Tips Parenting (4): Menjaga Semangat Anak
Sahabat Rahmania, tips kali ini merupakan lanjutan dari tips sebelumnya, yakni tentang kendala pekerjaan orang tua sekaligus latar belakang pendidikan yang berbeda, tentu pola pengasuhan dan pendampingan terhadap anak juga beragam.
Serial kuliah whatsapp yang dilaksanakan oleh Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati kali ini terdapat pertanyaan dari salah seorang ibu PNS dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). yang berdomisili di Jakarta Selatan.
Pertanyaan yang diajukan, “Apa solusi yang terbaik bagi orang tua dalam mendampingi tugas anak, dengan berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan orang tua tersebut? Terima kasih Bu”
Jawaban:
Prinsip dasarnya, orang tua harus menyadari bahwa hari ini tidak hanya orang tua yang situasinya berubah, anak juga beradaptasi dengan situasi baru, berada full dirumah. Tidak bertemu teman, tidak bisa bermain di luar.
Orang tua berkomunikasi secara terbuka dengan anak, mendengarkan pendapat mereka, orang tua perlu menyadari kondisi anak berbeda-beda, minat, bakat dan kemampuannya, termasuk dalam kemampuan belajar.
Terkait tugas, orang tua perlu memahami tugas anak-anak seperti apa, termasuk memahami tugas anak-anak dan kondisi anak yang berbeda-beda kemampuannya. Orang tua penting untuk mendorong anak-anak dan menjaga semangatnya, proses belajar ini yang harus selalu kita hargai, seberapapun hasilnya.
Anak-anak penting didengarkan kesulitannya, dan kira-kira menurut anak-anak apa solusinya, sambil orang tua juga berpikir solusinya jika ada kesulitaan. Misalnya apakah membeli buku, mencari di internet, apakah butuh les online, mungkin juga menelepon guru, atau diskusi dengan teman, atau yang lainnya
Jadi prinsipnya lebih kepada menjaga semangat anak, mendampingi anak, dan membantunya menyeimbangkan hidup dalam situasi seperti ini. Bermain juga salah satu hak anak.

Dosen Fisip UHAMKA, Alumni S3 Sosiologi UI
