f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
fatherless

Fatherless dalam Film Animasi Anak

Idealnya, peran orang tua yang lengkap (ayah dan ibu) dibutuhkan dalam pengasuhan. Namun mengapa banyak film animasi anak menampilkan ketiadaan sosok ayah dalam cerita?

Peniadaan sosok orang tua ada pada film animasi produksi Les’ Copaque asal Malaysia, Upin dan Ipin. Dalam kisah ini diceritakan orang tua mereka meninggal dunia. Tak ada cerita persis apa sebab ayah dan ibu mereka meninggal, maka pengasuhan terlimpah kepada nenek dan kakak perempuan, Kak Ros.

Kisah lain film animasi anak tanpa ayah adalah Nussa dan Rara. Sebenarnya sosok ayah pernah beberapa kali tampil , namun hanya sekelebat-sekelebat saja. Ia tampil dalam figur setengah badan saja tanpa wajah utuhnya. Dalam film animasitersebut, ayah Nussa dan Rara ini pergi bekerja ke luar kota yang tidak bisa pulang setiap hari. Ia tidak hadir secara fisik dalam pengasuhan Nussa dan Rara. Bahkan suatu saat ibunya sakit dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit ayahnya ini tidak bisa pulang. Komunikasi keluarga ini lewat alat komunikasi handphone.

Senada dengan Nussa dan Rara, film animasi anak Diva The Series produksi Kastari Animation itu juga tak begitu menampilkan sosok ayah dalam setiap episodenya. Peran mengasuh, memasak, menyiapkan peralatan sekolah dan menghibur Diva ketika sedih diperankan oleh ibu sepenuhnya. Peran Ayah hanya tampil sekilas-sekilas saja. Bahkan dalam tiga episode bertema lebaran yaitu Gamis Lebaran, Malam Takbiran Penuh Kunang-kunang, dan Usil di Hari Lebaran, sosok Ayah tidak muncul. Padahal lebaran adalah momen di mana semua anggota keluarga berkumpul.

Ketiadaan Sosok Ayah dalam Dongeng Nusantara

Ketiadaan sosok ayah ini kemungkinan kelanjutan dari narasi dongeng nusantara yang juga banyak meniadakan ayah dalam naras-narasinya. Sang pembuat film animasi itu secara tidak sadar terbawa oleh alam gongong yang pernah diceritakan padanya tersebut. Saat ini banyak dongeng Nusantara yang sudah tampil di media dalam bentuk animasi. Dongeng Nusantara dapat ditonton anak-anak melalui media sosial Youtube. Akun cerita anak Riri yang produksioleh Educa Studio bisa menjadi rujukan jika ingin menonton dongeng Nusantara dalam bentuk animasi.

Baca Juga  Ibrah Pandemi : Orang Tua Lebih Menyayangi

Tak sulit menemukan dongeng dengan peniadaan peran ayah. Sebut saja  cerita Timun Mas. Timun Mas adalah anak yang muncul dari buah timun. Sang raksasa datang memberi biji timun kepada Mbok Sarni, sang janda. Dalam kesehariannya ia hanya diasuh oleh Mbok Sarni saja. Tanpa ada sosok ayah. Dongeng lainnya adalah Baruklinting. Baruklinting adalah jelmaan ular, anak dari Endang Sawitri. Ia sebenarnya memiliki suami. Namun sang suami pergi bertapa, bahkan saat Endang Sawitri melahirkan, suaminya tidak ikut menemani. Pun dalam pengasuhan sehari-hari. Suaminya tidak ikut andil dalam pengasuhan.

Ketiadaan sosok ayah juga muncul pada cerita Malinkundang. Ia dibesarkan oleh janda miskin yang menjadikannya bertekad merantau untuk mengubah nasib. Dongeng lainnya yang menampilkan ketiadaan peran ayah adalah dongeng Bawang Merah Bawang Putih, Joko Kendil, dan Ande Ande Lumut.

Konsep Fatherless

Fatherless adalah suatu keadaan di mana anak tidak memiliki sosok ayah dalam kesehariannya. Hal ini bisa karena perceraian, ayah meninggal, atau anak-anak yang lahir di luar nikah. Anak bisa dikatakan fatherless juga saat ayah masih hidup dan menjadi suami ibu, namun ia tidak hadir secara psikologis. Ayah tak tahu cara mengasuh atau tak menciptakan hubungan layaknya ayah dan anak.

