f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
menanamkan kejujuran

Tiga Keutamaan yang Kamu Dapat Ketika Menanamkan Kejujuran

Jujur adalah perkataan atau ungkapan terhadap perkara dengan sebenar-benarnya. Mudahnya, jujur itu tidak berbohong, tidak memanipulasi sesuatu, tidak curang, atau jujur itu berkata sesuai faktanya (kenyataan). Sifat jujur berupaya agar seseorang bisa menyelaraskan perkataan dan perbuatan. Sehingga, dengan sifat jujur inilah seseorang dapat memiliki label kerpercayaan dari orang lain.

Kejujuran membuat diri seseorang lebih bersinar. Karena siafatnya yang jujur membuat namanya lebih tersohor di kalangan masyarakarat. Bukti nyata dari sifat jujur dicontohkan langsung oleh Baginda Rasulullah Saw. Baginda Rasul dengan penuh kejujurannya, mampu membuat tak satupun dari masyarakat Arab yang tidak mempercayainya, sehingga beliau mendapatkan gelar kepercayaan dari masyarakat Arab sebagai Al Amin. Hal selaras juga terjadi pada diri sahabatnya, yakni Abu Bakar yang mendapatkan gelar As-Sidiq, yang memiliki arti “benar”.

Selain itu, orang-orang yang memiliki sifat jujur lebih banyak disenangi dibandingkan mereka yang tidak jujur, karena tidak ada satupun dari orang yang jujur sesuatu yang mereka dustai (sembunyikan). Sehingga, orang-orang yang berkata jujur memiliki derajat yang tinggi.

Penting bagi seseorang memiliki sifat jujur dan wajib baginya untuk menerapka kejujuran di kehidupannya, baik dalam perihal perkataan ataupun perbuatan. Sebagaimana dalam firman Allah Q.S Al Ahzab ayat 70 yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar (di antara perkataan yang benar adalah jujur)”.

Atau dalam Q.S Az Zumar ayat 33 yang artinya:

”Dan orang-orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan orang yang membenarkannya, mereka itulah yang bertakwa”.

Refleksi dari kedua ayat di atas, menjadi isyarat bahwa kejujuran dalam hal apapun menjadi sesuatu yang amat penting kita terapkan. Bahkan dalam ayat tersebut diperlihatkan bahwa kejujuran dapat mengukur kualitas ketakwaan kita kepada Allah Swt.

Baca Juga  Manusia adalah Pembual yang Berpikir

Ngomong-ngomong tentang kejujuran, ada perihal penting yang harus kamu tahu bahwa orang yang menanamkan kejujuran di hidupnya memiliki keutamaan yang luar biasa. Berikut rangkuman keutamaan orang yang menanamkan kejujuran.

Kejujuran Menuaikan Buah Manis Keberkahan

Pertamakali yang kamu dapat adalah keberkehan. Siapa si, yang gak pengen mendapatkan keberkahan dalam hidup? Semua orang pasti mau mendapatkan yang namanya berkah dalam hidup. Pasalnya, hidup dalam keberkahan akan membawa kita kapada ketentraman dalam harmonisasi kehidupan. Misalnya, dalam lingkungan masyarakat, orang yang bersifat jujur akan lebih masyarakat sukai dan akui ketimbang orang yang suka berbohong. Atau contoh kecil lainnya, yakni ketika kita berdagang. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw.

“Kedua orang penjual dan pembeli memiliki hak (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila mereka belaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscahya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu.” (H.R Bukhari dan Muslim).

Kejujuran  Mengantarkan Seseorang kepada Jalan Surga

Tak disangka, hal yang sangat kita damba-dambakan ternyata dapat terwujud ketika kita mampu menanamkan kejujuran pada diri kita. Orang-orang dengan kepiwaian jujurnya dapat mengantarkan menuju jalan ke surga. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw.

“hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kesjahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta”. ( H.R Muslim ).

Baca Juga  Hijrah Itu Mudah, Istiqamahnya yang Susah
Kejujuran Melahirkan Ketenangan Hati

Hati yang tenang, tentram, damai, adem ayem lahir dari kebaikan. Salah satunya berlaku jujur. Kejujuran dapat menghindarkan kita dari sifat-sifat buruk dan melahirkan sifat-sifat terpuji. Dengan kejujuran seseorang lebih tenang dalam menjalani kehidupannya di dunia, karena ia memiliki jiwa yang bersih. Sehingga, orang yang jujur selalu mengungkapkan kebenaran dan tidak pernah ada sesuatu yang harus ia sembunyikan.

Sementara orang-orang yang memiliki sifat dusta akan cenderung menyembunyikan sesuatu dan memiliki beban pertentangan dalam hatinya, karena terus-menerus harus mengatakan hal-hal yang tidak sesuai dengan pikirannya.

Rasulullah Saw. bersabda :

“Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yag tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa” (H.R Tarmidzi dan Ahmad).

Di atas tiga keutamaan ketika kamu menanamkan kejujuran pada dirimu. Perlu kita ingat bahwa sifat jujurmu tidak hanya membawa kebaikan kepada diri sendiri tetapi kepada orang lain juga yang ada disekitarmu. Maka dari itu, tetap berlaku jujur brother.

Semoga bermanfaat, terimakasih

Wallahua’lam bisshawab.

Bagikan
Post a Comment