f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
lingkungan

Membangun Gerakan Sadar Lingkungan

Alam dan kehidupan merupakan lingkungan hidup manusia dalam sistem alam semesta. Dengan sistem nilai dan norma tertentu, manusia dapat merubah alam menjadi suatu sumber kehidupan yang positif (manfaat) maupun negatif (mudarat), yang lalu memiliki dampak pada alam. Dampak manfaat akan membawa manusia pada kebahagiaan, kesejahteraan atau kemuliaan. Sedang dampak mudarat bisa menyebabkan kehancuran kehidupan manusia sendiri.

Lingkungan Hidup

Lingkungan hidup merupakan dukungan terhadap kehidupan dan kesejahteraan, bukan saja terhadap manusia, tetapi juga makhluk hidup lain, seperti hewan dan tumbuhan. Oleh karena seluruh isi alam dapat bermanfaat bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia, maka tumbuhan dan hewan yang dapat mendukung kedua hal tersebut harus tetap terjaga kedalam fungsinya sebagai pendukung kehidupan. Karena alam mempunyai hubungan yang sangat banyak dengan penghuni, banyak interaksi dan korelasinya.

Maka perlu kita teliti dengan cermat untuk memperoleh pengetahuan lengkap tentang kerumitan yang terdapat dalam lingkungan hidup, agar pengelolaannya dapat terlaksana setepat mungkin. Dapat mempertahankan produktivitas, dapat menghindarkan perusakan, dapat menjaga kelestarian demi generasi penerus yang akan mewarisi lingkungan hidup beserta aneka sumber dayanya (M. Muhtarom Ilyas, 2008).

Permasalahan Lingkungan Hidup

Masalah lingkungan hidup adalah masalah yang penting dan tidak bisa kita abaikan saat ini. Karena alam dan manusia terikat satu sama lain sama hal nya dengan masalah yang terjadi. Peran manusia masih menjadi salah satu penyebab terjadinya kerusakan alam. Kerusakan alam yang terjadi saat ini berlangsung panjang dan dampaknya semakin luas.

Seperti yang kita tahu, negara kita Allah anugrahi dengan alam yang sangat indah. Hamparan hutan tropis yang luas, keindahan laut, hingga jajaran pegunungan merupakan kekayaan alam negeri ini. Sayangnya, dewasa ini lingkungan ibu pertiwi mulai rusak. Padahal manusia serta makhluk hidup lainnya sangat bergantung pada lingkungan. Dampak dari kerusakan ditandai dengan adanya bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. Berbagai kerusakan alam diantaranya karena ulah tangan-tangan jahil manusia.

Baca Juga  Peran Perempuan dalam Perekonomian (1)

Selain bencana alam sebagai pertanda kerusakan alam, dampak yang ditimbulkan dari kerusakan antara lain seperti pencemaran lingkungan. Pencemaran yang bisa saja terjadi di air, udara dan tanah. Dari pencemaran yang terjadi nantinya mampu mempengaruhi kesehatan manusia. Dampaknya akan semakin bertambah, mulai dari adanya penyakit dan berkurangnya air bersih juga akan mengganggu ekosistem makhluk hidup yang ada di dalamnya.

Upaya Penyelamatan Lingkungan

Berbicara mengenai kerusakan alam tentu akan ada antisipasi jangka panjang untuk memanimalisir terjadinya kerusakan yang semakin meluas. Maka langkah yang perlu kita ambil yakni dengan adanya pengelolaan lingkungan hidup. Pengelolaan lingkungan hidup adalah pemanfaatan dan peningkatan kualitas yang manjadi tugas manusia, sebab Allah telah menciptakan manusia dari bumi (tanah) dan menjadikan manusia sebagai pemakmurnya.

Amanat Allah yang di bebankan kepada manusia ialah memakmurkan bumi ini dengan kemakmuran yang mencakup segala bidang, menegakkan masyarakat insani yang sehat dan membina peradaban insani yang menyeluruh, mencakup semua segi kehidupan sehingga dapat mewujudkan keadilan hukum ilahi di bumi tanpa paksaan dan kekerasan, tapi dengan pelajaran dan kesadaran sendiri (M. Muhtarom Ilyas, 2008).

