f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.

Selebgram dan Obsesi (Kita) Pada Kecantikan

Mengingat Kembali Tayangan Miss Indonesia

Di tahun 2000-an masyarakat Indonesia diperkenalkan dengan Miss Indonesia, sebuah tayangan televisi yang menampilkan sosok perempuan dengan penampilan, intelektual, spiritual dan karakter yang sempurna. Dari penampilannya, kita bisa melihat bahwa peserta Miss Indonesia memiliki wajah bersih dan cerah, tubuh tinggi dan langsing, cara berjalan yang anggun serta tutur katanya sopan dan berwibawa. Soal intelektualitas, spiritualitas dan karakter personal, kita bisa melihatnya sebatas ketika mereka tampil di panggung.

Karakter di atas diciptakan untuk memframing definisi wanita ideal versi Miss Indonesia yang terlihat dari perbedaan karakter tiap tahunnya. Pada tahun 2006 sosok yang ditampilkan adalah C2B2 (Cantik, Cerdas, Berbakat, Berbudi). Di tahun 2007 BE SHE (Beautiful, Smart, Healthy, Eastern Value). Sedangkan tahun 2008 ke atas, aspek penilaian berdasarkan MISS,yaitu Manner, Impressive, Smart, Social.

Karakter tersebut secara tidak langsung mempengaruhi bagaimana penonton membentuk definisi atas dirinya. Dalam hal ini, perempuan dan laki-laki mendapat pengaruh dari tayangan tersebut di mana perempuan ingin menyerupai sosok perempuan ideal sedangkan laki-laki mendambakan sosok perempuan ideal itu untuk menjadi pasangan hidupnya. Keduanya secara tidak langsung memperoleh pengaruh framing media atas definisi perempuan ideal.

Public Figure

Bergeser pada tahun 2015 ke atas di mana media sosial menyatu dalam keseharian masyarakat, baik penggunaan media sosial untuk keperluan formal maupun informal. Dari media sosial, ruang privat dapat bergeser menjadi ruang public. Contohnya saja seorang public figure, untuk mengetahui berita aktual atau gossip seorang public figure tidak lagi hanya dapat diakses melalui channel media tertentu, melainkan siapapun, di manapun, dan kapanpun bisa mengaksesnya melalui akun media sosial.

Public figure di era digital ini dikenal dengan istilah selebgram atau influencer yang ditandai dengan penggunaan media sosial secara aktif sehingga followers/pengikutnya banyak dan dianggap berpengaruh untuk publik.

Dalam konteks kecantikan, saya ambil satu contoh Wardah kosmetik dengan brand ambasadornya yang aktif menggunakan Instagram sebagai salah satu strategi pemasaran. Dalam konteks pemasaran, para selebgram Wardah melakukan promosi produk yang secara langsung berpengaruh dan dikenal oleh masyarakat digital. Sehingga masyarakat digital mengikuti apa saja yang dikonsumsi oleh para ambasador Wardah

Ketika masyarakat digital memfollow akun official Wardah, secara otomatis setiap harinya akan ada pemberitahuan baru atas produk yang dipromosikan. Tidak tanggung-tanggung, wardah juga memberikan informasi melalui katalognya disertai penjelasan menarik dan lengkap. Dari fenomena di atas terlihat bahwa informasi produk kecantikan dan didukung dengan hadirnya selebgram mendapat peluang untuk memikat hati konsumen.

Keinginan Menjadi Cantik

Wahai para konsumen, sejujurnya ada nggak sih keinginan untuk menyerupai wanita seperti halnya Miss Indonesia atau selebgram cantik? Pasti ada rasa-rasa ingin menyerupai mereka atau minimal menjadi sosok yang nyaris sama.

Tanpa disadari, definisi perempuan ideal kita direpresentasikan oleh para selebgram. Masyarakat menjadikan sosok perempuan ideal sebagai parameter diri untuk menjadi cantik. Ketika ingin menyerupai sosok tersebut, pastinya seseorang akan meniru sedikit banyak apa yang dilakukannya, baik dari cara berpakaian, berdandan, belanja bahkan keseluruhan gaya hidup. Secara tidak langsung, alam bawah sadar seseorang menuntun sikapnya agar menjadi sama dengan wanita ideal yang dipertontonkan.

Dari keinginan menjadi sama tersebut, perusahaan yang memproduksi produk-produk kecantikan mengambil alih pola konsumsi masyarakat agar mau membeli produk kecantikan dagangannya.

Seketika itu juga, terciptalah produk dengan merek A sebagai alternatif kulit putih dan cerah dengan  masing-masing tawaran berdasarkan jenis kulit, produk lipstik dengan berbagai warna agar wanita lebih terlihat tidak kusam atau pucat. Perempuan harus selektif agar terhindar dari iritasi atau alergi kulit ketika tidak cocok dalam pemakaian. Berbagai produk kimia hingga herbal diciptakan untuk menjadikan perempuan langsing seperti sosok perempuan ideal yang dikehendaki.

Dewasa ini, banyak perempuan merasa tidak nyaman dengan kondisi fisiknya ketika tidak memakai kosmetik. Ketidaknyamanan tersebut memiliki pengaruh munculnya sikap tidak percaya diri untuk tampil dipublik. Oleh sebab itu, untuk membangun citra positif pada diri, penggunaan kosmetik menjadi solusi guna meningkatkan kepercayaan diri seseorang.

Ketika era 2000an wanita dihadapkan pada pemaknaan tunggal definisi cantik versi Miss Indonesia, di era digital ini, definisi cantik tidak lagi tunggal. Definisi cantik mengalami pergeseran makna menjadi lebih beragam. Masyarakat bisa memilih public figure/selebgram sesuai kondisi fisiknya yang menjadikan dirinya percaya diri.

Representasi Cantik Masa Kini

Bermunculan para selebgram cantik di mana kesehariannya dapat diakses secara publik,  menciptakan ruang bagi masyarakat untuk memilih siapa yang bisa merepresentasikan definisi cantik versinya. Beragam makna definisi cantik itulah membuktikan bahwa pada realitanya baik wajah, tubuh, karakter personal perempuan sangatlah beragam.

Sejenak perlu kita memikirkan ulang, mengamati kembali bahwa seberapun keberagaman yang direpresentasikan oleh media, menjadi beragam pula definisi cantik, yang itu sangat fisik. Masing-masing orang masih menganggap penting tentang ‘cantik’, tetapi selanjutnya, apakah ada yang bilang bahwa “nggak penting perempuan jadi cantik?” kan nggak adaa. Pada akhirnya semuanya tetap memiliki standarisasi cantik.

Bagikan
Comments
  • Tapi anggapan yg terjadi terkait kecantikan, yang menghinggapi perempuan masa kini pada akhirnya memiliki kecenderungan berdasar fisik semata.

    Agustus 3, 2020
    • Benar sekali kak Alfiandar, makna cantik (yang utamanya pada fisik) yang tadinya tunggal menjadi lebih beragam..

      Agustus 3, 2020
    • Anggapan dominan ya kak Alfiandar, di sini ada pergeseran makna cantik (utamanya pada fisik) yang tadinya tunggal menjadi lebih beragam dengan media sosial sebagai mediumnya.

      Agustus 3, 2020
Post a Comment