f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
kesetaraan gender

Perempuan Juga Bisa

“Kenapa sih perempuan harus disuruh memilih? Bukankah kita bisa untuk mendapatkan keduanya? Pertanyaan itu sejak awal sudah menempatkan posisi di mana perempuan seolah-olah tak berdaya.”

Mungkin di antara kalian sudah pernah mendengar atau membaca qoutes tersebut. Untuk yang sudah pernah membaca, pasti tahu dong siapa yang mengucapkan kalimat tersebut? Yang mana di zaman sekarang, kalimat tersebut sering dijadikan quotes oleh perempuan-perempuan hebat loh. Yaps betul, kalimat tersebut diucapkan oleh Najwa Shibab atau sering disapa dengan sebutan Mbak Nana.

Mbak Nana merupakan perempuan berusia 44 tahun tepat 16 September nanti. Mbka Nana dapat digambarkan sebagai salah satu bukti di mana perempuan juga memiliki kesempatan untuk dapat menyuarakan isi dari pikirannya. Seperti yang kita ketahui, Mbak Nana sering kali mengkritisi isu-isu yang sedang berkembang di Indonesia melalui acara ‘Mata Najwa’.

Tidak jarang, banyak orang-orang terlebih perempuan sangat mengidolakan Mbak Nana, serta menjadikannya tokoh inspirasi karena kepiawaiannya dalam menyuarakan sesuatu. Contohnya terkait kutipan di atas, di mana Mbak Nana menerima sebuah persoalan tentang ‘menentukan pekerjaan atau sebagai ibu rumah tangga?’

Melalui jawabannya, Mbak Nana mampu mengubah pikiran dan menyadarkan banyak orang, khususnya perempuan, yang sering kali berhadapan dengan sebuah pilihan. Seperti kenapa perempuan diminta untuk selalu memilih saat perempuan juga bisa melakukan semua hal yang terdapat dalam pilihannya tersebut?

Bukankah perempuan juga dapat bekerja seperti halnya laki-laki? Bukankah laki-laki juga dapat membereskan rumah dengan rapih seperti halnya perempuan? Lalu mengapa banyak orang yang belum memahami situasi tersebut serta masih banyak orang yang meng kotak-kotakan pekerjaan/aktifitas menurut gender.

 Sehingga banyak perempuan-perempuan yang menjadikan Mba Nana sebagai salah satu tokoh inspirasi perempuan dalam hal menyuarakan mengenai adanya kesetaraan gender melalui jawaban tersebut.

Baca Juga  Mengenal Istilah High Value Woman
Kesetaraan Gender

Apakah kalian sudah tahu apa itu kesetaraan gender? Buat yang sudah mengetahui kesetaraan gender kalian keren, eits yang belum mengetahui dan memahami bukan berarti tidak keren loh.

Kesetaraan gender ialah kesamaan kondisi untuk laki-laki maupun perempuan di mana sama-sama mendapatkan kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia, agar dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan/aktifitas. Bagaimana caranya mengukur bahwa kita sudah memahami dan membantu dalam mewujudkan kesetaraan gender? Ialah ditandai dengan tidak adanya diskriminasi antara laki-laki maupun perempuan.

Jika disebutkan bahwa kesetaraan gender ialah sebagaimana yang dijelaskan di atas, lalu pernah tidak kalian perempuan-perempuan mendapat omongan buruk dari tetangga maupun orang sekitar mengenai kegiatan yang kalian lakukan, karena mereka berfikir kegiatan itu tidak cocok dilakukan oleh perempuan?

Contohnya untuk perempuan yang mengikuti olahraga pencak silat atau bela diri, lalu mendapat lirikan atau pandangan aneh dari orang sekitar maupun perkataan yang menyakitkan seperti; “perempuan kok ikut olahraga bela diri sih, mau jadi preman atau jadi jagoan, seharusnya ikut kegiatan yang menggambarkan perempuan.”

