Tuntutan dan Harapan Anak Sulung Perempuan
Menjadi anak pertama itu tidak pernah mudah karena penuh tuntutan. Apalagi menjadi anak pertama perempuan di keluarga, tentunya tidak akan mudah. Banyak tantangan dan tekanan yang selalu menghampiri si sulung. Saya terlahir sebagai anak sulung perempuan dari keluarga sederhana. Saya mempunyai satu orang adik laki-laki. Kami hanya berbeda selisih tiga tahun.
Anak sulung sering kali diharapkan menjadi contoh yang baik bagi adiknya. Walaupun orangtua saya mungkin tak pernah menuntut apa pun, saya akan tetap merasa bahwa. Pada akhirnya, saya punya tanggung jawab besar terhadap keluarga saya kelak, Saya merasa bahwa sayalah tulang punggung keluarga, apalagi orangtua sudah tiada. Saya bahkan mungkin yang paling pusing ketika sesuatu terjadi dalam keluarga.
Menjadi anak pertama berarti harus menjadi contoh, harus menjadi yang terbaik sekalipun saya tak tahu siapa yang harus ia teladani. Harus jadi yang paling pintar, serbabisa, dan sebagainya. Menjadi anak pertama berarti harus belajar cepat dewasa, lebih cepat dari adik saya.
Saya juga harus belajar dan hampir selalu mengalah ketika adik saya mungkin bisa mendapatkan apa yang dahulu tidak pernah saya dapatkan sewaktu kecil karena adik saya lebih membutuhkannya.
***
Sering kali saya harus mengorbankan keinginan saya. Kadang, ingin rasanya membeli sesuatu atau punya barang sesuatu, tetapi terpaksa harus saya urungkan karena saya sadar bahwa uangnya lebih baik ditabung atau lebih baik dipakai untuk kebutuhan keluarga atau adik saya. Saya kadang berpikir, kalau saja adik saya di posisi saya sekarang, mereka belum tentu berpikir hal yang sama dengan saya.
Sesekali saya merasa ini “tidak adil”. Saya ingin juga mendapat perhatian yang sama seperti adik saya. Namun, terlepas dari segala tekanan yang saya rasakan, saya sebagai anak sulung dalam keluarga tumbuh menjadi insan yang kuat. Saya sudah sampai sejauh ini. Memang tidak mudah, saya harus tetap berjuang untuk membahagiakan keluarga.
Perspektif orang tentang anak perempuan pertama bahwa matanya tidak boleh menampakan kesedihan, bahunya harus sekuat baja, tangannya harus sekuat laki-laki agar bisa membanggakan keluarga, dan hatinya harus setegar karang. Perspektif ini membuat saya terdorong menjadi pribadi yang lebih mandiri.
Terkadang para orangtua tidak menyadari bahwa harapan mereka yang berlebihan pada anak sulung menyebabkan masalah pada anak mereka. Tidak jarang sebagai anak sulung sering tertekan oleh ekspektasi ini. Ekspektasi dan harapan yang terkadang tidak sejalan dengan apa yang menjadi keinginan sang anak. Namun, sebagai seorang anak kita harus patuh terhadap orangtua.
Para psikolog menyatakan bahwa anak pertama umumnya memiliki sifat kepemimpinan dan kepribadian yang kuat. Hal ini karena munculnya rasa ingin melindungi sang adik oleh si kakak. “Anak pertama identik dengan sifat kepemimpinan dan kepribadian yang kuat,” tutur Dr. Seda Gragossian, seorang psikolog, terlansir dari Bustle.com.
***
Menurut sebuah penelitian di Inggris, anak-anak sulung memang benar lebih pintar daripada saudara kandungnya yang lain. Faktor-faktor yang menyebabkan anak sulung lebih pintar daripada saudara kandungnya:
- Anak sulung lebih pintar dari adik-adiknya karena perbedaan pola asuh orangtua
Tim peneliti dari Universitas Edinburgh di Inggris menyimpulkan bahwa anak pertama di sebuah keluarga memiliki skor Intelligence Quotient (IQ) yang lebih tinggi daripada adik-adiknya. Anak-anak pertama juga cenderung memiliki kosakata yang lebih kaya.
Namun, kecerdasan ini bukan karena mereka menguras bersih semua gen berkualitas dari orangtua mereka, tetapi lebih sebagai hasil dari limpahan perhatian dan dukungan emosional yang mereka terima tanpa henti dari kedua orangtua selama masa tumbuh kembang.
- Anak pertama lebih cerdas dan kreatif karena dituntut untuk bisa mendidik adiknya
Peneliti dari University of Edinburgh melaporkan bahwa, berdasarkan penjelasan sebelumnya, kakak tertua lebih mungkin untuk memiliki skor IQ yang lebih tinggi daripada adik-adiknya.
Sementara itu, anak kedua dan seterusnya cenderung lebih kurang kreatif dan tidak begitu menyukai sastra atau literatur serta musik, ungkap peneliti, yang disebabkan dari ketimpangan waktu dan perhatian yang dicurahkan oleh orangtua. Ini yang mungkin memengaruhi potensi kecerdasan setiap anak.
***
- Tapi tak semua anak pertama pasti akan lebih cerdas dari adik-adiknya
Pasalnya, peneliti menekankan bahwa temuan mereka hanya bersifat gambaran besar dan mungkin tidak akan berlaku sama bagi setiap situasi keluarga yang berbeda. Studi ini menemukan bahwa meskipun anak-anak sulung cenderung lebih ekstrovert, menyenangkan, teliti, dan lebih matang dari adik-adik mereka, perbedaan ini sangat kecil.
Dahulu, saya merasa perlakuan berbeda di antara adik saya, tetapi saya selalu jadi kebanggaan orangtua sekalipun mereka tidak pernah mengutarakannya secara langsung di depan saya. Pada waktu itu, saya tidak sengaja mendengar bahwa orangtua saya diam-diam membicarakan saya di luar sana, membangga-banggakan saya. Saya merasa senang karena mendapat apresiasi dari orangtua saya.
Saya pernah mengalami kegagalan untuk memenuhi harapan orangtua saya. Namun, Alhamdulillah orang tua saya tidak pernah menuntut saya untuk selalu menjadi orang yang terbaik. Orang tua saya pernah berpesan kalau adakalanya kita harus menerima kegagalan, tetapi kita harus bangkit dan berjuang selalu.
***
Harapan untuk anak sulung yang berada dalam usia dewasa awal tetap mempertahankan dan mampu mengembangkan sikap kontrol diri dalam mengahadapi masalah-masalah terkait harapan orangtua.
Tanggung jawab sebagai anak sulung perempuan memang tak ringan, Namun meski sulit hal tersebut akan menjadikan anak perempuan pertama akan tangguh, terampil dan penuh kasih sayang. Itulah konsekuensi menjadi si sulung. Peluk hangat untuk semua anak sulung yang tak pernah berhenti berjuang untuk keluarganya. Jangan pernah berhenti jadi anak baik untuk keluargamu.
Nama saya Sandra Callysta Tanjung, saya adalah mahasiswi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret tahun angkatan 2021. Saya menyukai aktivitas membaca, menulis, dan mendengar musik.
