Rahasia di Balik 3 Amalan Doa Saat Sujud Terakhir
Doa memiliki akar kata dari bahasa Arab yang berarti permintaan atau permohonan. Referensi lain menyebutkan bahwasannya doa merupakan suatu kegiatan antara manusia kepada Allah agar senantiasa dekat (bertaqarrub). Mayoritas permohonan doa berlatarbelakang kebaikan dunia dan akhirat.
Ada banyak sekali waktu mustajab untuk berdoa. Salah satunya pada sujud terakhir setiap sholat. Sebagaimana dalam hadis riwayat Muslim, sebagai berikut: Dari Abdullah bin Abbas R.a. Rasulullan SAW bersabda: : “Adapun (diwaktu) sujud maka bersungguh-sungguhlah untuk berdoa kepadaNya, karena pantas untuk dikabulkan doamu (pada waktu itu).” Kutipan hadits tersebut merupakan HR. Muslim, no. 479.
Selanjutnya, apa saja ketiga doa pada saat sujud terakhir? Berikut doa beserta keutamaannya:
- Doa pertama, meminta agar wafat dalam keadaan husnul khatimah
Pada saat sujud terakhir mintalah kepada Allah SWT agar wafat dalam keadaan husnul khatimah dengan membaca doa:
اللهم إني أسألك حسن الخاتمة
“Allahumma inni as’aluka husnal khotimah.”
Artinya: “Ya Allah aku meminta kepada-Mu husnul khotimah.”
***
- Doa kedua, meminta agar memperoleh kesempatan untuk bertaubat sebelum wafat
Manusia hanyalah seorang makhluk yang tidak luput dari segala kesalahan baik kecil maupun besar, baik sengaja maupun tidak. Bertaubat merupakan salah satu cara untuk kembali dekat kepada Allah dan memohon agar senantiasa berada pada jalan yang benar atas kesalahan serta berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Semua manusia memiliki hak untuk bertaubat, namun tidak semua orang memiliki kesempatan bertaubat sebelum meninggal dunia karena ajal merupakan misteri. Mintalah agar memperoleh kesempatan untuk bertaubat sebelum wafat dengan membaca doa:
اللهم ارزقني توبتا نصوحا قبل الموت
“Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut”
Artinya: “Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat”
***
- Doa ketiga, meminta agar hati kita senantiasa ditetapkan atas agamaNya
Tidak sedikit seseorang yang awalnya rajin beribadah namun kemudian bermalas-malasan bahkan berani untuk meninggalkannya. Hal demikian karena kualitas keimanan pada seseorang tersebut lemah. Untuk itu mari meminta agar hati kita senantiasa ditetapkan atas agamaNya dengan membaca:
اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
“Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinika”
Artinya: “Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU”
***
Setelah mengetahui ketiga bacaan doa pada saat sujud terakhir di setiap sholat. Selanjutnya, berikut merupakan keutamaan membaca tiga doa di atas:
- Waktu sujud merupakan waktu paling dekat dengan Allah SWT, hal demikian bersumber pada hadis Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa.” (HR. Muslim, no. 482)
- Waktu terkabulnya doa, bersumber dari Dari ‘Abdullah bin ‘Abbâs Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Adapun (di waktu) sujud maka bersungguh-sungguhlah untuk berdo’a padanya, karena pantas untuk dikabulkan doamu (pada waktu itu)” (HR. Muslim, no. 479)
- Merupakan anjuran dari Rasulullah SAW, Dari Abu Umamah Radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya:”Do’a apakah yang paling didengar (dikabulkan oleh Allah Azza wa Jalla)? Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Do’a) di tengah malam (akhir malam) dan di ujung (akhir) shalat-shalat (lima waktu) yang wajib.”” (HR. At-Tirmidzi, no. 9936 dan an-Nasa-i, 6/32. Hadits ini hasan menurut Imam at-Tirmidzi dan Syaikh al-Albani).
***
Setelah mengetahui rahasia di balik amalan pada saat sujud terakhir di setiap sholat, maka harus kita amalkan. Tidak boleh bagi seorang muslim untuk menyimpan suatu kebaikan, melainkan harus berbagi kemanfaatannya. Kalau ingin masuk dalam kategori sebaik-baik manusia, maka berikan ajakan serta berbagilah sebuah kebaikan agar tumbuh seribu kemanfaatan.
Sementara itu, kemungkinan beberapa pembaca masih merasa asing dengan ketiga amalan ini. Tidak perlu ragu karena selama semua doa yang kita utarakan itu baik akan mengarahkan kita kepada kebaikan juga. Sesuatu yang belum biasa, maka harus kita biasakan. Mulai dari biasa saja, menuju sebuah perasaan terbiasa untuk melakukan, lalu kemudian kegiatan yang kita awali dengan perasaan yang biasa-biasa saja akan menjadi kebiasaan.
Allah SWT tidak pernah membatasi bahkan melarang siapapun pada saat di manapun untuk melakukan hal-hal baru yang sifatnya positif. Menemukan hal-hal yang bahkan jarang orang lain amalkan. Berdoa merupakan kegiatan yang sangat Allah cintai, karena dengan memohon dan meminta menjadikan manusia kembali dekat bahkan yang semula melalaikan tuhannya kembali mengingat-Nya.
Mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub ilaa Allah) dengan beragam cara dan upaya, di antaranya dengan memohon ampunan, mengharapkan keibaan dari sang Khaliq, meminta petunjuk agar selalu mendapat tuntutan ke arah yang di ridhoi-Nya.
