dapat merusak hati dan membawa pengaruh negatif dalam kehidupan kita.

Dalam menghadapi dunia hiburan yang semakin luas dan kompleks, kita perlu mengembangkan kepekaan dan kecerdasan dalam memilih tontonan. Sebagai Muslim, kita tidak boleh mengabaikan ajaran agama hanya untuk kesenangan sementara. Kita harus selalu ingat bahwa hiburan yang kita pilih dapat memberikan pengaruh jangka panjang dalam pembentukan karakter dan akhlak kita.

Baca Juga  Perlukah Alat Ukur Kebahagiaan?

Dalam menggali hikmah di balik hiburan, kita juga dapat mengajak orang lain untuk bersama-sama memilih tontonan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Kita dapat berdiskusi dengan teman dan keluarga tentang pesan moral yang terkandung dalam tontonan yang kita saksikan. Hal ini tidak hanya memperkaya pengalaman kita, tetapi juga dapat menjadi ajang untuk saling mengingatkan dan memperkuat iman kita.

Dalam menghadapi dunia hiburan yang terus berkembang, sebagai Muslim kita harus tetap menjaga integritas dan prinsip-prinsip agama. Dengan memilih hiburan yang sesuai dengan ajaran Islam dan menggali hikmah di baliknya, kita dapat menjadikan tontonan sebagai tuntunan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai akhir, marilah kita senantiasa berpikir kritis dan mengambil yang baik dari hiburan, sehingga kita dapat menjadi generasi Muslim yang kuat, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat sekitar kita.

Bagikan
Post a Comment