f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
ungkapan salam

Ungkapan Salam, Rumah dan Ketenteraman

Makna Ucapan Salam dan Salam Penghuni Surga         

Ungkapan salam dalam Islam memiliki makna doa keselamatan yang ditujukan untuk orang yang diberi salam, sebagai tanda cinta dan baiknya sikap seorang muslim kepada saudara sesama muslim. Dan sudah seharusnya ucapan salam menjadi sebuah kebiasaan yang melekat dalam kehidupan seorang muslim, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tentang tidaklah seseorang masuk surga kecuali dia seorang yang beriman, tidaklah dia beriman sehingga saling mencintai saudara sesama muslim. Kemudian beliau bertanya kepada para sahabat, “Maukah aku tunjukan kepada kalian sesuatu yang akan menjadikan kalian saling mencintai?” Para sahabat menjawab: “Tentu ya Rasulullah,” kemudian beliau bersabda: “Tebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 980)

Ucapan salam pun akan diberikan kelak kepada para penghuni surga sebagai penghormatan kepada mereka dari Allah, malaikat dan sesama penghuni surga.

“(Kepada mereka dikatakan), ‘salam’ sebagai ucapan keselamatan dari Rabb yang Maha Penyayang.” (QS. Yasin: 58). Disebutkan dalam QS. Az-Zumar: 73 ketika mereka memasuki pintu surga: “salam/kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu!.”  Juga di dalam QS. Maryam: 62, “..Mereka tidak mendengar perkataan yang tidak berguna, kecuali ucapan salam.”

Rumah Sebagai Tempat Tinggal

Di antara kenikmatan yang Allah berikan adalah berupa rumah yang kita tempati, firman Allah Ta’ala:

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا…

“Dan Allah menjadikan rumah-rumah bagimu sebagai tempat tinggal…”(QS. An-Nahl: 80).

Dijadikanya rumah sebagai tempat tinggal yang dengan rumah tersebut mereka tersembunyi, terlindungi serta dapat digunakan untuk berbagai kemanfaatan lainnya.

Di dalam ayat selanjutnya Allah Ta’ala berfirman:

“…Demikianlah Dia telah menyempurnakan kenikmatan-Nya atas kalian agar kalian berserah diri (kepada-Nya).” Dengan adanya kenikmatan tersebut agar kita berserah diri kepada Allah dan menjadikan rumah sebagai sarana untuk beribadah kepada-Nya, melaksanakan ketaatan kepada-Nya.

Baca Juga  Membangun Personal Branding di Mata Allah

Di dalam ayat, rumah disandingkan dengan kata “سَكَنًا”. Di dalam bahasa Arab, selain memiliki arti tempat tinggal, sakan juga memiliki makna lain sebagaimana disampaikan di dalam Mu’jamul-Lughah al-‘Arabiyyah Dr. Ahmad Mukhtar Abdul-Hamid Umar; “Sakana jika dikaitkan dengan sesuatu. Misalnya angin memiliki arti “tenang, berhenti bergerak,” contoh: sakanat nafsu fulaan artinya jiwanya menjadi tenang setelah shock. Makna lainnya, sakana ilaihi; yaitu merasa senang kepadanya dan tentram. Contoh kalimatnya terdapat dalam QS. Ar-Rum: 21 tentang pasangan hidup; “لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا”: “agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya.” Kemudian ketika disebutkan sakana dengan malam (Sakana fil-lail) memiliki makna istirahat, seperti dalam QS. Yunus: 67; “لِتَسْكُنُوا فِيهِ”: “agar kamu beristirahat padanya.” Demikianlah sebuah rumah selain sebagai tempat untuk ditinggali, haruslah ada sakinah “ketentraman” di dalamnya. Untuk membedakan dia dengan yang lainnya, tempat singgah misalnya. Karena rumah adalah sebuah tempat untuk menetap bukan untuk singgah.

Agar Hati Menjadi Tentram

Merasa tentram, tenang, aman merupakan sebuah kenikmatan yang besar. Allah Ta’ala memberikan petunjuk bahwa ketenangan hanya dapat diraih dengan berdzikir kepada Allah,

“Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.”(QS. Ar-Ra’du: 28). Agar ketentraman hadir di dalam rumah yang kita tempati, maka harus menghadirkan dzikrullah dan berbagai aktifitas kebaikan yang dilakukan di dalam rumah, misalnya lantunan Al-Quran yang kita baca, shalat sunnah yang ditegakan sehingga Allah turunkan ketentraman di hati penghuni rumah.

Berbagai aktifitas kesalehan yang dilakukan oleh para penghuni rumah akan menjadikan sesama penghuni rumah menjadi tentram dengan kehadiran mereka satu sama lainnya, berupa pasangan ataupun keturunan yang menjadi penyejuk mata, penentram jiwa. Doa yang dapat kita baca QS. al-Furqan: 74;

Baca Juga  Merawat Ramah di Rumah Indonesia

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Karenanya saling tolong menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan antar penghuni rumah harus ditegakan.

Keterkaitan Salam dengan Ketenteraman di Dalam Rumah

Mengutip dari rumaysho.com, di dalam Tafsir al-Muyassar disebutkan: “…Hendaklah kalian memberikan salam kepada penghuni rumah dengan mengucapkan “Assalaamu’alaikum”, dan apabila tidak terdapat seorangpun penghuninya, maka ucapkanlah salam kepada dirimu sendiri dengan ucapan “Assalaamu’alainaa wa ‘ala ‘ibaadillahish-shalihiin” sebagai ucapan salam dari sisi Allah yang disyariatkan-Nya untuk kalian, yang diberi berkah; karena ia menebarkan sikap saling mencintai dan persatuan diantara kalian juga baik karena bisa menenangkan hati pendengarnya.”

Lalu bagimana keterkaitan salam dengan ketentram rumah? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika seseorang menyebut nama Allah ketika hendak masuk rumahnya dan ketika hendak makan, maka syaithan berkata; ‘Kalian (bangsa syaithan) tidak bisa menginap dan tidak bisa makan!..”(HR. Muslim). Syaithan memiliki tugas untuk menggoda manusia, di dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa setan akan keluar dari rumah yang ketika dimasuki disebutkan nama Allah, dalam hal ini yaitu ucapan salam, sebagaimana firman Allah di dalam QS. an-Nur: 61; “Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam…” salam menjadi dzikir yang disyariatkan ketika memasuki suatu rumah.

Agar ketentraman itu hadir maka gangguan yang ada harus disingkirkan, dalam hal ini yaitu setan yang mengganggu ketenteraman rumah dan memiliki tujuan besar untuk memisahkan pasangan suami istri agar terjadi perceraian. Semoga keselamatan, ketentraman Allah hadirkan di dalam rumah-rumah kita. Aamiin.

Bagikan
Post a Comment