Selain dengan pengelolaan alam, kita perlu membumikan etika bagi upaya membudayakan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Pengelolaan lingkungan hidup menurut A. Rusdiana (2015) adalah upaya untuk melestarikan fungsi alam yang meliputi kebijaksanaan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan dan pengendalianlingkungan hidup.

***

Untuk membangun etika lingkungan memelukan beberapa strategi. Dalam pengelolaannya yang dibutuhkan adalah ekologi manusia, yang merupakan cabang khusus dari ekologi tumbuhan, hewan dan ekologi jasad renik. Karena manusia berperan penting dalam pengupayaan penyelamatanalam. Rumusan di bawah ini memuat sikap dan tanggung jawab manusia terhadap alam, di antaranya:

  1. Manusia harus menyadari bahwa alam bukan sekedar sesuatu yang berguna untuk manusia, alam memiliki nilainya tersendiri. Alam memiliki prosesnya sendiri untuk hiidup, adapun jika manusia terlibat dalam proses itu maka hanya seperlunya dan dengan tetap menjaga keutuhannya.
  2. Manusia harus menanamkan kesadaran akan tanggung jawab khusus terhadap lingkungan, agar lebih bersih, sehat, alamiah.
  3. Manusia harus merasa bertanggung jawab terhadap kelestarian biosfer. Dalam konteks ini, yang harus dikembangkan adalah kesadaran yang mendalam bahwa kita sendiri merupakan bagian dari ekosistem yang tidak boleh diganggu keseimbangannya.
Baca Juga  Zaman Multi Biadab (1)

Di atas adalah beberapa langkah awal yang perlu manusia terapkan dalam upaya membangun etika lingkungan guna pengupayaan penyelamatan lingkungan.

Penanaman etika dan moral menjadi sangat penting dalam penyusunan program, mengambil kebijakan dalam pemecahan masalah lingkungan. Upaya politis dan yuridis telah ditetapkan dalam pengelolaan lingkungan harus diikuti dengan kebijakan nyata. Etika dan moral tidak boleh hanya sebagai semangat dalam tingkat kebijakan dasar atau Undang-undang, tetapi harus sampai pada tingkat implementasi. Penyelamatan lingkungan merupakan kerja keras dan besar bagi semua komponen.

Praksis Gerakan Penyelamatan Lingkungan

Banyaknya masalah lingkungan memunculkan regulasi-regulasi terhadap isu yang berlaku bagi beberapa negara, termasuk Indonesia. Sebagai pembelajaran dan pembiasaan terhadap warga negara untuk lebih peduli terhadap lingkungannya. Dari banyaknya permasalahan dan gencarnya isu lingkungan maka perlu adanya gerakan ekologi untuk mengimplementasikan pengelolaan lingkungan. Lantas, gerakan ekologi seperti apa yang harus kita bangun?

Tentunya gerakan yang di dalamnya berkumpul individu-individu yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Contoh gerakan yang fokus terhadap gerakan ekologi yang ada di Indonesia yaitu Gerakan Peduli sampah di kota Yogyakata. Beberapa komunitas muda urban di Yogyakarta berkolaborasi dalam Aliansi Komunitas Yogyakarta menginisiasi suatu gerakan ekologi dengan nama Peduli Sampah Nasional (PESAN) 2017. Kajian ini menjelaskan bagaimana gerakan itu bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ancaman pencemaran sampah yang mengancam lingkungan hidup dan keseimbangan ekologis.

Melalui pendekatan partisipatoris dan analisis kualitatif, kajian ini dapat kita lakukan berdasarkan dua aksi kegiatan. Gerakan PESAN 2017 sendiri terdiri dari dua kegiatan. Kegiatan pertama bertujuan untuk memberi edukasi kepada siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) tentang pentingnya pengelolaan sampah. Kegiatan selanjutnya merupakan aksi bersih sampah di bantaran Kali Gajah Wong, ini bertujuan untuk mendidik masyarakat yang tinggal di sekitar sungai dalam menangani metode sanitasi dan pengelolaan sampah (Adityo Nugroho, 2017).

Bagikan
Post a Comment