Menurut Sundari dan Herdajani (2013) Fatherless memiliki dampak-dampak yang merugikan anak yang berpengaruh pada perkembangan mental dan fisik anak. Selain itu, fatherless juga berpengaruh pada kesehatan dan kesejahteraan atau pemenuhan kebutuhan hidup sehari hari anak yang berkurang.

 Anak tanpa ayah pada usia dua tahun berpengaruh pada kemampuan anak dalam berbahasa dan mengalami keterlambatan bicara. Hal ini bisa karena tidak adanya peran ayah yang membacakan buku cerita menjelang tidur.

Baca Juga  Montessori: Membuka Cakrawala Keterampilan Anak

 Jika mulai masuk usia sekolah bisa mengalami gangguan pendidikan seperti tinggal kelas atau drop out, penyalahgunaan obat-obatan, kebingungan peran jender, kekerasan oleh ibu atau orangtua tiri, gangguan kecemasan dan depresi, kecemburuan, kekosongan jiwa atau feeling lost, juga keadaan ekonomi atau kesejahteraan yang tidak terpenuhi. Seorang anak yang karena kasih sayang ayah terbagi (mungkin ada pernikahan dengan perempuan lain) menunjukkan keadaan kesehatan anak yang terabaikan.

Fatherless Bukan Akhir Kehidupan

Pemeran utama dalam film animasi anak secara langsung dan tidak langsung mengalami fatherless. Sebenarnya ada adegan-adegan yang mengisyaratkan jika mereka memiliki kekosongan jiwa. Mereka merindukan sosok ayah maupun ibu dalam kehidupan mereka. Hal ini terlihat pada saat Ipin kehilangan kain merah yang selalu dikalungkan di lehernya itu. Kain merah itu adalah kain pemberian ibunya. Ia selalu mengenakan sebagai obat kangen kepada ibu yang tidak bisa ditemuinya lagi. Bagi siapa pun yang menonton episode ini akan merasakan haru biru.

Dampak lain dari fatherless adalah berkurangnya kesejahteraan hidup anak. Dalam film, anak-anak dengan fatherless mengalami keadaan ekonomi yang sederhana. Bahkan dalam dongeng-dongeng anak-anak ini hidup dalam kondisi kekurangan. Ibu-ibu dalam cerita adalah janda yang mencari finansial tunggal. Seperti Opa atau nenek Upin Ipin yang menjadi penyadap karet, ibu Malin Kundang sebagai pencari ikan, mbok Sarni bertani dan mencari kayu bakar di hutan.

Kesengsaraan dan kesedihan adalah hal yang gampang sekali mengundang air mata penonton. Mungkin para kreator animasi ini menggunakan trik dengan meniadakan orang tua untuk menarik simpati penonton.

Meskipun begitu, fatherless bukan akhir dari kehidupan. Anak dengan fatherless akan terselamatkan dari dampak jika ia mendapat sosok yang bisa menggantikan peran ayah. Hal ini bisa terlihat dari adegan-adegan dalam Upin Ipin yang menunjukkan kedekatannya dengan Atok. Atok adalah pria tua tetangga Upin dan Ipin. Dengan Atok ini Upin dan Ipin sering menghabiskan waktu memanen durian, mencari ikan di sungai, memanen madu. Aktivitas-aktivitas tersebut adalah aktivitas-aktivitas yang mencerminkan peran ayah sebagai pencari finansial. Dalam kehidupan Upin dan Ipin peran ayah tersubtitusikan dengan peran Atok.

Baca Juga  Integrasi Pola Asah, Asih dan Asuh dengan Konsep Threelitas Ciptakan Kesehatan Mental dalam Keluarga
***

Peran ayah tetap dibutuhkan dalam kehidupan berkeluarga maupun dalam tontonan anak. Jangan sampai film-film animasi anak yang menampilkan tiadanya peran ayah ini membuat anak berpikir keluarga tanpa ayah adalah hal yang wajar adanya. Kepribadian yang kuat adalah hasil pengasuhan yang seimbang dari kedua orang tua. Peran ayah perlu dalam pertahanan diri anak dalam pengelolaan stress juga pemenuhan kesejahteraan hidup anak.***

Bagikan
Post a Comment