Perempuan Pembawa Perubahan
Terdapat banyak hal yang ingin saya bahas ketika berbicara tentang perempuan dan perubahan. Karena saya sendiri seorang perempuan dan pernah mengalami tekanan batin sebagai perempuan. Entah mengapa dada saya seakan bergemuruh ketika membahas tema tersebut. Sudah pantaskah saya menjadi generasi unggul bangsa? Kontribusi apa saja yang sudah saya berikan untuk negeri ini?
Pertanyaan itulah yang terngiang-ngiang di benak saya. Saya menyadari masih jauh dari kata “generasi unggul”. Tapi, apakah salah jika saya ingin menggapai “generasi unggul” tersebut? Saya sempat mengalami pro dan kontra ketika akan melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. Tapi saya yakin, pasti ada jalan bagi orang- orang yang mau berusaha dan berdoa!
Di desa saya, pandangan terhadap perempuan yang berkuliah itu sia-sia. Mereka berkata, “Toh, nanti jadi ibu rumah tangga, kerjanya di dapur, beda sama laki-laki.” ujar mereka.
***
Menurut saya, pandangan ini sangat keliru. Ketika seorang ibu dibekali ilmu pengetahuan yang luas, mereka akan mudah mendidik moral anaknya kelak. Apalagi ketika anak-anak bertanya, “Ma, ini apa, soal ini bagaimana?” Pasti kita akan mudah menjawab. Akan ada rasa senang di dalam diri kita jika sanggup menjawab pertanyaan anak- anak dengan mudah.
Perempuan sebenarnya memiliki tugas dan kewajiban yang sama dengan laki-laki yakni untuk membawa perubahan dalam hidupnya. Oleh karena itu, kita harus memiliki sifat sosial yang dapat memberikan pengaruh selama kita hidup. Akan tetapi, membawa perubahan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dan tidak semudah teori semata, jika hanya berdiam diri. Tidak berusaha untuk terus maju dan menjadi lebih baik.
Ayo, calon generasi unggul bangsa lakukan sebuah perubahan. Jangan sampai kita hanya dikuasai oleh materi, kemalasan, terlalu cinta dunia atau panjang angan-angan. Kita sebagai generasi penggerak perubahan, seharusnya menjadikan problematika yang ada sebagai cambuk untuk diri kita dan sekitarnya.
***
Wanita merupakan salah satu ujung tombak dunia ini, mengapa? Karena banyak sekali bermunculan tokoh-tokoh perempuan. yang telah berhasil menjadi pemimpin bangsa dan tercatat di dalam sejarah dunia. Baik sebagai tokoh penting, perdana menteri ataupun presiden.
Di Indonesia ada” Megawati Soekarno Putri” sebagai presiden Indonesia yang ke-4. Di antara presiden Indonesia yang lain, beliau adalah satu-satunya presiden perempuan. Kemudian ada” Susi Pudjiastuti” selaku mantan menteri kelautan. Beliau terjun sendiri ke laut untuk mengebom kapal-kapal yang memukat ikan secara illegal. Keberaniannya patut kita acungkan jempol.
Ada lagi seorang pemain bulutangkis dari Indonesia yaitu “Susi Susanti” di bidang olahraga. Dia mampu menunjukkan bakatnya dengan memperoleh penghargaan sebagai pemain bulutangkis perempuan terbaik di dunia pada masa itu.
Kemudian ada lagi, yakni “Tri Rismaharini” sebagai walikota Surabaya. Dia mampu mencetuskan ide baru, menjadikan kota Surabaya lebih baik lagi, baik dari segi lingkungan maupun pembangunan. Bu Risma mendapat apresiasi baik dari kalangan masyarakat maupun tokoh negara. Serta masih banyak lagi contoh-contoh wanita yang membanggakan. Hebat bukan? Sungguh prestasi anak bangsa yang patut kita contoh.
Itu hanya sekelumit tentang tokoh perempuan pembawa perubahan. Masih banyak lagi tokoh perempuan yang fenomenal dan menggemparkan dunia. Beliau-beliau telah berhasil mengubah sebagian wajah Indonesia ke arah yang lebih positif yang sosoknya patut kita contoh sebagai calon generasi unggul kebanggaan bangsa Indonesia.
***
Lantas yang menjadi pertanyaan saya sekarang adalah gebrakan dahsyat dan inspiratif apa saja yang akan kita lakukan untuk mengubah Indonesia kedepan lebih baik lagi. Kita sebagai perempuan atau calon generasi unggul bangsa mempunyai tanggung jawab yang besar.
Jadi, hak-hak perempuan itu disamakan dengan pria. Tidak dibeda-bedakan. Kalau pria menjadi seorang pemimpin, maka perempuan juga bisa menjadi seorang pemimpin. Jadi berhenti berpikiran bahwa langkah wanita itu memiliki ruang terbatas untuk mencetuskan sebuah perubahan. Jadilah perempuan-perempuan pembawa perubahan yang siap menyongsong dunia bagaikan dalam genggaman tangan.
Wahai generasi unggul kebanggaan bangsa Indonesia. Jika saat ini kalian adalah pelajar, maka kalian sebentar lagi akan menjadi guru, pegawai, politikus, cendekiawan dll. Jikalau saat ini kalian adalah anak-anak, maka tidak lama lagi kalian akan menjadi orang tua, istri , nenek dan kemudian menjadi lansia.
Seandainya saat ini kalian diberi nasehat dan petunjuk serta mempelajari hal-hal yang benar dan relevan, maka dalam waktu dekat kalian akan menjadi orang yang dimintai nasehat, pertimbangan dan petunjuk kebenaran.
Bangsa ini bisa merdeka karena pengorbanan darah pejuang sehingga mampu lepas dari keterpurukan melalui perjuangan. Bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar juga lewat perjuangan.
“Hai Perempuan Pembawa Perubahan”, saatnya Ibu Pertiwi menagih baktimu!
Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
