f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
petani muda

Pinamisator Siswa di Hari Kunjung Perpustakaan

Tepat pada 14 September dalam kelender nasional memiliki momen penting, salah satunya “hari kunjung perpustakaan nasional”. Momen ini seharusnya bisa dimanfaatkan siswa untuk memperingati hari nasional, sebab peringatan seperti ini dapat menjadi kesempatan untuk menarik minat baca para siswa. Bukan rahasia lagi, ‘miskin’ minat baca seakan menjadi pemandangan di lingkungan belajar atau sekolah-sekolah.

Pandangan Siswa Terhadap Perpustakaan

Hari ini, masih banyak siswa yang berpikir bahwa pergi ke perpustakaan hanya menghabiskan waktu saja. Apalagi, di era teknologi ini, tidak banyak masyarakat yang memilih mencari informasi yang dibutuhkan melalui internet atau media digital lainnya, dari pada pergi keperpustakaan yang membutuhkan waktu dan tenaga. Padahal perpustakaan tidak hanya gedung yang berisikan buku-buku saja, tetapi berisikan sumber-sumber informasi yang diperlukan oleh pengguna.

Ada lagi yang beranggapan bahwa orang yang pergi keperpustakaan hanyalah orang-orang yang kutu buku, tetapi banyak juga siswa berkunjung ke perpustakaan untuk mencari informasi, membaca novel, dan mencari referensi-referensi yang dibutuhkan.

Hal lainnya, yang memengaruhi tingkat kunjungan siswa ke perpustakaan adalah pelayanan dan ketersediaan koleksi buku dan kacamata pustakawan yang masih dipandang sebagai orang yang suka marah dan selalu memiliki raut wajah yang tidak enak dipandang.

Solusi bagi Pustakawan

Dengan permasalahan tersebut di atas, seharusnya hal ini perlu dipikirkan bersama, mengingat pentingnya buku bagi ketajaman skill siswa. Yaitu dengan mengidentifikasi kebutuhan siswa hari ini, dorongan dan pendampingan dari guru dan orang tua, serta pelayanan yang ramah terhadap siswa.

Bagi pustakawan, perlu juga untuk memiliki wawasan yang luas, untuk membantu pengunjung menemukan buku yang diminatinya, bagi seluruh pihak manajerial di perpustakaan juga harus memiliki hubungan yang baik dengan lingkungan masyarakat. Misalnya dengan perpustakaan keliling setiap minggunya, hal ini akan menarik kembali minat siswa dalam membaca sekaligus dapat menambah wawasan siswa. Dengan begitu pandangan siswa akan positif terhadap perpustakaan.

Sedangkan untuk memperbaiki citra perpustakaan di pandangan siswa maka kepala perpustakaan haruslah bekerjasama dengan pustakawan-pustakawan untuk mengambil hati siswa. Contohnya pustakawan harus turun langsung ke masyarakat dan melakukan interaksi ke masyarakat; seperti mempromosikan buku-buku yang dibutuhkan siswa dan masyarakat.

Pentingnya Membangun Minat Baca di Usia Dini

Budaya membaca seharusnya bisa ditanamkan se dini mungkin, karena kita ketahui bersama bahwa buku merupakan alat untuk mengasah dan menyerap banyak ilmu pengetahuan, antusias membaca itu sangat mempengaruhi kehidupan individu dan bangsa pada masa yang akan datang.

Disinilah peran penting dari perpustakaan. Sebagaimana dijelaskan dalam UU Nomor 43 tahun 2007 mengenai fungsi dan peran perpustakaan, maka keberadaan perpustakaan sebenarnya bisa menjadi sarana yang baik dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

Perhatian Lebih dari Pemerintah

Pemerintah dalam hal meningkatkan budaya baca siswa, harusnya lebih aktif untuk mengampanyekan pentingnya membaca.  Caranya yaitu dengan memperbanyak perpustakaan yang bukan hanya di lingkungan sekolah saja, tetapi juga di lingkungan masyarakat.

Instansi pendidikan untuk meningkatkan peran perpustakaan di dalam setiap sekolah, setidaknya-tidaknya membuat agenda rutin kunjungan perpustakaan per pekan. Adapun pola lainnya yaitu dengan membuat kegiatan yang berorientasi pada peningkatan minat baca. Seperti pentas sastra, lomba mengarang, dan lain sebagainya.

Mencerdaskan kehidupan merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menanamkan semangat dan minat baca di kalangan masyarakat Indonesia. Jadikan momen kunjung perpustakaan ini bukan sekedar hari yang harus kita peringati melainkan untuk mengevaluasi peningkatan minat baca Indonesia dari tahun ke tahun.

Bagikan
Post a Comment