f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
bahan kimia

Pengaruh Penggunaan Bahan Kimia dalam Kosmetik bagi Kesehatan

Penampilan adalah hal yang paling pertama dinilai saat seseorang bertemu dengan orang baru untuk pertama kalinya. Maka dari itu menjaga penampilan sangatlah penting, apalagi jika sudah memasuki dunia kerja. Apa yang pakai sangat berpengaruh terhadap apa yang akan raih.

Ada beberapa alasan mengapa seseorang harus menjaga penampilan agar tetap menarik yaitu meningkatkan rasa percaya diri, memberi kesan yang baik, dan membuat dirinya dianggap lebih credible. Untuk mencapai penampilan yang menarik bisa dengan cara  menjaga kerapian dalam pakaian. Selain itu juga perlu memakai make up agar terlihat lebih menarik

Beberapa perempuan sangat suka dengan kegiatan make up wajah. Bagi mereka menggunakan make up seperti sedang mengerjakan seni melukis pada wajah. Wajah merupakan bagian tubuh yang sering terlihat. Oleh karena itu sebagian perempuan tidak merasa percaya diri ketika dirinya tidak menggunakan make up sebab wajahnya akan terlihat pucat, lesu dan tidak cantik.

Sayangnya banyak yang kurang memahami kandungan kosmetik yang digunakan. Berdasarkan penelitian, bahan-bahan tertentu yang terkandung di dalam produk kosmetik berisiko membahayakan kesehatan. Karena itu, perlu dicermati lagi kandungannya sebelum digunakan setiap hari.

Sebuah penelitian terhadap efek samping produk kecantikan menyatakan bahwa rata-rata perempuan menggunakan 10 produk kosmetik tiap harinya. Hal ini membuat mereka rentan terpapar sekitar 126 jenis bahan kimia.

Beberapa bahan kimia tersebut berisiko menyebabkan gangguan sistem reproduksi, kanker, maupun diabetes. Jadi, disarankan agar mengetahui sekaligus memahami bahan-bahan yang terkandung di dalam kosmetik, dan lebih berhati-hati saat memilih produk kecantikan. Bahan kosmetik berbahaya yang bisa memberi dampak buruk pada kesehatan.

Bahan-Bahan Kimia Berbahaya dalam Kosmetik

Merkuri kerap ditambahkan pada eye shadow, perona wajah, dan bedak kosmetik sebagai bahan pengawet. Selain itu, bahan ini juga dapat ditemukan dalam krim pemutih kulit. Jika terserap ke dalam tubuh, merkuri dapat menyebabkan kerusakan otak dan saraf, penyakit ginjal, penyakit paru-paru, kerusakan sistem kekebalan tubuh dan saluran pencernaan.

Baca Juga  Ancaman Mikroplastik Semakin Nyata

Formalin mungkin digunakan dibeberapa kosmetik misalnya kuteks, gel rambut, lem bulu mata, sabun mandi, sampo bayi, atau produk pelurus rambut. Terlalu lama dan sering terpapar formalin dapat menyebabkan tenggorokan sakit, batuk, mata terasa gatal, mimisan, hingga terserang kanker.

Hidrokinon biasanya ditambahkan pada lotion pemutih yang sering digunakan. Penggunaan jangka panjang daru dan dosis tinggi dapat menyebabkan hiperpigmentasi terutama pada daerah kulit yang terkena sinar matahari langsung. Selain itu juga dapat menimbulkan warna kulit yang tidar beraturan.

Timbal sering terdapat pada lipstik. Penggunaan timbal ini dilarang pada penggunaan kosmetik. Karena dapat memicu gangguan pada sistem syaraf pada anak-anak maupun dewasa. Pada anak bisa terjadi kerusakan permanen pada sestem syaraf. Sedangkan pada orang dewasa dapat menyebabkan gangguan syaraf pusat dan penurunan fungsi ginjal.

Paraben jadi bahan kimia yang sering digunakan dalam produk kosmetik. Seperti dalam make up, pelembab, sabun pencuci muka, dan lainnya. Penggunaan bahan ini dalam jangka panjang ditakutkan akan memengaruhi tingkat kesuburan dan dapat menyebabkan kanker payudara.

Phthalates juga salah satu bahan berbahaya yang harus diwaspadai. Biasanya bahan ini ditemukan di sampo, cat kuku, atau parfum. Phthalates sendiri bersifat karsinogenik yang dapat memicu kanker. Dan dapat membahayakan kesehatan janin dalam ibu hamil.

 Karbon hitam biasanya digunakan pada produk eyeliner, maskara, eye shadow dan eyebrow bubuk. Penggunaan karbon ini dapat menyebabkan penurunan fungsi paru, penyempitan saluran napas dan keracunan sistem organ. Selain itu. bahan ini menyebabkan kekeringan pada kulit dengan kontak berulang dan berkepanjangan.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pemakaian Kosmetik

Untuk mengurangi risiko kosmetik berbahaya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti simpan kosmetik dalam wadah tertutup dan letakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari.Pengawet kosmetik berguna membantu menghalau bakteri. Jadi, hindari kosmetik dari paparan suhu panas yang dapat merusak pengawet tersebut.

Baca Juga  Perempuan dan Spirit Literasi Mubadalah

Jangan saling meminjam kosmetik dengan orang lain untuk mencegah infeksi dan penyebaran bakteri. Jika Anda ingin mencoba jenis kosmetik baru, selalu gunakan spons yang baru juga.

Hati-hati menggunakan kosmetik di bagian mata. Apabila mata sedang mengalami iritasi, tunda pemakaian kosmetik hingga mata benar-benar sehat. Segera buang kosmetik Anda, jika sudah berubah warna atau bau.Jangan gunakan lagi kosmetik yang sudah lama, apalagi kedaluwarsa.

Usahakan untuk menggunakan kosmetik yang mencantumkan semua kandungan bahannya pada label kemasan.Gunakan produk yang terdaftar  dan sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kosmetik memang membuat tampil lebih cantik, namun disarankan untuk menggunakannya seminimal mungkin dan pilihlah dengan cermat. Agar menurunkan risiko bahaya yang dapat ditimbulkan dari kosmetik berbahaya. Dengan demikian tujuan kita berpenampilan menarik tetapi juga tidak membahayakan kesehatan akan tercapai.

Bagikan
Post a Comment