f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
perempuan mengelola sampah

Peran Perempuan dalam Mengelola Sampah

Data yang terlihat pada laman indoneisa.go.id menyatakan bahwa negara Indonesia menghasilkan sampah plastik sebanyak 67,8 juta ton atau terdapat 185.753 ton sampah setiap harinya dihasilkan oleh 270 juta penduduk. data dari KLHK menyebutkan plastik dari 100 toko anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dapat mencapai 10,95 juta lembar sampah kantong plastik. Jumlah tersebut setara dengan 65,7 hektare kantong plastik. Yang mana jika sampah tersebut terjejer-jejer setara dengan 60 kali luas lapangan sepak bola.

Sangat mengejutkan! mengingat data jambeck (2015) menyebutkan, Indonesia menjadi negara peringkat kedua setelah cina sebagai negara penghasil sampah plastik. Melihat data yang tersajikan, sampah menjadi persoalan yang amat penting. Maka penting bagi setiap orang untuk mengetahui apa sebenarnya sampah itu? Menurut WHO sampah adalah sesuatu yang tidak dipakai, tidak disenangi, tidak digunakan atau sesuatu yang berasal dari kegiatan seseorang.

Bom Waktu Sampah

Sampah seolah menjadi sebuah bom waktu. Apabila tidak tertangani secara baik, sampah yang menumpuk ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Terlebih, sampah juga menghasilkan gas methana yang menyumbang kerusakan akibat pemanasan global. Apalagi dengan masyarakat yang membakar sampahnya dan menghasilkan gas CO2. Hal ini dapat menyebabkan pencemaran udara. Telebih, pembekaran sampah memakan biaya yang mahal.

Kerusakan yang timbul akibat dari tidak terolahnya sampah tersebut sangat lah berat. Mulia dari kerusakan alam hinga punah nya spesies hewan atau tanaman tertentu akibat dari tumpukan sampah yang tidak dapat terolah. Apalagi dengan maraknya penggunaan sampah platik yang kemudian sampah platinya terbuang sampai ke laut. Hal ini menyebabkan rusaknya habitat laut dan mengancam seluruh ekosistem alam yang ada di lautan.

Baca Juga  Krisis Lingkungan dan Peran Islam sebagai Agama Rahmatan lil alamin

Tidak menutup kemungkinan jika kerusakan tersebut juga berangsur merembet kepada manusia. Dengan rusaknya alam maka menimbulkan chaos pada kehidupan manusia. Tercemarnya lautan oleh sampah plastik memberikan zat berbahaya kepada ikan yang nantinya akan menjadi makanan bagi manusia. Hal ini menjadi sebuah peringatan bagi manusia untuk memerangi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh sampah.

Utamanya Limbah Rumah Tangga

Pada masa pandemi seperti sekarang ini kebutuhan akan barang semakin meningkat. Sehingga memicu penumpukan sampah. Sampah ini Semakin lama akan semakin menumpuk apabila tidak terkelola dengan baik. Utamanya adalah sampah rumah tangga. Dari jumlah data tumpukan sampah yang ada. Sampah rumah tangga menyumbang sebanyak 37,3% kemudian sampah pasar 16,4% dan 15,9% dari sampah kawasan. Jumlah ini akan semakin meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk.

Umumnya pada sebagian besar rumah tangga masih menggunakan paradigma lama dalam mengelola sampah. Dengan paradigma Kumpul-Angkut-Buang, penumpukan sampah masih akan terus berlanjut. Dari keresahan inilah perempuan mengambil peran sebagai inisiator dalam mengembangkan paradigma baru dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Paradigma ini mengembangkan bahwa melakukan pengelolaan sampah harus secara menyeluruh.

Peran Perempuan sebagai Inisiator

Perempuan berperan aktif dalam mengelola sampah rumah tangga. Yang mana mereka memenejemn bagaimana sampah itu dapat terkelola secraa baik. Solusinya adalah dengan mengolah sampah menggunakan konsep 3R. Yaitu reuse(menggunakan kembali), reduce(mengurangi), recycle(mendaur ulang). Dengan konsep ini sampah dapat terklasifikasi dengan baik. Serta mempermudah sektor penanganan sampah dalam mengolah sampah yang ada.

Sampah keluarga sebagian besar berasal dari kegiatan memasak di rumah. Setipa harinya manusia membutuhkan makanan untuk mencukupi kebutuhan gizi agar dapat beraktivitas dengan baik. Dengan menggunakan konsep pengelolaan sampah 3R maka sisa-sisa makanan yang telah lama tidak hanya terbuang sia-sia. Melainkan dapat terolah menjadi sebuah kompos yang nantinya juga akan berguna.

Baca Juga  Kesetaraan Gender dalam Tradisi Kebudayaan Jawa

sebagai upaya dalam mengurangi sampah plastik. gunakanlah botol isi ulang. Kurangi penggunaan sedotan plastik. selalau membawa tas belanja sendiri. Selain itu, kegiatan lainya adalah dapat menjadikan sisa plastik tersebut menjadi sebuah kerajinan yang bernilai ekonomis.  

Daur ulang masih belum menjadi watak kebudayaan masyarakat. Data dari Unilever Indonesia menyebutkan sampah yang terdaur ulang di Indonesia hanya mencapai angka 11% dari saja. Sisanya masih menumpuk  dan berserakan di sekitaran lingkungan masyarakat. Dengan adanya pengelolaan melalui 3R tadi harapanya dapat membantu dalam mengatasi tingkat penimbunan dan pencemaran sampah.

Islam dan Kebersihan Lingkungan

Berkurangnya sampah membuat suasana menjadi nyaman. Tingkat udara yang bersih. Lingkungan yang rapi, menjadi dambaan bagi setiap masyarakat. Dengan berkurangnya sampah berkurang juga penyakit berbahaya dan tingkat kesehatan akan meningkat. Selain dari pada perempuan peran keluarga juga amat sangat penting untuk saling suport dan membantu dalam pengelolaan sampah ini.

Dalam islam sendiri budaya untuk mencintai lingkungan yang bersih sudah bukan anjuran lagi. Melainkan menjadi suatu kewajiban bagi tiap muslim. Dari suatu riwayat hadis menyebutkan Sesungguhnya Tuhan Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan. Maka cerminan dari kebersihan hati seorang hamba adalah kebersihan dari tempat tinggalnya.

wallahu a’lam bishawab

Bagikan
Post a Comment