f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
me time

Mengkreasikan Me Time dengan Menjadi Nice Mom’s Time

Sepanjang hari ini, rasanya semua yang saya lakukan nggak ada yang benar. Ada saja yang eror. Berawal dari saat nyeplok telur untuk sarapan, eh telurnya saya masukkan tempat sampah, kulitnya yang masuk teflon (emot tepok jidat). Jadilah, harus mengulang lagi nyeploknya, dan prosesi sarapan akhirnya molor dari jadwal seharusnya. Kacau.

Tak sampai disitu, keriwehan ini berlanjut ketika saya menyeterika. Sambil menunggu setrika panas, saya merapikan lipatan baju. Saya memposisikan setrika dalam keadaan miring, yaitu posisi pegangan dan alas saling berdampingan, dengan alasan awal mencegah setrika yang mulai panas membakar kain alas setrikaan.

Tapi emang dasarnya sedang eror, ketika hendak menyetrika, saya langsung pegang tanpa melihat apa yang saya pegang. Dan awwww! Kebayang kan, yang terpegang di telapak tangan adalah permukaan yang panas. Hadeww, proses menyeterika pun terhenti.

Dari pada melanjutkan kesalahan demi kesalahan, saya memilih untuk do nothing. Takutnya malah tambah berantakan semuanya. Makan siang pun saya putuskan untuk delivery. Akhirnya sisa waktu hari ini saya habiskan dengan selonjoran sambil nonton televisi.

***

Ketika suami saya pulang kerja di sore harinya, mengalirlah cerita tentang keeroran saya seharian ini. Seperti biasa, dia selalu menjadi pendengar yang baik, senantiasa mendengarkan ocehan istrinya ini, meskipun sambil tetap menscroll handphonenya.

Di akhir cerita saya, dia berkomentar, “Ok. Gak usah mikir kerjaan rumah. Mama mau ngapain? Ada buku yang belum selesai dibaca? Atau mau lanjut nulis?”.

Kayaknya bener nih komentar suami. Sudah beberapa bulan ini jadwal saya hanya berputar di antara mengurus rumah, anak-anak, suami dan mengelola bimbingan belajar. Dan itu berlangsung sama setiap harinya. Mungkin otak saya sedang berada pada titik jenuh, dan memerlukan sedikit suntikan energi positif untuk bisa segar kembali. Ok lah, me time deh kita (Eh, saya).   

Baca Juga  Yuk Asuh Anak dengan Pendekatan Positive Discipline!

Ya, terkadang memang perlu untuk seseorang memiliki waktu yang penuh untuk dirinya sendiri. Waktu di mana kita secara leluasa bisa mengerjakan hal-hal yang kita suka. Kalau istilah kerennya sih me time.

Biar tetep waras, emak-emak seperti saya perlu meluangkan waktu untuk rehat sejenak. Sesekali keluar dari rutinitas harian, dan melakukan hal yang menyenangkan. Mengistirahatkan diri sejenak dari segudang aktifitas harian rumah beserta printilannnya.  “Mencuri waktu” untuk sedikit memanjakan diri di sela waktu-waktu sibuk kita di rumah.

***

Dilansir dari Psychology Today, psikolog Sherrie Bourg Carter, PsyD menyebutkan bahwa me time sangatlah bermanfaat. Beberapa manfaatnya adalah; memberikan kesempatan otak untuk beristirahat, menjernihkan pikiran, mengurangi stress, dan merevitalisasi tubuh.

Me time membuat pikiran menjadi lebih jernih sehingga berperan sangat penting untuk meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. Karena alasan inilah, maka di perusahaan-perusahaan sering diadakan acara gathering karyawan. Baik itu khusus karyawan ataupun family gathering. Beberapa perusahaan juga sering mengadakan acara piknik tahunan sebagai bentuk dari penyegaran dan penghargaan terhadap para karyawan.

Kembali ke percakapan saya dan suami. “Gak bisa Pak, anak-anak pasti ada saja alasan untuk bikin aku repot“, sanggahku pada usulannya.

Ya, anak-anak terbiasa bersama saya dalam setiap aktivitas mereka, wa bil khusus si bungsu. Dan saya yakin banyak ibu rumah tangga yang memiliki cerita seperti ini. Apalagi jika anak-anak masih kecil dan perlu perhatian penuh dari ibunya. Hampir tak ada celah bagi para ibu untuk sejenak “mengistirahatkan diri”.

Ini sering terjadi pada para ibu yang memiliki newborn baby dan tidak memiliki support system yang memungkinkan untuk sejenak membebaskan diri. Begitu pula dengan para ibu bekerja yang harus extra pintar membagi waktu untuk bekerja, masih pula harus mengurus rumah dan anak-anak.

Baca Juga  Memilih Sekolah Anak: Melatih Kejujuran di Era Serba Sulit
***

Jadi gimana dong? Apakah benar-benar tak ada cara untuk berme time tanpa harus mengabaikan kerjaan kita di rumah? Pasti ada solusinya.

Kita bisa berme time sambil tetap mengawasi anak-anak. Jadi, si ibu bisa merecharge energi, anak-anak pun mendapatkan kegiatan lain, yang mungkin baru dan berguna untuk mereka. Kita bisa melakukan kegiatan yang sama-sama memberikan dampak positif bagi kedua pihak.

Ok then, sesuai dengan pemikiran tersebut, akhirnya saya mengajak anak-anak untuk membaca. Thanks God, saya dan anak-anak memiliki hobi yang sama, yaitu membaca. Saya bilang ke mereka bahwa hari ini adalah hari lomba membaca, jadi dilarang saling mengganggu.

Siapa yang duluan menyelesaikan bukunya, dia yang menang. Mereka pun belajar menghormati hak “menyendiri” orang lain. And, it works. Saya bisa menyendiri, menikmati waktu menyelesaikan bacaan novel saya, sedangkan anak-anak tenggelam dalam komik dan bacaan mereka yang lain (kebetulan saya menyediakan stok bacaan anak-anak yang lumayan banyak. Ada komik, novel anak-anak, majalah, dan buku cerita).

Jadi, terkadang perlu bagi kita, para ibu, menggali dan mencari ide yang lebih fresh tentang sesuatu hal. Termasuk tentang mengkreasikan me time bersama anak. Banyak hal asyik yang bisa dilakukan bersama. Ke salon juga bisa lho bawa anak. Mamanya facial, anaknya sekedar cuci rambut sambil merapikan potongan rambutnya sedikit.

Atau, para ibu yang suka berkebun, bisa juga mengajak anak untuk seru-seruan merawat tanaman. Ya, pasti berakhir dengan kotor-kotor sih, tapi akan jadi pengalaman yang seru buat anak-anak. Atau, bagi yang suka baca buku, ibunya membaca novel, anaknya diberikan bacaan juga, semacam komik atau majalah anak-anak (sesuai pengalaman pribadi penulis, aha ha ha).

Baca Juga  Parenting Slimur Vs Dialog, Mana yang Lebih Pas untuk Anak?

Tapi, bagaimana kalau ibunya suka nonton drakor, apa iya anaknya diajak nonton drakor juga? Hi hi hi. Mikir lagi deh. Have a nice time ya moms.

Bagikan
Comments
  • Wrenges

    Keren nih idenya.

    April 10, 2021
Post a Comment