Atau untuk perempuan yang suka main ke alam, ikut kegiatan mapala lalu ada tanggapan “perempuan kok liar banget sih mainnya ke alam, main sama banyak cowok, perempuan seharusnya tuh diem aja di rumah”.

Tidak jarang juga bagi perempuan yang mengeyam pendidikan tinggi pasti ada omongan dari orang lain seperti “Perempuan sekolah tinggi-tinggi tidak takut nanti tidak ada laki-laki yang mendekati?”

Pertanyaan ini juga tidak luput untuk perempuan-perempuan karir; “Perempuan kok ikutan kerja juga, bukankah seharusnya di rumah untuk mengurus rumah dan mengurus keluarga?”

Atau mungkin ada lagi perkataan-perkataan tidak enak lainnya? So, pasti tidak jarang ada 1-2 orang yang berbicara tidak enak mengenai kegiatan yang dilakukan bukan?

Baca Juga  Polemik Formalisasi Hukum Islam Secara Ius Konstitutum di Indonesia
Perempuan Hebat

Untuk kalian perempuan-perempuan hebat, bagaimana keadaannya setelah mendapat perkataan seperti itu? Semoga selalu sehat untuk membuktikan bahwa yang diomongin mereka salah yaaa. Atau mungkin di antara kalian sempat ada yang berpikir seperti contoh di atas? Semoga tidak ada ya.

Padahal, tidak sedikit juga laki-laki serta masyarakat yang sudah mengetahui dan memahami kesataraan gender loh, tidak jarang juga mereka mendukung perempuan dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang lain dari yang biasa dilakukan perempuan kebanyakan.

Kesenangan, kebahagian, minat dan hobi orang-orang pasti berbeda-beda, sama juga seperti kegiatan yang dilakukan oleh perempuan-perempuan yang terkadang mendapat pandangan aneh dari orang sekitar mengenai kegiatan yang dilakukannya.

Ada yang minat dan hobi nya main-main ke alam dengan bergabung dengan komunitas mapala, yang menyukai segala jenis tantangan atau minat dalam bela diri. Lalu jika dibilang liar, apakah iya? Tentunya tidak, bukan? Dengan ia melakukan perjalanan di alam bahkan tidak jarang malah mendapatkan suatu pengalaman berharga yang tidak semua orang dapat rasakan.

Ada perempuan yang merasa senang jika belajar ataupun bekerja, tidak jarang banyak orang yang merasa seperti itu. Lalu apakah mereka malah susah untuk mendapatkan pasangan hidup? Oh, bisa dibilang tidak juga, kenapa? Bukankah banyak laki-laki yang mencari perempuan berpendidikan tinggi yang mana menjadi partner yang cocok dalam suatu pembahasan diskusi.

Dengan itu, banyak laki-laki yang semakin berusaha untuk memantaskan dirinya, bukan? Untuk hal memasak dan urusan bebersih rumah, bukankah baik perempuan ataupun laki-laki dapat mengerjakannya? So, itu bukan permasalahan besar di zaman sekarang.

*

Untuk kamu Rahmania , perempuan hebat yang terkadang mendapat omongan negatif mengenai kegiatan yang dilakukan, selagi menurutmu itu kegiatan positif dan kamu enjoy melakukannya, maka lanjutkan saja.

Baca Juga  Mahasiswa Jangan Mati Gaya

Buktikan pada mereka, bahwa kegiatan yang dipandang negatif ini dapat memberikan suatu privilege, suatu point plus dirimu yang dapat membedakan dirimu dengan orang lain. Serta tidak ada lelahnya untuk dapat berprogres menjadi lebih baik, okay!

“Untuk semua anak perempuan yang sedang menyaksikan ini, jangan pernah ragu bahwa kalian sangat berharga dan kuat, juga berhak mendapatkan setiap kesempatan dan peluang di dunia untuk dapat mengejar dan meraih impian kalian.” – Hillary Clinton

Bagikan
Comments
  • priti

    Huwaaa beber syekalii mantapp👍

    Juni 18, 2021
Post a Comment