f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
creative thinking

Peningkatan Multiple Life Skills bagi Perempuan sebagai Solusi di Masa Pandemi

Memantik sebuah kajian tentang perempuan dan ruang lingkupnya kiranya tak pernah berhenti dari jeda koma menuju titik. Bukan menjadi perhatian kalau geliat ragam aktivitas dan keterampilan perempuan semakin berwarna dan bermakna. Bagaimana tidak, perubahan kondisi yang menyertai lingkungannya menjadikan perempuan semakin kuat dalam menyikapi dan melalui gelombang kehidupan.

Seperti halnya dalam melalui masa pandemi saat ini, perempuan tegar adalah mereka yang mampu bertahan. Untuk perempuan yang terus berjuang bagi keluarga. Untuk perempuan pejuang yang setiap saat mengusap keringat dari aktivitasnya tanpa mengeluh dengan senyuman hebat yang dikuatkan dan saling menguatkan.

Realitas begitu syahdu ketika tugasnya dalam ruang  keluarga maupun saat di luar rumah mampu berjalan dengan harmonis. Beragam kemampuan perempuan dalam menghadapi berbagai hal yang melingkupi, tentunya dalam hal positif baik terhadap diri maupun lingkungan yang menyertai, inilah keterampilan hidup bagi perempuan.

Berjuang Melewati Krisis di Masa Pandemi

Kondisi sebelum dan saat pandemi seperti sekarang tentunya banyak hal yang membuat perbedaan bagi perempuan yang menjadikannya semakin berwarna. Perempuan yang diberikan anugerah multi talent dengan ragam potensi yang dimiliki akan berjuang dalam melewati krisis yang terjadi. Banyak hal yang bisa menunjukan bahwa kekuatan perempuan dalam menyikapi peluang dan tantangan menjadi magnet kehidupan dan inspirasi bagi yang lain.

Perempuan yang melahirkan generasi akan menguatkan sesamanya dan bukan sebaliknya. Karena sejatinya perempuan akan bercermin saat dirinya melihat perempuan lain hingga semangat memiliki atau sense of belonging sesama perempuan-pun tercipta. Lantas bagaimana keterampilan hidup perempuan dalam menghadapi masa pandemi? Bukan hanya dampak yang berimbas menyangkut bidang ekonomi perempuan saja, sebab dampak lain yang menyertai adanya penyebaran Covid-19 ini mampu mengubah kebiasaan/ budaya dari semua sisi kehidupan perempuan.

Baca Juga  Kepada Pandji Pragiwaksono, Dilarang Cuci Tangan!

Seperti kondisi perempuan yang berperan ganda, kondisi secara psikologis bagi perempuan harus mampu menguatkan tidak hanya bagi dirinya namun lingkungan sekitar. Bagaimana perempuan mampu menciptakan ketentraman bagi keluarga sehingga kecemasan dari adanya Covid-19 dapat terlewati dan hal positif -kebaikanlah yang akan menguat.

Keterampilan yang hadir menyertai perempuan dalam menjalani kelangsungan hidup bagi dirinya maupun lingkungan menjadi solusi bagi perempuan. Di masa pandemi saat ini perempuan adalah inspirasi bagi diri dan lingkungan. Ragam keterampilan hidup perempuan seperti berikut antara lain:

Pertama, keterampilan fisik

Perempuan diberikan anugerah-Nya dengan melahirkan generasi yang potensial untuk dididik dan dirawat sebagai tugas mulia (QS.An Nisa:1) di masa yang rentan ini tugas mulia perempuan memberikan yang terbaik buat diri dan lingkungan bagaimana imunitas menjadi penguat dari adanya penyebaran virus corona, hal inilah yang meyakinkan perempuan bahwa mereka mampu memberikan yang terbaik buat generasi dan lingkungannya.

Kedua, keterampilan mental/ emosi

Di mana perempuan memiliki kematangan emosi dengan baik dan positif , adanya sisi kelembutan kasih sayang yang luar biasa dari perempuan di mana dengan keterampilan inilah perempuan menjadi pengontrol kerasnya hidup/ perekat yang menyejukan. Perempuan adalah penyatu dari keragaman dan penguat silaturahmi (QS Al Hujurat:13). Di masa pandemi ini kebutuhan untuk saling berbagi/ memberi dengan siapapun menjadi kebutuhan bersama.

Dengan tangan lembut perempuan mampu melapangkan dan menebar kebaikan bagi siapapun di lingkungannya (QS At Taubah:71). Perempuan mampu bersikap secara tegas/ asertif kepada siapapun dengan menghargai sesama dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Perempuan akan saling mendukung satu sama lain. Seperti dimasa sekarang banyak perempuan yang membantu mencari rejeki keluarganya dengan menjual dan menawarkan produknya secara online,dengan menjalin komunikasi seperti ini sesama perempuan dapat saling menguatkan.

Baca Juga  Politik Dinasti sebagai Golden Circle dalam Pemerintahan
 Ketiga, keterampilan spiritual

Di mana,kebutuhan akan kesejahteraan psikologis bagi perempuan menjadikan perempuan lebih memancarkan kecantikan dalam / inner beauty yang dimiliki untuk memberikan kesejukan bagi diri dan lingkungannya. Dengan semakin aktif dalam kajian maka kebutuhan akan ilmu dan penerapannya dapat lebih optimal.

Selanjutnya adalah keterampilan berdasar bakat/ kompetensi yang dimiliki perempuan yang beragam. Keragaman ini tidak lantas menjadi hal yang dipertentangkan justru hadirnya keragaman bakat adalah anugerah-Nya. Kekhususan ilmu yang dimiliki menjadi bagian penting bagi perempuan dalam penguatan kompetensi sehingga ragamnya keahlian itu tidak untuk dibandingkan tapi bagaimana menyandingkan untuk kolaborasi.

Keempat, keterampilan yang  memuat semua keterampilan perempuan dalam menghadapi kesulitan.

Di mana pada masa pandemi, perempuan tidak pernah lepas dari apa yang namanya hambatan, tantangan. Namun kondisi ini dapat tersikapi dengan baik apabila perempuan mampu mengontrol dan memiliki daya tahan dalam berjuang. Ini adalah starting poin bagi Perempuan dalam meneruskan narasi untuk selalu bergerak dengan cara dan kemampuannya dalam menghadapi suatu kondisi masa sejarah yang sama. Tak ada krisis yang tak terlewati dengan penuh keyainan (QS.Luqman:22).

Bagikan
Post a Comment