Keluarga Sakinah: Satu Keluarga, Satu Bahtera Menuju Surga
Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran sangat penting dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai individu. Islam memandang keluarga sakinah adalah keluarga yang dipenuhi dengan ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan. Islam menempatkan keluarga pada posisi yang sangat mulia, memandangnya sebagai benteng utama dalam menjaga moral dan akhlak umat. Selain itu, keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah (tenang, penuh cinta, dan kasih sayang) merupakan cerminan dari surga dunia dan langkah awal menuju kebahagiaan abadi di akhirat. Konsep keluarga sakinah ini adalah cita-cita setiap Muslim, di mana semua anggota keluarga berlayar dalam satu bahtera menuju surga.
Makna Keluarga Sakinah
Kata “sakinah” berasal dari bahasa Arab yang berarti ketenangan atau kedamaian. Keluarga sakinah adalah keluarga yang dipenuhi dengan kedamaian, ketentraman, dan ketenangan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةًۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)
Ayat ini menunjukkan bahwa salah satu tujuan pernikahan dalam Islam adalah menciptakan ketenangan dan kedamaian dalam keluarga. Keluarga adalah tempat untuk mencari ketenangan, cinta, dan kasih sayang. Keluarga yang harmonis adalah cerminan dari keberhasilan menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Setiap Anggota Keluarga
Seorang suami adalah pemimpin keluarga yang bertanggung jawab atas kesejahteraan dan kebahagiaan anggota keluarganya. Seorang suami harus menjadi teladan dalam beribadah, berakhlak mulia, dan memberikan nafkah yang halal kepada keluarganya. Rasulullah Saw. bersabda:
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي
“Orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik kepada keluargaku.” (HR. Tirmidzi)
Selain itu, ada Istri sebagai pendamping suami, yang juga memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Seorang istri harus taat kepada suami dalam kebaikan, mendidik anak-anak dengan baik, dan menjaga rumah tangga dengan penuh cinta dan kasih sayang. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
فَالصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُۗ
“Perempuan-perempuan saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada karena Allah telah menjaga (mereka)” (QS. An-Nisa: 34)
Anak-anak adalah amanah dari Allah yang harus dididik dengan baik agar menjadi generasi yang beriman dan berakhlak mulia. Mereka harus menghormati dan taat kepada orang tua serta berusaha menjadi anak yang berbakti. Anak-anak juga memiliki peran dalam sebuah keluarga. Dalam Al-Qur’an, Allah Swt. berfirman:
وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu-bapakmu, hanya kepada-Ku (Allah) kamu kembali” (QS. Luqman: 14)
Ciri-ciri Keluarga Sakinah
Keluarga sakinah selalu menempatkan ketaatan kepada Allah sebagai prioritas utama dalam setiap aspek kehidupan. Ibadah dan doa bersama menjadi rutinitas yang menguatkan hubungan antar anggota keluarga dan hubungan mereka dengan Allah.
Setiap anggota keluarga menunjukkan kasih sayang dan saling menghormati. Rasulullah SAW bersabda:
أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. Tirmidzi)
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ
“Orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya” (HR. Tirmidzi)
Komunikasi yang jujur dan terbuka menjadi fondasi dalam keluarga sakinah. Setiap anggota keluarga merasa didengar dan dihargai pendapatnya.
Setiap anggota keluarga memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing yang penuh keikhlasan dalam melakukannya. Kerjasama dalam menjalankan tugas rumah tangga menciptakan keharmonisan.
Keluarga sakinah memberikan pendidikan agama dan moral yang kuat kepada anak-anak. Orang tua menjadi teladan dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Menuju Surga Bersama
Keluarga sakinah adalah bahtera yang membawa setiap anggotanya menuju surga. Dengan menjalankan peran masing-masing sesuai dengan ajaran Islam, keluarga akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencapai tujuan ini antara lain:
- Menjaga Ibadah: Melaksanakan shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan berdoa bersama sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.
- Membina Hubungan: Menghabiskan waktu bersama, berkomunikasi dengan baik, dan saling memberikan dukungan emosional.
- Menanamkan Nilai-nilai Islam: Mengajarkan anak-anak tentang akhlak, adab, dan nilai-nilai Islam sejak dini.
- Mengatasi Masalah dengan Bijak: Menyelesaikan konflik dengan cara yang Islami, tanpa kekerasan dan dengan saling memaafkan.
- Menyediakan Pendidikan yang Baik: Memberikan pendidikan yang seimbang antara ilmu dunia dan ilmu akhirat.
Membangun keluarga sakinah adalah impian setiap Muslim. Dengan menjadikan Allah sebagai pusat dari kehidupan keluarga dan mengikuti tuntunan Al-Qur’an serta hadis Rasulullah SAW, kita dapat membentuk keluarga yang harmonis dan penuh berkah. Satu keluarga, satu bahtera menuju surga adalah visi yang bisa dicapai dengan kerjasama, komunikasi, dan komitmen untuk selalu memperbaiki diri dan saling mendukung dalam kebaikan. Semoga kita semua dapat mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
(Wakil Kepala SD Mupat Kota Malang, Anggota LPP PCM Lowokwaru, Praktisi Pendidikan dan Parenting Keluarga)

Na2
Jazakumullah atas ilmunya Ustadz, MasyaAllah, semoga bisa senantiasa Istiqomah menjaga keluarga dengan ridho Allah SWT.