Penyesalan
Tuhan, Hati dan jiwa ini berada dalam keresahan. Tanpa tahu apa yang harus aku lakukan. Saat ini, hati ini penuh luka. Luka yang membuatku bingung harus ke mana.
Aku adalah pendosa Raga sudah terjerat angkara murka Yang tak mampu untuk sekedar mengingatMu Apalagi menyebut namaMu
Sungguh, tamparanMu begitu keras kepadaku Hingga aku tak mampu menatap diriku Yang dipenuhi keangkuhan dan kesombongan Juga kesalahan yang tidak bisa dimaafkan
Rabbighfirli min dzunubi Hanya itu yang mampu aku ucapkan Untuk sekedar mengurangi beban

Lutfiyah Alindah adalah dosen dan peneliti di bidang bahasa, sastra, dan kajian Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya. Ia menempuh pendidikan sarjana pada bidang Bahasa dan Sastra Arab, kemudian melanjutkan studi magister di bidang Linguistik Terapan dan Ilmu Sastra di perguruan tinggi nasional. Aktivitas akademiknya berfokus pada kajian manuskrip Arab-Melayu, sastra Arab, linguistik, moderasi beragama, dan wacana budaya, yang terefleksi dalam berbagai publikasi jurnal nasional dan internasional serta prosiding konferensi ilmiah. Ia juga aktif dalam forum ilmiah internasional sebagai peneliti dan presenter, antara lain peneliti di National University of Singapore di Asian Research Institute (ARI), presenter Chulalongkorn University Thailand, Universiti Kebangsaan Malaysia, serta berbagai konferensi internasional di Indonesia.
