f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.

Didi Kempot yang Berjiwa Sosial

Oleh : Diyah Puspitarini

Masih teringat konser penggalangan dana Didi Kempot untuk Covid-19 di Kompas TV, Sabtu 11 April 2020 yang lalu. Sebagai salah satu penggemar yang nggak ambyar tapi hanya sebagai penikmat musiknya, saya dan suami tentu tidak melewatkan konser tersebut. Saat itu saya pribadi melihat kondisi Didi Kempot yang sudah tidak terlalu fit sepertinya, karena Didi Kempot lebih banyak menyanyi dengan kondisi duduk, tidak seperti biasanya di beberapa konser indoor yang sempat kami nikmati. Dan ternyata beliau sekarang harus berpulang.

Sebagai seniman, di puncak kejayaan Didi Kempot kedua (saya menyebut kedua karena era tahun 1990 an Didi Kempot sukses dengan albumnya hingga ke luar negeri) ini merupakan fenomena campuran antara generasi alay dan milenial, baby boomers yang terbius dari lirik lagunya yang menyentuh hati. Belum dengan apa yang dilakukan oleh komunitas fansnya yang tentunya berkat bantuan millenial Gofar Hilman, sehingga akhirnya menjadi gelombang pecinta musik gaya baru.

Saya juga salut dengan almarhum yang memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. Banyak konser amal yang sudah dilakukan. Tahun 2020 ini saja tercatat hampir tiap bulan almarhum melakukan konser amal. Januari 2020 Didi Kempot (DK) melakukan konser amal dengan NU untuk penggalangan dana korban banjir, Februari DK melakukan roadshow konser amal gratis di Blora dan sekitarnya untuk musibah di Blora. Maret yang lalu bersama beberapa artis melakukan konser dari rumah dan puncaknya 11 April. Tidak tanggung-tanggung, 2 milyaran rupiah terkumpul, bahkan terkadang DK juga tidak lupa turut menyumbang.

Sebagai salah satu penikmat musik Didi Kempot, jiwa sosial almarhum juga terlihat ketika menemukan musisi-musisi muda yang diajak ikut konser-konsernya. Beberapa kali dalam konsernya yang saya cermati, DK sering menyampaikan kalau harus banyak penyanyi baru yang muncul untuk regenerasi selanjutnya. Ada Dorry Harsa dan anak kecil tuna netra yang bersuara emas, Arda Tatu juga dibuatkan lagu dan diajak rekaman. Dengan munculnya penerusnya yang sudah disiapkan Didi Kempot, saya yakin mereka akan meneruskan langgam campursari yang sudah dirintis Didi Kempot di masa yang akan datang.

Baca Juga  Agama & Sosial : Etos Mewujudkan Keadilan di Dalam Keberagaman

Bangsa ini dan seluruh sobat ambyar sangat berduka. Selamat jalan Pakde Didi Kempot, semoga husnul khotimah dan mendapat tempat yang terbaik disisi-Nya. Aamiin

*) Diyah Puspitarini : Aktivis perempuan muda, Mahasiswa S3 Universitas Negeri Yogyakarta

Bagikan
Comments
  • Tuti Sugiharto

    Semoga mas didi khusnul khotimah njih bu dan smoga ada generasi penerusnya mas didi buat sahabat ambyar…

    Mei 7, 2020
Post a Comment