f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
skincare lingkungan

Skincare dan Kerusakan Lingkungan

Kita semua pasti tahu bahwa jumlah tumpukan sampah dari tahun ke tahun semakin menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Hal ini tentu saja menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap lingkungan. Seperti yang dibahas dalam film bertajuk “Trashed”, film dokumenter karya Candida Brady itu mengulik tentang pola hidup manusia yang makin lama semakin konsumtif. Film tersebut memperlihatkan bahaya dari sampah yang dihasilkan manusia selama ini. Sampah bukan hanya akan mencemari lingkungan, namun tumpukan sampah juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia akibat telah diakumulasi oleh binatang dan hewan yang hidup di sekitar sampah yang telah kita buang. Hal ini tentu saja merugikan.

Akumulasi Sampah Dapat Menimbulkan Berbagai Penyakit

Salah satu penyebab dari terakumulasinya sampah-sampah yang ada di dunia ini adalah timbulnya penyakit-penyakit aneh yang sulit untuk disembuhkan. Contohnya saja kanker serta kecacatan akibat akumulasi jumlah sampah yang terus bertambah di bumi ini. Perubahan yang kita lakukan memang terlihat kecil, namun sesuatu yang kecil akan berdampak besar jika dilakukan secara terus menerus.

Apalagi hal tersebut dilakukan oleh banyak orang. Merubah suatu kebiasaan memang bukan hal yang mudah, apalagi jika kita membicarakan pola hidup yang sudah kita lakukan selama ini. Tapi percayalah, kebiasaan-kebiasaan itu yang dibutuhkan bumi kita saat ini. Racun-racun berbahaya akibat akumulasi sampah selain berakibat buruk pada makhluk hidup di bumi, ia juga akan merusak komponen-komponen non abiotik yang ada di bumi. Dampak terbesarnya, ekosistem berubah secara menyeluruh.

Bicara tentang sampah, tentu saja hal ini berkaitan dengan pola hidup zero waste. Di mana pola hidup tersebut menerapkan manusia untuk terus mengurangi produksi sampah dalam kehidupan sehari-hari. Bayangkan saja begini, jika suatu perkumpulan orang di suatu daerah menerapkan pola hidup zero waste, tentu saja hal ini menghasilkan dampak positif bagi lingkungan. Tumpukan sampah yang biasanya dihasilkan sebanyak satu gerobak perharinya, kini mulai berkurang sedikit demi sedikit akibat sebagian manusia mulai menerapkan pola hidup ini.

Baca Juga  Hampers: Antara Gengsi atau Peduli

Hal yang paling dekat dengan remaja perempuan adalah skincare. Skincare merupakan suatu keharusan bagi kaum wanita saat ini. Semua hal yang menimbulkan dampak positif terhadap kehidupan merupakan sesuatu yang baik. Namun, di balik sisi positif tersebut terdapat suatu hal yang merugikan, khususnya bagi lingkungan. Berdasarkan tren-tren yang terus muncul di media sosial, penggunaan skincare pada wanita bertambah terus menerus setiap tahunnya. Dimulai dari adanya tren 10 step skincare ala artis Korea. Dari fenomena tersebut dapat kita lihat bahwa sampah kemasan skincare dari satu orang wanita saja bisa mencapai 10 kemasan setiap bulannya.

Organisasi Penggerak Daur Ulang Sampah

Dikutip dari kompas.com, saat ini terdapat beberapa organisasi yang bergerak di bidang reduce and recycle. Organisasi ini menyebarkan kampanye berupa pengumpulan kemasan skincare hingga produk kemasan yang dapat didaur ulang lainnya. Selain ikut meningkatkan jumlah daur ulang sampah, beberapa organisasi menawarkan sisa kemasan tersebut dapat ditukar dengan sedikit uang.

Salah satu organisasi yang menyediakan jasa pengolahan sampah skincare adalah Waste4Change. Organisasi ini mengampanyekan program penukaran kemasan skincare bernama “Send Your Waste” dengan cara mengirimkan kemasan skincare yang sudah bersih ke alamat yang tercantum pada akun Instagram mereka. Selain kemasan berbahan plastik, Waste4change juga menerima kemasan produk berbahan dasar kaca, kardus, hingga sachet. Hal ini tentu sangat membantu mengurangi jumlah sampah yang ada di lingkungan. Hasil daur ulang kemasan tersebut dapat berupa kertas daur ulang serta pelet plastik daur ulang.

Watsons juga tak mau kalah dengan organisasi-organisasi penggerak daur ulang sampah skincare. Selain menjual produk-produk skincare ternama, Watsons juga memiliki program bernama #DoGood Box by Watsons, di mana sampah skincare yang kita kumpulkan bisa ditukar menjadi voucher belanja senilai 70 ribu rupiah. Sangat menarik bukan? Gerakan ini akan berakhir pada 31 Desember 2021. Selain mendukung program ramah lingkungan, kita juga bisa mendapat keuntungan dengan mendapatkan voucher belanja tersebut.

Baca Juga  Ibumu, Engkau, dan Temanmu (1)
Kecil Bagi Kita, Besar Bagi Dunia

Perubahan pola hidup yang kita lakukan memang terlihat kecil jika dibandingkan dengan jumlah manusia yang tidak menerapkan sikap peduli lingkungan. Namun, hal-hal kecil seperti itu dapat menolong bumi kita dari bahaya pemanasan global yang setiap tahunnya semakin parah. Sampah yang terus menumpuk, pohon-pohon yang terus-terusan ditebang juga menjadi salah satu faktor utama perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini. Untuk itu, sebagai manusia yang baik kita perlu memikirkan bagaimana nasib bumi kita jika sikap konsumtif manusia terus menerus dilakukan.

Perubahan-perubahan kecil memang terkesan sepele, namun hal tersebut bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi ke depannya bagi bumi kita. Menggunakan produk-produk reusable juga dapat membantu pengurangan jumlah sampah yang ada di bumi ini. Dan produk-produk reusable juga terkenal dengan harganya yang terjangkau karna bisa digunakan secara terus menerus.

Bagikan
Post a Comment