Hidup Tanpa Perasaan Negatif, Apakah Pasti Akan Jauh Lebih Bahagia?
Seperti yang kita ketahui bahwa hidup akan selalu berdampingan dengan perasaan senang dan sedih, namun sering kali kita lebih mengharapkan kehadiran perasaan bahagia dibandingkan perasaan sedih. Selama ini kita berprasangka bahwa kesedihan akan membuat hidup kita sengsara serta menimbulkan banyak perasaan negatif. Perspektif tersebut yang sebenarnya membuat kita sulit menerima perasaan sedih. Jika dalam hidup ini kita tidak merasakan kesedihan, apakah semua akan jauh lebih baik?
Hidup tidak akan bisa lepas dari suatu masalah. Menurut sebuah buku yang berjudul Filosofi Teras tertulis bahwa kita tidak dapat mengendalikan situasi hidup setiap saat, tetapi kita dapat mengendalikan sikap (attitude) kita atas suatu hal yang sedang kita alami, karena sesungguhnya bukan karena sebuah peristiwa yang menyebabkan perasaan negatif itu hadir, tetapi karena pemikiran kita sendiri. Perasaan negatif tidak selamanya akan menjadi seburuk dan semenakutkan itu, jika kita dapat merubah respon kita menjadi lebih positif terhadapnya.
***
Perasaan negatif merupakan reaksi emosi yang tidak menyenangkan dari diri kita sebagai manusia. Sering kali kita mengalami perjalanan hidup yang tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Hal-hal tersebut yang biasanya menyebabkan perasaan-perasaan negatif itu hadir. Perasaan negatif dapat memberikan dampak pada diri sendiri bahkan pada orang lain, akan tetapi tidak akan memberikan dampak yang begitu buruk apabila kita dapat mengelola emosi-emosi tersebut dengan baik.
Beberapa dampak dari perasaan negatif yang selama ini saya rasakan yaitu seperti sering kali merasa cemas, takut dan khawatir yang berlebih serta sulit mengontrol emosi. Perasaan-perasaan tersebut yang dapat mengganggu konsentrasi atau kemampuan seseorang ketika sedang mengerjakan sesuatu atau pun dalam mengambil sebuah keputusan. Pada kesehatan fisik juga akan terpengaruh apabila kita tidak dapat mengendalikan perasaan negatif dengan baik. Seperti sering merasa sakit kepala, mudah lelah, dan bahkan dapat mengganggu sistem pencernaan.
Perasaan negatif tidak hanya berdampak pada diri sendiri, namun dapat berdampak bagi orang lain. Seperti ketika kita sedang memiliki suasana hati yang kurang baik, sering kali kita memilih untuk diam dan menghindar. Tanpa sadar kita sebenarnya telah melampiaskan perasaan-perasaan negatif kita pada orang lain. Sehingga orang lain bisa saja merasa tidak nyaman bahkan merasa kurang dihargai dan merasa terabaikan. Akan tetapi jika kita dapat mengutarakan atau menjelaskan kepada mereka jika kita sedang tidak baik-baik saja, maka mereka juga pasti akan mencoba memahami dan menghargai apa yang sedang kita rasakan.
***
Hidup tidak selalu tentang kebahagiaan saja. Kita juga perlu mengenal kesedihan, keresahan, kekecewaan, dan emosi-emosi lainnya, agar tidak terus bergantung terhadap kebahagiaan. Terkadang kita perlu menciptakan perasaan negatif untuk meminimalisir rasa kekecewaan apabila terjadi suatu hal yang selama ini tidak kita inginkan. Hidup tidak akan selamanya berada dalam keterpurukan dan begitu pula sebaliknya. Pemikiran tersebut yang selama ini saya terapkan agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan.
Sering kali kita bertanya-tanya mengapa hidup harus dihadapkan dengan suatu masalah, karena selama ini kita menilai suatu masalah sebagai hal yang negatif. Kita beranggapan bahwa dengan hadirnya permasalahan-permasalahan dalam hidup dapat menghambat perjalanan kita. Namun sebenarnya dari masalah-masalah yang telah terjadi, dapat menjadikan diri kita berkembang menjadi lebih baik. Suatu masalah bisa saja memberikan hal yang positif apabila kita dapat mengendalikan emosi kita terhadap permasalahan tersebut dengan baik.
Misalnya dengan terjadinya suatu masalah, kita dapat mengambil hikmah dan pembelajaran yang positif untuk diri kita sendiri. Kita dapat menjadi lebih tangguh dan lebih dewasa ketika suatu saat nanti kembali dihadapkan dengan suatu masalah atau bahkan menghadapi masalah yang lebih besar. Suatu masalah terjadi pasti karena suatu alasan. Hidup memang tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan, akan tetapi dengan kita tidak menyerah dan selalu mencoba untuk menerima serta dengan meyakinkan diri kita bahwa Tuhan lebih mengetahui mana yang terbaik untuk kita, maka semua akan baik-baik saja.
***
Hidup akan selalu berkaitan dengan kesedihan dan kebahagiaannya, maka dapat dikatakan sangat wajar apabila kita memiliki perasaan negatif. Sangat amat disarankan untuk selalu mengenali dan mengelola segala emosi yang kita miliki. Tidak hanya mengendalikan perasaan negatif, namun perasaan-perasaan positif seperti kebahagiaan pun juga perlu kita kendalikan. Tidak baik jika berlarut-larut dalam kesedihan namun tidak baik juga jika terlalu hanyut dalam kebahagiaan.
Kita juga perlu menyediakan ruang ikhlas dalam diri kita untuk segala hal yang telah, sedang, dan akan terjadi. Ikhlas untuk segala sesuatu yang terjadi di luar kendali kita. Hanya sikap, perspektif, tindakan, serta pemikiran kita sendiri yang dapat kita kendalikan. Perasaan negatif tidak akan merenggut kewarasan kita, jika kita bisa lebih waras dalam menghadapinya.
Nama saya Anissa Dita Rizky, saya lahir di Kota Surakarta, pada 6 Maret 2005 dan saat ini saya berusia 19 tahun. Saat ini saya sedang menjalani pendidikan saya semester 2 ini sebagai mahasiswa S1 program studi Agribisnis Universitas Sebelas Maret. Saya memiliki minat salah satunya dalam bidang menulis, salah satu contohnya yaitu menulis esai. Instagram: @nsdtryy Twitter: @ndtrz Facebook: –
