Berkisah Pembelajaran Online
Awal mula pembelajaran online, saya mengikuti seminar pendidikan yang diselenggarakan oleh GMB (Guru Merdeka Belajar) di SDN Kalibata 07 pada tanggal 12 Oktober 2019. Dengan narasumber Ariwibowo dari Sekolah Cikal dan Baja Seto (Kampus Guru Cikal). Pelatihannya menarik dan menyenangkan untuk menjadi guru merdeka belajar. Melalui mas Ari saya gabung dengan Komunitas Guru Belajar Jakarta Selatan, sebuah komunitas guru penggerak. Di sana juga saya bisa kenal dengan Ms Indhie, Ms Annastasia, Ms Nukiandari, Ms Ajri, dan para pendidik hebat lainnya.
Dari info KGB Jakarta Selatan juga, saya ikut TPN 2019 (Temu Pendidik Nusantara) yang diadakan oleh Sekolah Cikal Cilandak pada tanggal 25-27 Oktober 2019. Temanya tentang Literasi Untuk Menggerakkan Negeri. Tentu saya sangat gembira bisa berjumpa dengan rekan pendidik di Konferensi Tahunan Komunitas Guru Belajar. Para pendidik dari berbagai daerah melakukan refleksi, saling berbagi pengalaman mengajar.
Bertemu dengan Guru se Indonesia
Saya senang bertemu dengan teman-teman seprofesi perwakilan guru se-Indonesia. Menjadi guru merdeka belajar, berkolaborasi, menciptakan suasana kelas yang kondusif dengan trainer kelas yang inspiratif. Saling menghargai, support dan belajar pembelajaran online tentunya.
Di sana juga kita bisa memilih kelas yang sesuai dengan kebutuhan guru. Yaitu kelas kemerdekaan, kelas kompetensi, kelas kolaborasi, kelas karier guru. Saya juga bertemu dengan pendiri sekolah Cikal yaitu Mba Najeela Shihab.
Pada suatu kesempatan belajar di kelas CCom012, secara tiba-tiba kami dikejutkan oleh kedatangan Bapak Menteri Pendidikan Kebudayaan yang baru yaitu Mas Nadhiem Makarim bersama dengan para wartawan. Beliau pernah menjabat sebagai CEO Gojek, sebuah aplikasi transportasi online yang terkenal. Tentu saja suasana kelas menjadi riuh. Kami bersalaman dan berbincang dengan beliau, lalu foto bersama.
Ketika Covid-19 Datang
Di awal Maret 2020, ada wabah Covid-19. Suasana pun berubah menjadi mengkhawatirkan. Sekolah, kantor dan pabrik diliburkan, kemudian kami mendapat Surat Edaran dari Dinas Pendidikan. Akirnya, guru mengajar di rumah, siswa pun wajib home learning. Pembelajaran berubah menjadi online. Keputusan ini diambil untuk menghindari penyebaran virus corona, Ternyata Covid-19 menjadi wabah yang serius.
Sebagai guru, saya kembali merasa bimbang. Tetapi tahukan Rahmania, di balik peristiwa ini tentu kita memperoleh hikmah. Saya jadi paham mengenai pengajaran jarak jauh, belajar online via whatsapp, google form dan livestream via YouTube. Pikiran jadi kreatif untuk menciptakan konten belajar yang menarik untuk siswa.
Namun tentu saja ada kendalanya, misalnya tidak semua siswa mempunyai handphone, beberapa menggunakan handphone milik orang tua. Ada juga yang menggunakan handphone 1 dipakai oleh 3 orang siswa. Dan beragam kendala lainnya.
Sebulan berlalu sejak wabah pandemic, anak-anak mulai menunjukan kebosanannya belajar di rumah, mereka bercerita melalui whatsapp. Katanya, ingin bertemu dengan bu guru dan teman-teman. Saya hanya dapar menjawab, ”Kamu yang sabar ya. Ibu sebenarnya ingin segera bertemu dan mengajar kalian. Tetapi situasi dan kondisi tidak memungkinkan. Ayo kita berdoa agar keadaan kembali normal.”
Mengajar itu Menggembirakan
Saya pernah membaca buku The Secret karya Rhonda Byrne. “Segala sesuatu adalah energi. Anda adalah magnet energi. Jadi secara elektris anda memberi energi pada segala sesuatu ke arah anda dan secara elektris memberi energi pada diri sendiri ke arah segala sesuatu yang anda inginkan. Kegembiraan menarik kegembiraan“.
Maksudnya dalam konteks pembelajaran, mengajar dan mendidik siswa adalah kegembiraan saya. Terlebih ketika melihat anak-anak tertawa, berceloteh riang, lelahpun sirna. Ada kepuasan batin yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Saya selalu teringat dengan slogan “Semua murid, semua guru”.
Ketika kita mengajar murid-murid, sebenarnya kita sedang belajar dari mereka. Belajar dari kepolosan dan dunia anak yang ceria. Belajar cara mengajarkan sebuah metode belajar yang tepat untuk mereka. Menganalisa dan mengevaluasi. Belajar keunikan mereka. Setiap anak membawa mimpi, cita-cita hidup dan harapan untuk menatap masa depan yang cerah.
Membangun Kerjasana Antar Guru
Lalu saya ditawari oleh Ms Annastasia, teman saya di KGB Jakarta Selatan untuk mengajar Livestreaming di sekolahmu. Hal ini adalah pengalaman pertama buat saya, tanpa berpikir panjang, akhirnya saya terima tawaran tersebut. Ternyata asyik juga mengajar online, kerjasama antara KGB Jaksel, sekolahmu dan kampus guru cikal. Alhamdulilah respon siswa dan orang tua cukup bagus. Saya juga mendapat dukungan dari kepala sekolah dan rekan-rekan guru.
Sudah 3 kali saya menjadi pembicara di platform pembelajaran sekolahmu. Pertama temanya adalah Menulis Itu Asyik. Pertemuan kedua judulnya Penggunaan Tanda Tanya dan Kalimat Tanya. Dan pada pertemuan ketiga, saya diminta menjadi host dengan pemateri adalah Andini Miranda, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Tangerang Selatan. Beliau adalah founder platform suara sampah. Saya senang sekali mendapat kesempatan berkenalan dengan beliau. Banyak hal yang bisa dipelajari mengenai edukasi sampah.
Atas semua pengalaman mengajar di era pandemi korona, saya bersyukur Allah memberikan saya ruang untuk berbuat lebih banyak demi kemajuan pendidikan Indonesia. Saya senang bisa berbagi pengalaman belajar yang berharga untuk murid-murid saya. Ada 3 pesan yang dapat saya sampaikan untuk para siswa.
- Selama PJJ siswa bisa belajar dari berbagai sumber bukan hanya dari buku tetapi TVRI, youtube, dan lain-lain. Siswa punya kebebasan untuk upload materi dan waktu belajar yang fleksibel.
- Situasi pandemi “memaksa“ pembuat kebijakan untuk fokus pada pembelajaran dengan cara kolaborasi dan kelas online. Tindak lanjutnya adalah asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa.
- Situasi pandemi “memaksa“ pembuat kebijakan untuk memperhatikan faktor luar sekolah secara nyata berkaitan dengan kualitas capaian belajar siswa. Modul literasi numerasi membantu orangtua dan siswa belajar.
Seorang Guru SDN Rawajati 01 Jakarta Selatan
