f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
disiplin

Mengapa Disiplin Diri Menjadi Penting?

Hampir setiap kali aku menemui orang-orang yang aku anggap sukses di sekelilingku; aku selalu memperhatikan bagaimana mereka mengatur waktu setiap harinya. Orang-orang yang aku anggap sukses ini cenderung terlihat lebih tenang dan bahagia. Mereka semua memiliki waktu yang sama denganku, yaitu 24 jam setiap harinya. Tetapi, kenapa kita menghasilkan sesuatu yang berbeda? Apa yang membedakan mereka dengan orang-orang yang memiliki kehidupan kurang produktif atau bisa dikatakan selalu mengeluh dengan apa yang mereka kerjakan?

Dari fenomena ini, aku mencoba menguraikannya dalam sebuah analisa ringan tentang kedisiplinan diri. Hal ini ternyata yang membedakan keduanya. Orang-orang yang aku anggap cenderung lebih produktif dan cenderung lebih bahagia dengan orang-orang yang sering mengeluh tentang kehidupan mereka, dan merasa tidak puas dengan pekerjaan atau pencapaian yang mereka miliki. Sederhananya, ternyata meski memiliki waktu yang sama-sama 24 jam per hari dan 7 hari per minggu, belum tentu memiliki kualitas yang sama dalam memanfaatkan waktunya.

Kata kuncinya adalah kedisiplinan diri. Aku sering sekali mendengar bahwa kedisiplinan menjadi kunci kesuksesan. Kedisiplinan diri bisa jadi teraktualisasikan dalam beberapa bentuk aktivitas atau sebuah prinsip yang berfungsi untuk mengontrol diri kita untuk tetap pada jalur yang sudah kita tentukan untuk mencapai sesuatu. Tetapi ingat, hal ini bukan berarti kita mengabaikan kepentingan orang lain dan juga menjadi egois.

Definisi Disiplin

Menurut Curtis Leone dalam bukunya berjudul Self Discipline: Why Self Discipline is Lacking in Most and How to Unleash it Now, menuliskan bahwa disiplin diri memberi kita energi untuk konsisten dalam melakukan apa pun yang sedang kita kerjakan. Disiplin diri juga memberi kita kemampuan untuk menghadapi kesulitan baik itu secara emosional atau mental.

Baca Juga  Aku Pulang

Selain itu, disiplin diri memberi kita kemampuan untuk mencegah melakukan sesuatu yang menurut kita menyenangkan, tetapi hanya jangka pendek demi mencapai sesuatu yang lebih baik. Meskipun kita tahu bahwa untuk mencapai sesuatu yang lebih baik ini membutuhkan lebih banyak usaha dan waktu. Oleh karenanya, disiplin diri dianggap pendamping dari tekad kita untuk mencapai sesuatu.

Untuk mendukung kedisiplinan diri, kita dimudahkan dengan aplikasi di gawai maupun di komputer untuk mengatur waktu kita setiap harinya. Menentukan jadwal kegiatan kita agar tidak lupa, bahkan terdapat notifikasi sebelumnya untuk mengingatkan kita bahwa kita memiliki agenda tertentu agar tidak ketinggalan dan konsisten on the track. Terdengarnya mudah bukan? Iya betul, tapi ternyata pada kenyataannya tidak semudah itu.

Terkadang kita terkendala dengan komitmen kita sendiri. Bisa jadi kita terganggu dengan hal-hal lain yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan apa yang sedang kita kerjakan. Maka dari itu, disiplin diri begitu penting bagi kita sebagai pengendali agar tidak mudah terganggu saat sedang fokus melakukan sesuatu.

Cara Menjadi Disiplin

Menurut Curtis Leone, sebelum kita melangkah untuk belajar mendisiplinkan diri, kita perlu mengetahui dan memahami beberapa manfaat kenapa kita perlu mendisiplinkan diri dalam hidup. Pertama, Leone menjelaskan bahwa ketika kurang disiplin, kita kurang memiliki kendali terhadap diri sendiri. Maksudnya, ketika bekerja atau sedang belajar kita akan mudah terganggu dengan hal-hal lain. Seperti bermain gawai atau tiba-tiba pergi keluar bersama teman padahal tugas kita belum selesai.

Maka kita perlu tahu bahwa dengan tidak adanya disiplin diri, peluang untuk teralihkan sangat tinggi. Yang berarti, kita dapat mengucapkan selamat tinggal pada keinginan dan impian kita untuk selamanya. Sebaliknya, jika kita menghiasi kepribadian dengan disiplin diri, kita tidak perlu mengucapkan selamat tinggal pada keinginan terbesar kita (impian). Dan, apa pun yang ingin kita capai.

Baca Juga  Filantropi Islam Berbasis Media Sosial

Kedua, dengan kita mampu mendisiplinkan diri, kita mampu mengontrol diri dan terhindar dari pikiran yang negatif. Dengan menjadi pribadi yang disiplin, kita cenderung berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak dan bisa fokus mengerjakan tugas-tugas penting hingga selesai. Serta berhasil melakukan sesuatu sesuai rencana dan keputusan yang kita buat sendiri.

Ketiga, disiplin diri dapat membantu kita membuat pilihan-pilihan yang tepat dengan mengevaluasi dan menimbang pro dan kontranya. Sehingga, kita cenderung jarang membuat keputusan impulsif yang tidak menentu.

Keempat, disiplin diri membantu kita menjadi lebih bahagia dan damai. Berdasarkan penelitian yang diungkapkan dalam bukunya, Leone menjelaskan bahwa orang yang memiliki kontrol diri yang tinggi cenderung lebih bahagia. Hal ini terjadi karena orang mampu mengatasi konflik, menghindari perilaku tidak sehat, dan mampu mengambil keputusan positif dengan mudah. Oleh sebab itu, hasilnya tingkat kebahagiaan dan ketenangannya meningkat.  

Kelima, disiplin diri membantu kita untuk tidak mengambil keputusan dengan terburu-buru atau impulsif. Sehingga, kita menjadi orang yang menepati janji pada diri sendiri maupun pada orang lain. Dan terus mengerjakan tugas meskipun saat kita sedang tidak bersemangat. Oleh karena itu, disiplin diri membantu kita untuk konsisten bangun pagi untuk mengerjakan hal-hal yang kita rasa tidak boleh kita tinggalkan meski dalam kondisi kurang bersemangat.

Keenam, dengan disiplin diri kita mudah untuk membangun karakter diri, kekuatan batin, dan stabilitas mengendalikan ketidaksabaran, kemarahan, reaksi naluriah, dan nafsu makan kita. Kita mampu untuk membangun hubungan, mendapatkan rasa hormat dari orang lain, dan mampu mengendalikan pikiran dan reaksi kita dalam merespons sesuatu.

Semoga dengan kita memahami enam manfaat dan pentingnya disiplin diri, kita mampu menumbuhkan dan meningkatkan kedisiplinan diri. Sehingga, kita memiliki peluang dan mampu mencapai mimpi dan mewujudkan keinginan . Selain itu, hal penting lainnya yang perlu kita ingat adalah dengan memiliki disiplin diri, kita cenderung lebih bahagia dan damai dalam hidup . Sebab, kita mampu mengontrol diri dengan baik secara sadar.

Baca Juga  Setiap Kita adalah Arsitek

Editor : Akbar Mawlana

Bagikan
Post a Comment