f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
segala

Sibuk Mengarang Segala yang Mengering

#1

Sepagi ini, sudah perih mata kita diterkam bait demi bait sunyi. Sunyi yang betul-betul lirih. Hingga terasa jiwa tersayat perih. Betapa siksa terjebak di ruang hampa. Dan segala kegemerlapan dunia menyapa di saat tak terduga. Sedang kantong kian kerontang. Kepala kita pontang-panting, sibuk mengarang segala yang mengering. Tong kosong bunyinya nyaring.

#2

Segala hening kini terdampar dalam kening. Menumpahkan pikir yang terus membawa pening. Awal bulan, pertengahan bulan, pengujung bulan. Berlalu bersama waktu-waktu yang pilu. Kita terjebak lagi di alam kenang. Masa lalu yang menggambar bayang. Kini semua seperti diputar ulang. Terus-menerus. Tak terhingga rasanya. Kita sibuk mengarang yang mengering. Ya, segala telah mengering.

#3

Pena kita kini luntang-lantung. Lihat kelopak mata kita mulai berkantung. Kurang tidur atau terlalu banyak rebahkan diri? Segala aksara kini kian terkatung-katung. Tak pernah selesai menjadi puisi atau esai. Lalu di alinea pagi, kita kembali menemukan narasi. Dengan kata-kata memenuhi ransel, kita mulai kembali menerobos kamus bahasa. Menyibukkan diri sebagai pengarang. Namun, segalanya tetap mengering.

#4

Di perjalanan menuju rumah berwarna biru. Kita simpan semua diksi haru. Tak lupa pasang wajah lugu. Sebab itulah apa adanya kita. Menyajikan segala yang telah mengering di lembar-lembar koran, majalah, pamflet. Tak jarang kita berpura pintar. Pintar bepura. Sampai akhirnya terjebak di kebuntuan dan ketidaktahuan. Sesuatu yang kadang luput dari kesadaran.

#5

Dan segala yang telah mengering kini diguyur hujan.

Bagikan
Post tags:
Post a Comment