f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
memilih kos

Pertimbangkan 5 Hal Ini Saat Memilih Kos untuk Anak

Sebagai orang tua yang anaknya sudah menyelesaikan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), saya harus mempersiapkan diri untuk berpisah dengan sang anak. Hal tersebut karena anak saya akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, yakni kuliah, di kota lain. Ada rasa sedih dan khawatir karena saya akan berpisah dengan anak dalam jangka waktu yang cukup lama. Tapi selain perasaan yang kurang mengenakkan, ada pula rasa senang dan antusias karena menyadari kalau si anak sudah semakin tumbuh dewasa dan segera menyongsong cita-cita.

Alhamdulillah, rasa khawatir saya bisa sedikit berkurang karena anak saya banyak mendiskusikan dengan saya seputar persiapannya untuk merantau. Salah satunya adalah soal di mana anak saya akan tinggal. Anak saya sebelumnya sudah memperoleh informasi bahwa ada sebuah asrama khusus mahasiswa yang terletak di dalam lingkungan kampusnya. Harganya pun terbilang cukup bersahabat dan setara dengan fasilitas yang ditawarkan. Namun, ternyata posisinya cukup terpencil dari lokasi keramaian kampus sehingga boleh dikata cukup jauh untuk mencapai ke dan dicapai dari mana pun. Setelah berdiskusi kembali, anak saya akhirnya berpikir untuk indekos saja.

Setelah memastikan keputusan untuk indekos, saya dan anak mulai membicarakan bagaimana sebaiknya kriteria indekos yang sesuai agar sang anak nyaman selama tinggal di perantauan. Hal ini kami anggap penting karena menurut kami, kenyamanan anak saat tinggal di perantauan nanti akan turut berperan besar dalam proses anak belajar dan berperforma selama berkuliah. Hasil pembicaraan tersebut, saya tuangkan di sini dalam bentuk poin-poin mengenai lima hal yang patut dipertimbangkan saat akan memilih kos untuk tempat tinggal:

1. Lokasi

Lokasi harus ideal dan strategis. Bagaimana tingkat ideal dan strategis tersebut diukur akan kembali kepada kebutuhan masing-masing dari kita. Untuk memudahkan mengukur tingkat ideal dan strategis tersebut, biasanya ada beberapa kriteria yang cukup umum digunakan. Salah satunya adalah seberapa jauh jarak dari indekos ke kampus.

Baca Juga  Cara Berdamai dengan Diri Sendiri

Jika ingin menghemat ongkos transportasi, tentunya kita akan memilih lokasi yang dekat dari kampus. Namun, bagi yang tidak terlalu mempermasalahkan jarak, mungkin bisa mempertimbangkan untuk memanfaatkan transportasi umum atau memiliki kendaraan pribadi. Terkadang, ada pula orangtua yang belum mempercayakan anaknya membawa kendaraan pribadi. Untuk kasus seperti ini, sebaiknya pilihlah lokasi kos yang dekat dengan kampus agar bisa ditempuh dengan jalan kaki atau lokasi yang dekat dengan jalan lewat kendaraan umum.

Kriteria lain yang dapat digunakan adalah adanya lokasi-lokasi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contohnya seperti warung makan, warung fotokopi, laundry, toko kelontong, dan tempat ibadah. Ada baiknya juga memastikan tempat-tempat ini tidak hanya ada satu ragam. Misal untuk warung makan, ada versi menu murah berupa warung tegal (warteg) dan ada versi menu mahal berupa warung bakmi sebagai variasi agar kita tidak cepat bosan dengan ragam menu yang itu-itu saja. Ada versi cepat dalam penyajiannya berupa warung makan prasmanan yang pas ketika kita perlu bersegera sarapan untuk kemudian pergi ke tempat lain dan ada versi lebih lama dalam penyajiannya semisal kafe yang mungkin dapat menjadi waktu tunggu kita sambil browsing atau mengerjakan tugas.

2. Keamanan dan Lingkungan

Terkadang, faktor keamanan dan lingkungan ini tertinggal untuk dipertimbangkan. Padahal, faktor ini juga salah satu yang perlu diutamakan dalam memilih kos. Misalnya, jika lingkungan kos dikenal aman, tentunya kita akan merasa lebih tenang saat beraktivitas di wilayah kos. Keamanan tersebut dapat didukung dengan adanya security atau warga yang bergantian ronda. Kemudian, keramahan dan kemurah hatian dari warga sekitar kos bisa memberikan lebih banyak lagi rasa tenang dan nyaman sehingga anak bisa lebih konsentrasi saat belajar, lebih tenang saat berkegiatan sehari-hari, dan mobilitas di seputar kos sebagai tempat tinggal ke arah kampus dan sebaliknya bisa selalu berjalan lancar.

Baca Juga  Lima Hal Penting Ketika Mengizinkan Anak-Anak “Mondok” Pada Masa Pandemi
3. Fasilitas

Untuk memudahkan urusan sehari-hari, kita perlu memilih kos dengan fasilitas yang mencukupi. Lagi-lagi seberapa ukuran kecukupan yang dibutuhkan akan kembali ke preferensi masing-masing. Dimulai dari fasilitas umum seperti parkiran kalau memang membawa kendaraan pribadi. Kemudian koneksi Wi-Fi, mesin cuci, dan dapur terutama untuk kos yang penghuninya wanita.

Selain fasilitas umum, fasilitas kamar juga perlu dicermati. Fasilitas apa saja yang dari awal sudah tersedia di kamar. Apakah itu ranjang kasur, meja, kursi, atau kipas angin. Kamar mandi dalam atau luar juga banyak menjadi pertimbangan karena hal ini menyangkut privasi penghuni kamar tersebut. Selanjutnya, fasilitas yang menjadi preferensi juga perlu diperhitungkan. Seumpama di rumah sudah terbiasa dengan menggunakan Air Conditioner (AC), kipas angin, ataupun sang anak memiliki masalah kesehatan kulit dan sensitif dengan hawa panas, tidak jarang orang tua juga berusaha memenuhi fasilitas ini.

4. Harga

Sebagian orang tua ada yang menentukan budget terlebih dahulu karena penting untuk menyesuaikan dengan kemampuan mereka. Namun, ada pula orang tua yang tidak mempermasalahkan harga. Mereka lebih mengutamakan faktor fasilitas, lokasi dan keamanan, atau faktor lainnya walaupun itu berarti harus merogoh kocek lebih dalam.

5. Pemilik kos dan Teman Kos

Keberadaan pemilik kos biasanya dapat menjadi pertimbangan penting juga. Biasanya kos-kosan yang tuannya turut tinggal di wilayah kos atau memiliki penjaga kos akan punya peraturan tersendiri. Karena adanya peraturan tersebut, penghuninya biasanya menjadi lebih teratur, merupakan anak-anak yang baik dan manis, sehingga kita sebagai orang tua merasa lebih tenang dan tenteram melepas anak kita di kos tersebut. Selain berguna untuk membantu menertibkan, menjaga keamanan, maupun mengontrol perilaku anak-anak kos, tuan atau penjaga kos juga bisa kita mintai bantuan saat anak sedang sakit atau saat terdapat kondisi darurat.

Baca Juga  Ibu Pekerja dan Stunting pada Anak

Demikianlah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih kos ataupun saat harus pindah dan memilih kos yang baru. Penentuan skala faktor mana yang lebih penting, semua terpulang kepada masing-masing kemampuan orangtua dan kebutuhan anak. (*)

Bagikan
Post a Comment